Herdman Bersyukur Pemain Diaspora Serbu Super League: Timnas Bisa Terangkat

- Pemain keturunan Eropa bermain di Super League Indonesia, memberikan akses dan standar yang berbeda bagi Timnas.
- Kondisi cuaca Indonesia dapat menempa fisik pemain keturunan, menciptakan toleransi fisik yang diperlukan.
- Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, melakukan pemantauan langsung terhadap pemain lokal di beberapa laga Super League.
Jakarta, IDN Times - Sebuah fenomena terjadi di Super League 2025/26. Perlahan banyak pemain keturunan yang membela Timnas Indonesia, memutuskan untuk main di kompetisi domestik.
Jordi Amat, Jens Raven, Thom Haye, Eliano Reijnders, dan Rafael Struick, mengawali migrasi para diaspora ini ke Indonesia. Kini, gelombang itu disusul oleh Shayne Pattynama dan Dion Markx.
1. Sebuah hal yang penting bagi Timnas

Pelatih Timnas Indonesia, John Herdman, menilai banyaknya pemain keturunan yang main di Indonesia sebagai hal penting. Sebab, kini dia bisa mengakses pemain Eropa dengan tampilan dan rasa berbeda.
"Saya pikir itu penting (pemain keturunan main di Indonesia). Saya pikir penting kami bisa mengakses pemain dari Eropa yang memberikan tampilan, rasa, dan standar yang berbeda," kata Herdman kepada awak media.
2. Kondisi cuaca Indonesia bisa menempa pemain keturunan

Herdman mengungkapkan, dengan main di Super League, para pemain keturunan akan ditempa dengan kondisi cuaca di Indonesia. Secara tidak langsung, hal tersebut akan menciptakan sebuah toleransi fisik tersendiri bagi para pemain.
"Saya pikir bagi pemain Eropa untuk berlatih di sini secara konsisten itu sangatlah penting. Tingkat toleransi (fisik) yang bisa mereka bangun, minggu demi minggu, itu memberi kami kekuatan dan kedalaman skuad yang dibutuhkan," kata Herdman.
3. Herdman tengah melakukan pantau para pemain

Herdman saat ini sudah berada di Indonesia. Bahkan dia sudah melakukan pemantauan di beberapa laga Super League, seperti di laga Persija Jakarta vs Madura United dan Persita Tangerang vs Bhayangkara FC.
"Saya menyaksikan laga Persija (lawan Madura United) untuk mulai lihat pemain lokal. Saya juga punya waktu menyaksikan beberapa laga lain, dan sekarang waktunya untuk melihat kolam talenta Timnas Indonesia," ujar Herdman.
















