Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Hitung-hitungan Guardiola soal Peluang ManCity Comeback Atas Madrid: Tipis
Manajer Manchester City, Pep Guardiola (AFP / Darren Staples)
  • Pep Guardiola menegaskan Manchester City masih punya peluang tipis untuk membalikkan kekalahan 0-3 dari Real Madrid di leg pertama Liga Champions.
  • Guardiola menyoroti pentingnya ketajaman lini depan dan dukungan suporter di Etihad Stadium agar tim bisa tampil lebih efektif pada leg kedua.
  • Ia meminta pemain segera bangkit menghadapi West Ham di Premier League sebelum fokus kembali ke laga penentuan melawan Real Madrid.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Manajer Pep Guardiola menghela napas panjang terkait nasib Manchester City di Liga Champions. Itu karena The Citizens keok dengan skor 0-3 dalam lawatannya ke markas Real Madrid, pada leg pertama, Kamis (12/3/2026) dini hari WIB.

Meski begitu, Guardiola menolak melempar handuk. Baginya, masih ada peluang buat ManCity membalikkan keadaan dan lolos ke perempat final. Tapi, dia sadar peluangnya begitu tipis.

"Skor 3-0 tentu lebih baik daripada 4-0, kami tidak bisa menyangkal itu. Untuk saat ini peluangnya tidak besar. Tentu, kami akan mencoba meski situasinya sulit sekarang," kata Guardiola di laman resmi klub.

1. ManCity harus lebih tajam

Juru taktik berpaspor Spanyol itu menuntut Erling Haaland dan kawan-kawan bisa tampil efektif dan klinis ketika mendapat momentum pada leg 2 nanti. Sebab, hal tersebut tak terlihat di Santiago Bernabeu.

Guardiola juga meminta suporter untuk menunjukkan magisnya di Etihad Stadium. Atmosfer mereka dibutuhkan untuk membantu ManCity keluar dari lubang jarum.

"Kami akan bermain di hadapan pendukung sendiri dan harus tampil lebih aktif di sepertiga akhir lapangan. Kami akan mencobanya," ujar Guardiola.

2. Transisi harus lebih baik

Transisi yang buruk menjadi penyebab ManCity babak belur, hingga pada akhirnya dibobol Federico Valverde tiga kali. Guardiola menuntut kesalahan itu tidak boleh terulang pada leg 2 , karena Madrid memiliki sederet pemain cepat untuk memberikan hukuman.

"Terkadang sulit mengontrol transisi ketika kami kehilangan bola dan mereka langsung menghubungkan permainan. Jika mereka tidak langsung menyelesaikannya, pemain seperti Vinicius bisa berlari dengan sangat berbahaya," ujar Guardiola.

3. Lawan West Ham dulu, kemudian pikirkan Madrid

Guardiola berharap anak-anak asuhnya bisa melupakan kekalahan ini dalam waktu singkat. Duel kontra West Ham dalam lanjutan Premier League pada akhir pekan ini diharapkan menjadi titik balik untuk melibas Los Blancos.

"Sekarang kami harus pulih, menghadapi West Ham lebih dulu, lalu dengan dukungan suporter kami akan mencoba lagi," kata mantan pelatih Barcelona tersebut.

Editorial Team