5 Pemain Liga Top Eropa 2026 di Skuad Australia di Piala Dunia 2026

- Timnas Australia di Piala Dunia 2026 diperkuat lima pemain dari liga top Eropa, menjadi modal penting menghadapi persaingan ketat di turnamen tersebut.
- Pada laga pertama kontra Turki, Patrick Beach tampil gemilang menggantikan Mathew Ryan, sementara Alessandro Circati dan Connor Metcalfe berperan besar dalam kemenangan 2-0.
- Beberapa pemain senior seperti Jackson Irvine mulai tergeser oleh generasi muda, sedangkan Cristian Volpato masih menunggu kesempatan tampil di pertandingan berikutnya.
Timnas Australia tampil di Piala Dunia 2026 dengan membawa sejumlah pemain yang berkarier untuk klub di liga top Eropa pada 2025/2026. Kehadiran mereka menjadi modal penting bagi Socceroos untuk bersaing di tengah ketatnya persaingan. Namun, dari lima pemain tersebut, beberapa di antaranya tak dimainkan pada matchday pertama (14/6/2026).
1. Mathew Ryan (UD Levante) tak dimainkan pada matchday pertama
Mathew Ryan ditunjuk sebagai kapten utama Timnas Australia untuk Piala Dunia 2026. Pengalaman serta kualitasnya bersama UD Levante pada 2025/2026 membuat ia dibawa ke Piala Dunia 2026. Namun, pada laga pertama kontra Turki, kiper berusia 34 tahun ini justru dicadangkan.
Tony Popovic selaku pelatih Australia lebih memilih memainkan Patrick Beach. Keputusan tersebut terbukti tepat karena kiper berusia 22 tahun sukses mencatat banyak penyelamatan dan menorehkan cleansheet. Meski baik untuk Australia, keputusan tersebut sedikit mengancam posisi Ryan sebagai kiper utama Australia untuk Piala Dunia 2026.
2. Alessandro Circati (Parma) menjadi pilihan utama di lini belakang
Alessandro Circati menunjukkan perkembangan yang signifikan bersama Parma pada 2025/2026. Ia muncul sebagai bek muda yang tangguh dalam berduel serta pintar membaca permainan. Hal tersebut ditunjukkan saat Australia menang dengan skor 2-0 pada matchday pertama Piala Dunia 2026.
Circati tampil selama 90 menit untuk mengamankan gawang Patrick Beach. Performanya cukup mentereng dengan memenangkan beberapa duel dan melakukan blok krusial yang menghindarkan Australia dari kebobolan. Ia diprediksi akan kembali menjadi pilihan utama di posisi bek tengah dalam perjalanan Australia di Piala Dunia 2026.
3. Connor Metcalfe (FC St Pauli) mencetak satu gol pada laga melawan Turki
Connor Metcalfe hanya menjadi pelapis bersama FC St Pauli di Bundesliga Jerman 2025/2026. Ia sering dimainkan tapi dengan menit bermain minim. Dengan alasan kualitas dan materi pemain terbatas, Australia tetap membawanya ke Piala Dunia 2026.
Pada laga pertama, Metcalfe yang berposisi sebagai gelandang tengah justru dipasang sebagai sayap kanan. Keputusan tersebut terbukti berhasil. Sebab, ia berhasil membuka ruang dan mencetak satu gol untuk Australia.
4. Jackson Irvine (FC St Pauli) mulai tergeser karena regenerasi
Jackson Irvine biasa menjadi andalan Timnas Australia. Namun, pada laga pertama, ia memulai laga dari bangku cadangan. Posisi gelandang tengah diisi oleh dua pemain yang lebih muda, Aiden O’Neill dan Paul Okon-Engstler.
Irvine baru masuk pada menit 84 pada laga melawan Turki. Namun, kapten FC St Pauli ini tak banyak memberi kontribusi. Piala Dunia 2026 tampaknya akan menjadi proses transisi dan regenerasi Timnas Australia untuk menggeser sejumlah pemain senior seperti Irvine.
5. Cristian Volpato (Sassuolo) belum mendapat kesempatan tampil pada matchday pertama
Cristian Volpato memang kurang memuaskan bersama Sassuolo pada 2025/2026. Namun, Australia membutuhkan sosok pemain muda untuk regenerasi tim. Oleh karena itu, pemain berusia 22 tahun itu dibujuk untuk membela Timnas Australia beberapa bulan sebelum Piala Dunia 2026.
Akan tetapi, Volpato tak dimainkan pada laga pertama. Meski begitu, kesempatannya untuk membela Timnas Australia di Piala Dunia 2026 masih terbuka lebar. Apalagi, jika Tony Popovic menginginkan pemain bertipe menyerang. Volpato sendiri bisa dimainkan sebagai winger kanan dan gelandang serang.
Kelima pemain tersebut menunjukkan peran yang berbeda-beda di skuad Australia pada matchday pertama Piala Dunia 2026. Untuk pemain yang tak tampil pada matchday pertama, mereka masih berpeluang menjadi bagian penting dalam upaya Socceroos melangkah sejauh mungkin seiring berjalannya turnamen.


















