Jika Eddie Howe menjual stabilitas, Antonio Conte menjual kepastian instan. Ia adalah satu-satunya pelatih yang tersisa di sepak bola Eropa dengan rekam jejak juara liga pada musim pertamanya bersama tiga klub berbeda, yaitu Juventus, Chelsea, dan Napoli. Bahkan, ketika mengambil alih Tottenham Hotspur pada November 2021, persis momentum serupa yang kini dihadapi Manchester United, Conte langsung membawa mereka lolos ke Liga Champions pada 2021/2022.
Di samping itu, Conte juga punya argumen solid soal warisan. Setelah meninggalkan Inter Milan pada Juni 2021, mereka tetap menjuarai Serie A Italia dan dua kali mencapai final Liga Champions di bawah Simone Inzaghi. Gaya kepelatihannya yang keras dan menuntut dinilai pas untuk skuad yang kehilangan standar dan mentalitas bertanding, persis kritik yang dilontarkan kepada pemain MU pada 2026/2027 ini.
Di balik gaya kepelatihannya yang keras, Conte selalu menuntut intensitas latihan yang sangat tinggi dari para pemainnya saat menukangi Tottenham dan Napoli. Metode fisik yang berat ini kerap kali berubah menjadi bumerang yang mengancam kebugaran skuad. Akibat masalah kebugaran, para pemain mengalami cedera dan performa kedua klub tersebut akhirnya merosot pada musim kedua kepelatihannya.
Ditambah lagi, reputasi Conte sebagai sosok yang sulit diajak kerja sama bukan isapan jempol. Ia nyaris selalu berselisih dengan manajemen di tiap klub yang ditanganinya. Puncaknya terjadi pada konferensi pers emosional di Tottenham pada Maret 2023, yang langsung mengakhiri masa jabatannya seminggu kemudian. Musim keduanya di Chelsea pun disebut sebagai periode yang sia-sia akibat hubungan yang memburuk dengan skuad.
Menurut laporan The Athletic, Conte diketahui akan meminta jaminan kontrol dan otoritas penuh sebelum menerima pekerjaan apa pun. Syarat ini dikhawatirkan bakal bertentangan dengan tatanan manajemen yang sedang dikembangkan Jason Wilcox dan Sir Jim Ratcliffe. Tak heran, beberapa sumber internal MU disebut akan syok bila klub benar-benar memilih Conte, karena khawatir memicu gesekan terbuka antara ruang ganti dan ruang direksi.