Comscore Tracker

Final Renang PON XX Papua Hujan Rekor, Jatim Paling Banyak

Gagarin Nathaniel raih satu emas dan catatkan rekor PON

Jayapura, IDN Times - Jawa Timur banyak mendulang medali di cabang olahraga renang PON XX Papua 2021. Total, empat emas berhasil dibawa pulang di hari kedua cabor ini dipertandingkan di Stadion Akuatik, Kampung Harapan, Kabupaten Jayapura, Minggu (10/10/2021) malam WIT.

Dua perenang putri yang sudah malang-melintang di ajang internasional membela Indonesia, yakni Ressa Kania Dewi dan Adinda Larasati Dewi, langsung mendulang banyak emas untuk Jatim. 

Adinda berhasil meraih emas di nomor 100 meter gaya kupu-kupu dan 800 meter gaya bebas putri. Sementara, Ressa meraih emas di 200 meter gaya bebas.

1. Adinda cetak dua rekor PON di cabang olahraga renang

Final Renang PON XX Papua Hujan Rekor, Jatim Paling BanyakCabang olahraga akuatik renang PON XX Papua, sudah berlangsung pada 9 dan 10 Oktober 2021. (IDN Times/Tata Firza).

Menariknya, dua rekor PON berhasil dipecahkan Adinda dalam satu malam saja. Bagaimana tidak, di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putri, dia berhasil menyelesaikan balapan dengan waktu satu menit 1,65 detik. Catatan itu, unggul tipis dari rekor yang dibuat di PON edisi sebelumnya oleh Angel Gabriela, yakni satu menit 1,66 detik.

Sementara, Angel yang memegang rekor sebelumnya, harus puas berada di bawah Adinda. Catatan waktunya adalah satu menit 1,74 detik, durasi yang notabene lebih jeblok dari gelaran PON Jabar.

Ketika meraih emas kedua, Adinda pun kembali mencatatkan rekor anyar yang sudah bertahan sembilan tahun. Turun pada nomor 800 meter gaya bebas putri, dia menyelesaikan lomba dengan waktu delapan menit 59,78 detik. Catatan itu lebih cepat dari rekor milik Raina Saumi, yakni sembilan menit 1,98 detik.

Baca Juga: PON XX Papua yang Tenang di Minggu Pagi

2. Adinda dikenal sebagai perenang jarak jauh

Final Renang PON XX Papua Hujan Rekor, Jatim Paling BanyakCabang olahraga akuatik renang PON XX Papua, sudah berlangsung pada 9 dan 10 Oktober 2021. (IDN Times/Tata Firza).

Jika bicara rekornya di nomor 800 meter, mungkin bukan hal yang terlalu istimewa bagi Adinda. Terlebih, dia dikenal sebagai perenang jarak jauh. Terbukti, dia juga menyabet emas saat tampil di renang perairan terbuka 10 ribu meter putri yang dilangsungkan pada 5 Oktober 2021 lalu.

Namun, lain cerita dengan renang jarak pendek. Sebetulnya masih banyak atlet-atlet yang punya potensi memecahkan rekor baru. Namun, peraih emas di ASEAN School Games 2018 itu menunjukkan tajinya dengan mencatatkan rekor mengilap barunya di renang jarak pendek, khususnya nomor 100 meter gaya kupu-kupu.

Sementara, pemain pelatnas lainnya yang membela Jatim, yakni Glenn Victor Sutanto, juga berhasil mendulang emas sekaligus membuat rekor anyar di PON. Menyelesaikan lomba di nomor 100 meter gaya kupu-kupu putra dengan catatan 54,32 detik, perenang senior itu memecahkan rekor PON sebelumnya.

3. Gagarin Nathaniel buat rekor di nomor 200 meter gaya dada putra

Final Renang PON XX Papua Hujan Rekor, Jatim Paling BanyakCabang olahraga akuatik renang PON XX Papua, sudah berlangsung pada 9 dan 10 Oktober 2021. (IDN Times/Tata Firza).

Meraih empat emas dalam satu malam tentu jadi keuntungan bagi Jatim. Terlebih, mereka membutuhkan banyak emas untuk menyusul Jawa Barat di klasemen perolehan medali PON XX. Walhasil, mereka punya kans melewati Jabar jika maksimal meraih medali di cabang olahraga renang.

Sebetulnya tak terlalu sulit untuk mewujudkan itu, karena Jatim banyak diperkuat pemain pelatnas dalam ajang ini, seperti Adinda dan Ressa.

Rekor-rekor yang tercipta di cabang olahraga renang ini juga diraih beberapa atlet lainnya, termasuk perenang yang tampil di SEA Games 2019, Gagarin Nathaniel. Tampil di nomor 200 meter gaya dada putra, dia berhasil meraih catatan waktu dua menit 15,36 detik.

Catatan itu membuatnya melampaui rekor PON yang sebelumnya dipegang Indra Gunawan di PON Riau 2012 dengan catatan waktu 2 menit 17,98 detik.

4. Masih bisa ada rekor yang pecah

Final Renang PON XX Papua Hujan Rekor, Jatim Paling BanyakCabang olahraga akuatik renang PON XX Papua, sudah berlangsung pada 9 dan 10 Oktober 2021. (IDN Times/Tata Firza).

Mencatatkan rekor itu, Gagarin masih sedikit kaget. Menurut dia, nomor itu bukanlah andalannya di cabang olahraga renang. Sehingga, sebelum gelaran ini dimulai, dia tak mematok target tinggi meraih emas. 

"Jujur saja, ini bukan nomor yang jadi target saya untuk menang. Walau rekor nasional nomor ini saya yang pegang, tetapi dari data yang baru, saya sudah tak di nomor itu. Saya ditargetkan meraih emas pada nomor 50 dan 100 meter gaya dada," kata Gagarin kepada awak media.

Jika melihat jadwal pertandingan renang yang akan berlangsung setiap hari hingga 14 Oktober 2021, besar kemungkinan berbagai rekor bisa pecah di PON XX Papua. Walhasil, para pencinta olahraga renang pun tak boleh ketinggalan laporan langsung dari IDN Times di Jayapura. 

Baca Juga: Jawa Barat Benar-benar Jadi Raja Dayung PON XX Papua

Topic:

  • Satria Permana

Berita Terkini Lainnya