Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

Iran Gak Boikot Piala Dunia 2026, Tapi Ogah Main di Amerika Serikat

Iran Gak Boikot Piala Dunia 2026, Tapi Ogah Main di Amerika Serikat
Mural yang menunjukkan hitung mundur 100 hari Piala Dunia 2026 (AFP / Ulises Ruiz)
Intinya Sih
  • Iran menegaskan tetap ikut Piala Dunia 2026 dan menggelar pemusatan latihan di Antalya, Turki, sebagai bukti keseriusan mereka mempersiapkan tim nasional.
  • Federasi Sepak Bola Iran mengajukan permintaan agar laga grup digelar di Meksiko, namun FIFA menolak karena jadwal dan lokasi sudah ditetapkan sejak pengundian Desember 2025.
  • Pemerintah Meksiko menyatakan siap menerima tim Iran dengan jaminan keamanan penuh bagi pemain, staf, dan suporter selama turnamen berlangsung.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?

Jakarta, IDN Times - Iran menegaskan tak mau mundur dari Piala Dunia 2026. Mereka justru menyatakan tetap ingin berkompetisi di turnamen sepak bola terbesar dunia itu.

Presiden Federasi Sepak bola Iran (FFIRI), Mehdi Taj, menyatakan pihaknya tetap serius dalam menyiapkan tim untuk Piala Dunia 2026. Mereka menggelar pemusatan latihan di Antalya, Turki, pada jeda internasional Maret 2026.

Tak cuma itu, Taj juga menuturkan jika Turki akan beruji coba dua kali melawan Nigeria (27 Maret 2026) dan Kosta Rika (31 Maret 2026).

"Kami TC di Turki dan menggelar dua uji coba di sana," ujar Taj dilansir Al Jazeera.

1. TC di Turki bukti keseriusan Iran

Taj menuturkan hal ini menjadi bukti jika Iran tetap ingin berkompetisi di Piala Dunia 2026. Mereka tak melakukan boikot terhadap turnamen, tapi hanya Amerika Serikat.

"Kami akan boikot Amerika, tapi tidak dengan Piala Dunia," ujar Taj.

2. Proposal Iran ditolak FIFA

Iran sudah mengajukan proposal agar pertandingan Grup G digelar di Meksiko. Mereka berharap FIFA bisa mengabulkannya, menyusul situasi politik yang berkembang dengan Amerika Serikat.

Tapi, FIFA menolak permintaan Iran main di Meksiko selama Piala Dunia 2026. Mereka menyatakan proposal yang diajukan Iran tak bisa dilaksanakan karena komitmen sudah dibuat sejak masa pengundian pada 6 Desember 2025 lalu.

"FIFA sudah berkontak secara reguler dengan seluruh partisipan, termasuk Iran, untuk berdiskusi terkait Piala Dunia 2026. FIFA menantikan seluruh partisipan berkompetisi sesuai dengan jadwal yang diumumkan pada 6 Desember 2025 lalu," begitu pernyataan FIFA dilansir The Times.

3. Meksiko bersedia terima Iran

Meksiko sebenarnya sudah bersedia menerima Iran. Presiden Meksiko, Claudia Sheinbaum, menjamin keselamatan para pemain, staf, hingga suporter Iran, di negaranya. Mereka menjamin akan memberikan pelayanan terbaik, termasuk kepengurusan visa.

"Ya, Meksiko menjaga relasi diplomatik dengan setiap negara di dunia, sambil kami melihat apa yang akan diputuskan oleh FIFA," kata Claudia dilansir France 24.

Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Satria Permana
EditorSatria Permana
Follow Us

Latest in Sport

See More