Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Ironi Middlesbrough di Play-off Championship, Selalu Gagal Promosi

Ironi Middlesbrough di Play-off Championship, Selalu Gagal Promosi
ilustrasi Wembley Stadium (unsplash.com/alfie14264915391)
Share Article

Middlesbrough gagal promosi ke English Premier League (EPL) 2026/2027. Mereka kalah 0-1 dari Hull City pada final play-off Championship Inggris 2025/2026. Hasil ini sekaligus melanjutkan tren negatif Middlesbrough pada babak tersebut. Sebelumnya, mereka pernah menjalaninya tiga kali dan tidak ada yang berakhir dengan kesuksesan.

1. Middlesbrough kalah pada final play-off Championship 2014/2015

Middlesbrough mencicipi play-off Championship untuk pertama kalinya pada 2014/2015. Mereka berakhir di posisi keempat pada musim reguler. Ini membuat tim yang saat itu dilatih Aitor Karanka tersebut bertemu penghuni tempat kelima, Brentford. Middlesbrough lantas melewati semifinal dengan meyakinkan. Mereka menang 2-1 kala bermain tandang pada leg pertama. Saat tampil di depan publik sendiri pada leg kedua, Grant Leadbitter dan kolega membantai The Bees 3-0. Sayangnya, Middlesbrough tidak berdaya kala berjumpa Norwich City pada final. Mereka kalah 0-2.

Middlesbrough kecolongan untuk pertama kali pada menit 12. Cameron Jerome merebut bola dari Daniel Ayala di dekat kotak penalti dan menaklukkan Dimitrios Konstantopoulos dalam duel 1 lawan 1. Norwich mencetak gol keduanya lewat Nathan Redmond 3 menit berselang. Nahas bagi Middlesbrough, gol ini lagi-lagi berawal dari kesalahan mereka yang kehilangan bola. Makin ironis, Middlesbrough sebetulnya dominan atas Norwich pada musim reguler. Mereka menang 4-0 pada pertemuan pertama dan pulang dengan skor 1-0 ketika bermain tandang pada pertemuan kedua.

2. Middlesbrough gagal pada semifinal play-off Championship 2017/2018

Middlesbrough mampu melanjutkan progres meski gagal promosi pada 2014/2015. Mereka sukses kembali ke Premier League usai menjadi runner-up Championship 2015/2016. Sayangnya, kompetisi tersebut masih terlalu kuat sehingga mereka langsung terdegradasi pada akhir EPL 2016/2017 dengan bertengger di posisi 19. Namun, Middlesbrough masih cukup tangguh untuk bertarung di kasta kedua pada 2017/2018. Mereka berhasil lolos ke play-off berkat menempati posisi kelima.

Middlesbrough kemudian berhadapan dengan tim di atasnya, Aston Villa. Nahas, mereka langsung gugur pada semifinal akibat kalah 0-1 ketika bermain di kandang pada leg pertama dan imbang 0-0 pada leg kedua. Gol tunggal yang membuat Middlesbrough kalah dicetak Mile Jedinak. Gelandang asal Australia itu menanduk sepak pojok Jack Grealish pada menit 15. Namun, Aston Villa pun gagal naik kasta akibat kalah 0-1 dari Fulham pada final.

3. Middlesbrough kembali kalah pada semifinal play-off Championship pada 2022/2023

Middlesbrough hampir saja mengikuti play-off di Championship 2021/2022. Sayangnya, mereka gagal lolos karena berakhir satu posisi saja di luar zona tersebut. Manajemen awalnya mempertahankan sang pelatih, Chris Wilder, pada awal 2022/2023. Namun, mereka memutuskan untuk memecatnya ketika musim baru berjalan 4 bulan. Michael Carrick kemudian dipilih sebagai penggantinya.

Keputusan tersebut terbukti tepat. Mantan gelandang legendaris itu memang tidak mampu membawa mereka promosi secara langsung. Namun, Carrick sukses membuat tim berakhir di posisi keempat. Middlesbrough kemudian berhadapan dengan Coventry City pada semifinal play-off Championship 2022/2023. Sayangnya, seperti musim sebelumnya, mereka lagi-lagi kalah 0-1 di kandang dan imbang 0-0 saat bermain tandang.

4. Middlesbrough kalah dramatis pada final play-off Championship 2025/2026

Middlesbrough lolos ke final play-off Championship 2025/2026 bukan lewat hasil di lapangan, melainkan keputusan legal. Tim yang seharusnya mengisi tempat mereka adalah Southampton yang menang 2-1 pada leg kedua semifinal lewat babak tambahan. Namun, English Football League (EFL) mencabut hak bermain pada final milik Southampton karena mereka terbukti mematai-matai sesi latihan Middlesbrough. Sebagai catatan, tidak hanya ditendang dari final, Southampton juga dihukum pengurangan empat poin di Championship 2026/2027.

Middlesbrough pun akhirnya menjadi lawan Hull City pada final yang berlangsung di Wembley Stadium pada Sabtu (23/5/2026). Hull sendiri lolos ke partai puncak usai menyingkirkan Millwall dengan agregat 2-0. Pertarungan antara Middlesbrough dan Hull berjalan begitu sengit. Ketika laga tampak akan berlanjut ke babak tambahan, Middlesbrough kemudian mendapat petaka. Sebuah crossing dari Yu Hirakawa berhasil dipotong Sol Brynn. Sayangnya, usahanya tidak sempurna. Bola liar lantas disontek Oli McBurnie. Momen ini terjadi pada menit 90+4, separuh dari waktu tambahan.

Empat hasil di atas menyimpulkan play-off bukanlah sesuatu yang bersahabat bagi Middlesbrough. Ini menegaskan promosi ke Premier League sebagai dua tim teratas di Championship memang opsi yang paling ideal.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Topics
Editorial Team
Atqo Sy
EditorAtqo Sy

Related Articles

See More

Mauricio Souza Resmi Berpisah dengan Persija

26 Mei 2026, 21:30 WIBSport