Jakarta, IDN Times - Tottenham Hotspur adalah sebuah ironi musim ini. Mereka berstatus sebagai salah satu klub terkaya di dunia, tetapi justru berada di jerat degradasi Premier League.
Dalam laga pekan 32 Premier League 2025/26, Tottenham harus mengakui keunggulan Sunderland dengan skor 0-1. Kekalahan ini resmi menjerumuskan mereka ke zona degradasi.
Padahal, dilansir majalah Forbes, Tottenham masuk 10 besar klub terkaya di dunia. Mereka bertengger di posisi 9, dengan nilai klub sebesar 3,3 miliar dolar Amerika Serikat (setara Rp56,5 triliun). Kenapa mereka bisa ada di jurang degradasi?
