Comscore Tracker

Mari Membahas Fenomena Dominic Calvert-Lewin Musim Ini

Musim ini, Calvert-Lewin meledak bersama Everton!

Jakarta, IDN Times - Baiklah, ini tampaknya sedikit seperti unpopular opinion, tapi Dominic Calvert-Lewin adalah salah satu penyerang terbaik Inggris saat ini.

Memang, masih ada nama Harry Kane, Jamie Vardy, hingga Marcus Rashford yang lebih populer, namun performa Calvert-Lewin di musim ini jelas tak bisa dipandang sebelah mata.

Mengawali Premier League 2020/2021 bersama Everton, pemuda berusia 22 tahun ini berhasil tampil moncer dengan menjadi topskor The Toffees dengan raihan enam gol dari empat pekan Liga Inggris yang sudah berjalan. Dia menjelma jadi alternatif mesin gol yang jadi momok bagi klub-klub Liga Inggris lainnya. 

Prestasi teranyarnya, Calvert-Lewin berhasil mencetak gol perdana dalam debutnya bersama Timnas Inggris. Tentu saja catatan tersebut cukup istimewa bagi seorang yang baru tampil perdana untuk negaranya.

Tapi, apa yang membuat penyerang ini spesial?

1. Pemain modern dengan gaya khas striker ortodoks Inggris

Mari Membahas Fenomena Dominic Calvert-Lewin Musim IniDominic Calvert-Lewin, penyerang muda Inggris milik Everton. Twitter/@premierleague

Bagi kalian yang sempat menikmati karier bermain striker Inggris seperti Alan Shearer, Teddy Sheringham, atau Andy Cole, gaya main Dominic Calvert-Lewin sedikit banyak akan mengingatkan kalian kepada sosok mereka.

Sosok yang akrab disapa DLC ini tipikal penyerang modern, namun dengan gaya main seperti striker ortodoks Inggris: kuat beradu duel, dominan di udara, dan punya sepakan mantap. Sederhananya, ia adalah penyerang nomor 9 sejati. Bukan kebetulan karena musim ini, pemain kelahiran Sheffield ini juga resmi memakai nomor punggung 9 di Everton.

"Dominic (Calvert-Lewin) bisa jadi penyerang terbaik Eropa di masa depan. Ia cepat, kuat, punya teknik mumpuni, mampu duel di udara dengan baik, dan bekerja keras untuk tim di lini depan," ujar sang manajer, Carlo Ancelotti.

Juga untuk tak lupa, Ancelotti pernah bekerja sama dengan para penyerang top dunia macam Andriy Shevchenko, Filippo Inzaghi, Hernan Crespo, hingga Cristiano Ronaldo. Tentu, pujian dari mulut Don Carlo untuk sang striker bukan bualan belaka.

Baca Juga: Dominic Calvert-Lewin Hattrick, Everton Puncaki Liga Inggris!

2. Harry Kane dan Marcus Rashford cedera, Calvert-Lewin bisa jadi opsi utama di Euro 2020

Mari Membahas Fenomena Dominic Calvert-Lewin Musim IniDominic Calvert-Lewin merayakan golnya bersama Richarlison. Twitter/@Squawka

Dilansir dari data Squawka, dari 5 liga top Eropa, hanya 4 pemain asli Inggris yang punya jumlah gol lebih banyak dari Calvert-Lewin yakni Jamie Vardy (17), Danny Ings (15), Jadon Sancho (14), dan Rashford (14).

Dengan kondisi Rashford dan Kane, kapten Timnas Inggris, yang juga masih menunjukkan performa terbaiknya, nama Calvert-Lewin tentu bisa jadi opsi bagus lainnya bagi Gareth Southgate untuk memilih mesin gol The Three Lions.

Ketajamannya saja sudah bisa langsung dibuktikan dalam debut di lapangan hijau kala membela Timnas Inggris.  Calvert-Lewin pun cukup senang, karena performanya langsung menanjak kala dipercaya menjadi penyerang utama Timnas Inggris.

"Saya telah bekerja sangat keras hingga sampai ke sini. Ini sungguh terasa seperti perjalanan yang cukup panjang. Namun demikian, saya sangat senang bisa membela Timnas Inggris, plus membubuhkan gol pada laga pertama saya,” ujar Calvert-Lewin dikutip Goal International.

3. Baru perpanjang kontrak di Everton, Calvert-Lewin bisa melegenda di Goodison Park

Mari Membahas Fenomena Dominic Calvert-Lewin Musim IniDominic Calvert-Lewin menandatangani kontrak lima tahun bersama Everton. Twitter/@calvertlwin14

Konsistensi Calvert-Lewin memang tak bisa dipandang sebelah mata. Sejak mendarat di Goodison Park pada musim 2016/2017, produktivitas golnya terus menanjak per musim. Bahkan, kini dia tercatat sebagai pemain yang selalu mencetak gol setiap laga di empat pekan perdana Liga Inggris.

Menoleh ke belakang, musim 2016/2017, ia mencetak sebiji gol saja di Premier League dari total 11 laga. Semusim berselang, dia berhasil mencetak empat gol dari 32 laganya di liga domestik. Musim 2018/2019, jumlahnya kembali meningkat jadi enam gol dari 35 laga yang dijalani. Terakhir di Liga Inggris musim lalu, hanya dalam 26 laga saja, Calvert-Lewin sudah menembus angka 13 dan belum akan berhenti.

Tak pelak, Everton mengganjarnya dengan kontrak panjang selama lima tahun untuk memperbarui kontraknya yang terakhir ditandatangani 2017 lalu. Dia akan bertahan sampai lima tahun ke depan, tepatnya hingga 2025 di Goodison Park, dan bertahan bisa melegenda seperti Duncan Ferguson hingga Wayne Rooney sebagai idola Evertonian.

Baca Juga: Masih Tak Terkalahkan, Everton Kembali ke Puncak Liga Inggris!

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Berita Terkini Lainnya