Comscore Tracker

PSS Sleman, Elang Jawa yang Siap Terbang Tinggi di Liga 1 2019

Setelah 11 tahun lamanya, kini PSS ada di kasta tertinggi!

Jakarta, IDN Times - Liga 1 2019 kedatangan tamu baru dengan cita rasa lama yakni juara Liga 2 2018, PSS Sleman. Setelah 11 tahun lamanya terasing dari sepakbola kasta tertinggi di Indonesia, Super Elang Jawa kini siap terbang tinggi di Liga 1 2019.

Pertanyaannya kemudian, sejauh mana Busari dan kolega mempersiapkan diri jelang kompetisi dengan level yang lebih tinggi? Lalu, sudah siapkan Seto Nurdiyantoro mempersiapkan musim debutnya di kasta tertinggi sepakbola Indonesia?

1. Mempertanyakan kekuatan skuat PSS

PSS Sleman, Elang Jawa yang Siap Terbang Tinggi di Liga 1 2019liga-indonesia.id

Pertanyaan terbesar dari keikutsertaan PSS di Liga 1 2019 adalah perihal kualitas skuat mereka. Bila Kalteng Putra memperkuat skuat dengan memboyong nama-nama berkualitas baik lokal mau pun asing, PSS melakukan sebaliknya.

Haris Tuharea dan Kushedya Hari Yudo misalnya. Dua pemain ini adalah bintang di Liga 2 2018. Tuharea juga tampil cemerlang ketika membela Super Elja di ajang Piala Indonesia. Namun, bisakah kualitas kedua pemain dari Liga 2 ini diandalkan untuk Liga 1 yang dijejali pemain terbaik di kancah nasional?

Baca Juga: Eks Pemain PSS Sleman Berlabuh di PSIM Yogyakarta

2. Pemain asing yang masih awam di Liga 1

PSS Sleman, Elang Jawa yang Siap Terbang Tinggi di Liga 1 2019Twitter/@OfficialJohor

Sejauh ini, PSS sendiri sudah mematenkan komposisi empat pemain asingnya. Alfonso de la Cruz, bek asal Spanyol, akan jadi andalan di lini belakang. Di tengah, Brian Ferreira (pemain dari Argentina yang didaftarkan dengan paspor Irak), akan menjadi andalan bersama dengan legiun asing asal Brasil, Guilherme Batata. Di depan, juru gedor asing dari Ukraina, Yevhen Bokhashvili, akan jadi ujung tombak utama.

Pertanyaannya, mampukah keempatnya jadi andalan di musim debut mereka?

Menilik pada hal ini, kemampuan adaptasi dan kualitas pula yang akhirnya menentukan nasib keempatnya. Hal ini bisa dilihat dari progres Aleksandar Rakic, top skor Liga 1 2018, yang jalani musim debutnya bersama PS Tira (kini PS Tira-Persikabo) musim lalu. Sukses di musim perdana, Rakic kini berlabuh di tim papan atas, Madura United.

Tapi, mampukah keempat pemain asing Super Elja lalui jalan sukses yang dirintis Rakic?

3. Ujian besar bagi Coach Seto

PSS Sleman, Elang Jawa yang Siap Terbang Tinggi di Liga 1 2019IDN Times/Daruwaskita

Bagi sang pelatih, Seto Nurdiantoro, mentas di Liga 1 2019 adalah privilege besar. Ini adalah musim debut bagi Seto menangani timnya di kasta tertinggi sepakbola Indonesia. Buat pelatih muda seperti Seto, ancaman di Liga 1 tentu bukan ancaman yang sama levelnya dengan di Liga 2.

Musim lalu saja, Liga 1 baru berjalan beberapa pekan, pelatih-pelatih sudah berguguran. Rudy Eka Priyambada, misalnya. Menangani PS TIRA hanya beberapa pekan, Rudy Eka kemudian diberhentikan dan kini menjadi staf kepelatihan Persebaya bersama Djadjang Nurdjaman.

Kapabilitas taktik dan man management Seto akan dibutuhkan oleh skuat 'hijau' Super Elja yang masih minim pengalaman mentas di level Liga 1. Namun, bukan berarti misi mustahil menjadi misi yang impossible karena di sepakbola, bola itu bundar.

4. Ketika pemain asing masih awam, kepada pemain lokal PSS akan berharap

PSS Sleman, Elang Jawa yang Siap Terbang Tinggi di Liga 1 2019twitter.com/liga2match

Susunan pemain lokal PSS Sleman sejatinya tak bisa dibilang buruk, walau bukan di level istimewa untuk level Liga 1. Namun, di sana, ada banyak pemain potensial yang bisa jadi andalan untuk arungi kompetisi seketat Liga 1. Setidaknya, berkaca dari PSIS Semarang, PSS bisa meniru langkah serupa.

Musim lalu, PSIS bergantung cukup banyak kepada barisan pemain lokal seperti Haudi Abdillah (kini hijrah ke Bali United), Bayu Nugroho, Muhammad Yunus, hingga penyerang yang kini jadi kapten tim baru, Hari Nur Yulianto.

Dengan cara serupa, PSS bisa meniru langkah PSIS. Bagus Nirwanto akan jadi andalan di belakang bersama duo bek berpengalaman, Purwaka Yudhi dan Jajang Sukmara. Di tengah, Sidik Saimima, Nerius Alom, Dave Mustaine, hingga duo pemain muda, Rangga Muslim dan Arsyad Yusgiantoro, akan jadi motor permainan.

Di depan, Tuharea dan Hari Yudo bisa menjadi solusi ketika Brian Ferreira, Batata, dan Yevhen mengalami hari yang buruk di pertandingan.

Baca Juga: PSS Sleman Tampil Baik, tapi Kalah Kualitas dari Madura United

Topic:

  • Isidorus Rio Turangga Budi Satria

Just For You