Mengetahui namanya difavoritkan, Kane memilih untuk tetap membumi dan tidak mau jemawa. Striker 33 tahun itu sadar kalau segala kemungkinan masih bisa terjadi sebelum malam penghargaan berlangsung.
Di sisi lain, eks kapten Tottenham Hotspur itu mengakui kalau trofi Ballon d'Or masuk dalam daftar mimpinya. Sebelum nama pemenang dibacakan, Kane mencoba mengendalikan ekspektasi agar tidak berubah menjadi beban
"Tentu saja akan sangat luar biasa dan pasti sangat spesial jika saya bisa memenangkannya. Saya sangat ingin memenangkannya. Tetapi, kami harus menunggu. Saya tidak mau terlalu terbawa suasana," kata Kane, seperti dikutip Sky Sports.
Jika berhasil menang, momen tersebut akan terasa semakin spesial bagi Kane. Sebab, Ballon d'Or 2026 disebut menjadi edisi bersejarah yang digelar di Inggris untuk memperingati 70 tahun penghargaan tersebut sekaligus mengenang Sir Stanley Matthews, pemenang perdana pada 1956.