Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Puji dan Sentil Lebanon

Kapten Timnas Indonesia Jay Idzes Puji dan Sentil Lebanon
konferensi pers Jay Idzes di kualifikasi Piala Dunia Asia. (Dok. PSSI)

  • Jay Idzes memuji ketangguhan Lebanon dan mengapresiasi permainan Timnas Indonesia

  • Idzes juga memberikan jempol dengan permainan yang dipertontonkan Pasukan Garuda, meski tumpul

  • Pria berdarah Indonesia-Belanda itu menyinggung keributan di akhir laga dan menyentil beberapa pelanggaran keras yang dilakukan Lebanon

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Timnas Indonesia hanya mampu bermain imbang tanpa gol saat menjamu Lebanon di Stadion Gelora Bung Tomo, Surabaya, Senin (8/9/2025). Pasukan Garuda tumpul meski tampil mendominasi sepanjang laga.

Timnas kesulitan menembus kotak penalti karena Lebanon bertahan total. Mereka menumpuk banyak pemain di area kotak penalti, yang membuat Timnas kesulitan menciptakan ancaman nyata.

  1. 1. Jay Idzes puji Lebanon

    IMG-20250908-WA0168.jpg
    Timnas Indonesia dalam pertandingan FIFA Matchday di Stadion GBT Surabaya, Senin (8/9/2025). (Dok. Istimewa)

    Kapten Timnas Jay Idzes memuji ketangguhan Lebanon. Idzes melontarkan pujian karena tidak mudah bermain di kandang Indonesia, yang memiliki salah satu suporter terbaik di dunia.

    "Tentu, orang bisa berpendapat apa saja soal mereka, tapi jelas tidak mudah datang ke negara lain dan bermain di depan begitu banyak penonton, apalagi dengan dukungan suporter terbaik di dunia di belakang kami," kata Idzes selepas laga.

  2. 2. Idzes juga apresiasi permainan Timnas

    Pemain timnas indonesia vs china di stadion utama GBK dalam putaran 3 kualifikasi piala dunia 2026
    Dari kiri: Rizky Ridho, Joey Pelupessy, Jay Idzes, Kevin Diks, dan Thom Haye dalam laga Timnas Indonesia vs China, Kamis (5/6/2025) (kitagaruda.id)

    Bek Sassuolo tersebut juga memberikan jempol dengan permainan yang dipertontonkan Pasukan Garuda. Meski tumpul, Tim Merah Putih tampil bagus khususnya dalam transisi, yang membuat Lebanon hanya memiliki satu peluang emas.

    "Kami memang tidak menang, tapi secara keseluruhan kami tampil sangat dominan. Mereka mungkin hanya punya satu peluang nyata, selebihnya mereka tidak banyak menciptakan bahaya," ujar Idzes.

  3. 3. Tidak ada yang cedera, singgung keributan di akhir laga

    Potret Jay Idzes menghampiri suporter Timnas Indonesia usai melawan Jepang di SUGBK, Jumat (15/11/2024). (IDN Times/Bimo).
    Potret Jay Idzes menghampiri suporter Timnas Indonesia usai melawan Jepang di SUGBK, Jumat (15/11/2024). (IDN Times/Bimo).

    Pria berdarah Indonesia-Belanda itu juga menyinggung soal keributan di akhir laga, dan menyentil beberapa pelanggaran keras yang dilakukan Lebanon. Syukurnya, tidak ada pemain Timnas yang mendapat cedera.

    "Saya paham bagi mereka pertandingan ini soal berjuang dan tetap kompak. Tapi, bagi kami, laga seperti ini yang terpenting adalah menjaga sportivitas dan semangat persahabatan. Hal paling penting juga tidak ada yang cedera, sehingga kami bisa lanjut menatap bulan depan (putaran empat Kualifikasi Piala Dunia 2026," ucap Idzes.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More