Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kegagalan Herve Renard di Piala Dunia Bersama 3 Negara Berbeda
Bek Tunisia Mohamed Ben Hamida (21) berduel dengan penyerang Swedia Viktor Gyokeres (17) pada pertandingan Grup F Piala Dunia 2026 di Stadion Monterrey, Guadalupe, 14 Juni 2026. (FOTO: Julio Cesar Aguilar/AFP)
  • Herve Renard gagal membawa Maroko lolos dari fase grup Piala Dunia 2018 meski tampil impresif di kualifikasi, dan mengakhiri masa jabatannya pada 2019 setelah tersingkir di Piala Afrika.
  • Renard mencatat kemenangan sensasional Arab Saudi atas Argentina di Piala Dunia 2022, namun timnya tetap tersingkir setelah kalah dari Polandia dan Meksiko, lalu berpisah pada Maret 2023.
  • Sebagai pelatih pengganti Tunisia di Piala Dunia 2026, Renard gagal memperbaiki performa tim yang sudah terpuruk, kalah telak dari Jepang dan memastikan tersingkirnya Tunisia dari fase grup.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Herve Renard datang ke Piala Dunia 2026 sebagai pelatih pengganti untuk Tunisia. Sayangnya, laga pertama diwarnai dengan kekalahan yang sekaligus memastikan kegagalan Tunisia untuk lolos dari fase grup. Dengan demikian, juru taktik asal Prancis itu telah gagal di Piala Dunia bersama tiga negara berbeda.

1. Bersama Herve Renard, Maroko terhenti pada fase grup Piala Dunia 2018

Penampilan pertama Herve Renard sebagai pelatih di Piala Dunia terjadi pada 2018. Kala itu, ia mengawal tim yang telah ia tangani selama lebih dari 2 tahun, Maroko. Anak asuh Renard meraih rentetan hasil apik selama fase kualifikasi, termasuk melibas Mali enam gol tanpa balas pada 1 September 2017.

Namun, Maroko tak mampu berbuat banyak pada putaran final yang berlangsung di Rusia. Pada laga pertama, Sofyan Amrabat dan kolega takluk 0-1. Hasil negatif kembali didapat dengan kalah 0-1 dari Portugal pada matchday kedua. Skor imbang 2-2 ketika bertemu Spanyol pada laga terakhir fase grup lantas memastikan kegagalan Maroko ke fase gugur dengan hanya mendapat satu poin.

Kebersamaan Renard dengan Maroko resmi berakhir pada Juli 2019. Sang juru taktik mengundurkan diri usai terhenti pada babak 16 besar Piala Afrika. Dalam 45 laga bersama Renard, Maroko meraih 25 kemenangan, 9 keimbangan, dan 11 kekalahan.

2. Bersama Herve Renard, Arab Saudi sempat mengalahkan Argentina di Piala Dunia 2022

Usai berpisah dengan Maroko, Herve Renard langsung pindah ke Asia untuk menangani Arab Saudi. Ia berhasil membawa anak asuhnya mengunci satu tempat pada fase grup Piala Dunia 2022. Namun, sang pelatih kembali merasakan hasil negatif seperti ketika menangani Maroko.

Arab Saudi sempat membuat kejutan dengan mengalahkan tim yang akhirnya menjadi juara, Argentina, dengan skor 2-1 pada laga pertama fase grup. Namun, mereka tak mampu menambah poin usai kalah 0-2 dari Polandia pada laga kedua. Skuad besutan Renard lantas harus puas finis sebagai peringkat terakhir grup C setelah kalah 1-2 dari Meksiko pada laga terakhir.

Perjalanan Renard bersama Arab Saudi berakhir pada Maret 2023. Namun, ia kembali melatih negara tersebut mulai Oktober 2024 hingga April 2026. Pada periode kedua ini, Arab Saudi sempat kalah 0-2 dari Indonesia di Kualifikasi Piala Dunia 2026.

3. Herve Renard gagal bersama Tunisia pada 2026

Herve Renard datang ke Piala Dunia 2026 sebagai pelatih Tunisia. Namun, ia baru menangani timnya mulai laga kedua fase grup. Renard hadir untuk menggantikan Sabri Lamouchi yang dipecat usai Tunisia kalah 1-5 dari Swedia pada laga pertama.

Namun, Renard gagal membawa Tunisia meraih hasil positif pada laga kedua. Bersua Jepang, Tunisia dibantai dengan skor 0-4. Kekalahan ini memastikan kegagalan Tunisia lolos dari fase grup dan resmi tersingkir.

Perjalanan Renard bersama Tunisia di Piala Dunia 2026 memang belum sepenuhnya berakhir. Ia masih harus mengawal anak asuhnya untuk berebut kemenangan dengan Belanda pada laga berikutnya. Tunisia masih tetap akan gagal lolos ke fase gugur meski mampu mengalahkan Belanda karena kalah head to head

Herve Renard kembali harus menelan kekecewaan di panggung terbesar sepak bola dunia. Setelah gagal membawa Maroko dan Arab Saudi melewati fase grup, nasib serupa kini ia alami bersama Tunisia di Piala Dunia 2026. Waktu singkat bersama Tunisia menjadi salah satu faktornya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article