Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Tim yang Menang Besar di Partai Ke-2 Fase Grup Piala Dunia 2026

6 Tim yang Menang Besar di Partai Ke-2 Fase Grup Piala Dunia 2026
ilustrasi bola (pexels.com/Mustafa Fatemi)
Intinya Sih
  • Enam tim mencatat kemenangan besar di partai kedua fase grup Piala Dunia 2026, termasuk Kanada, Portugal, Belanda, Jepang, Spanyol, dan Swiss.
  • Kemenangan telak tersebut menjadi tiga poin perdana bagi sebagian besar tim dan membuka peluang mereka untuk lolos ke fase gugur.
  • Meskipun tampil dominan dan berpesta gol, belum ada satu pun dari keenam tim itu yang memastikan tiket ke babak selanjutnya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Banyak duel yang menghadirkan hujan gol pada pertandingan kedua fase grup Piala Dunia 2026. Sederet tim mampu membuka asa lolos ke fase gugur berkat kemenangan tersebut. Tercatat, ada enam tim yang menang besar pada partai kedua fase grup Piala Dunia 2026.

1. Kanada mempermalukan Qatar dengan pesta enam gol tanpa balas

Kanada menghantam Qatar enam gol tanpa balas pada partai kedua Grup B Piala Dunia 2026. Mentas di BC Place Vancouver, Jumat (19/6/2026), Kanada tanpa ampun menghajar kampiun Piala Asia 2023 ini. Bagi Kanada, ini merupakan tiga poin perdana di Piala Dunia 2026.

Kedigdayaan Kanada ini sudah terlihat sejak awal laga. Pada babak pertama, mereka sudah unggul 3-0 berkat brace Jonathan David dan satu gol Cyle Larin. Setelah jeda, tiga gol tambahan tercipta. Free kick Nathan Saliba mampu berbuah gol, yang diikuti gol bunuh diri Mohammed Manai. David melengkapi pesta Kanada dengan torehan hattrick pada akhir laga.

2. Portugal menghajar Uzbekistan dengan skor meyakinkan 5-0

Portugal berhasil mencatatkan kemenangan perdana di Piala Dunia 2026. Pada laga kedua Grup K di Houston Stadium, Rabu (24/6/2026), Portugal pesta gol ke gawang Uzbekistan. Tanpa belas kasih, Selecao das Quinas menang telak 5-0 atas wakil Asia tersebut.

Bertarung kontra Uzbekistan yang merupakan debutan, Portugal mendominasi total. Cristiano Ronaldo membuktikan dirinya belum habis dengan torehan dua gol. Sementara, gol lain oleh Nuno Mendes dan Rafael Leao. Satu gol lain tercipta berkat gol bunuh diri Abduvohid Nematov. 

Khusus Ronaldo, sederet rekor tercipta berkat gol tersebut. Ia tercatat sebagai pemain tertua kedua yang mampu menghasilkan gol di Piala Dunia pada usia 41 tahun 138 hari. Ia hanya kalah dari Roger Milla yang mencetak gol untuk Kamerun ke gawang Rusia pada usia 42 tahun 39 hari di Piala Dunia 1998 lalu. Selain itu, Ronaldo juga menjadi top skor Piala Dunia untuk Portugal dengan catatan 10 gol, melewati Eusebio yang menghasilkan 9 gol.

3. Belanda meraih kemenangan perdana melalui kemenangan telak 5-1 atas Swedia

Belanda meraih kemenangan meyakinkan 5-1 atas Swedia di Houston Stadium, Minggu (21/6/2026). Ini sekaligus menjadi raihan tiga poin perdana bagi Belanda. Sebelumnya, Belanda ditahan imbang 2-2 pada pertandingan perdana Grup F Piala Dunia 2026. Brian Brobbey dan Cody Gakpo mencetak brace. Sementara, satu gol lain dibuat Crysencio Summerville.

Sejatinya, Swedia bukan tanpa peluang. Mereka justru dominan menyerang hingga membuat 16 peluang dengan 8 tepat sasaran. Namun, performa apik Bart Verbruggen di bawah mistar gawang membuat Belanda hanya kebobolan satu kali melalui Anthony Elanga. Di lini serangan, Belanda membuat 10 peluang dengan 7 on target. Belanda menang berkat performa klinis.

4. Jepang memulangkan Tunisia setelah kemenangan meyakinkan 4-0

Pada laga lain di Grup F, bukan hanya Belanda yang berpesta gol. Jepang juga mendulang kemenangan besar ketika bersua Tunisia di Estadio Monterrey, Meksiko, Minggu (21/6/2026). Tak tanggung-tanggung, Jepang menghajar wakil Afrika tersebut dengan skor 4-0. 

Jepang membuka keunggulan melalui Daichi Kamada. Ayase Ueda lalu menjadi bintang kemenangan Jepang berkat torehan dua golnya. Ia juga menghasilkan satu assist untuk gol ketiga yang dibuat Junya Ito. Kemenangan tersebut membuat Jepang membuka asal lolos ke fase gugur. Sementara, Tunisia harus pulang lebih cepat akibat kekalahan dari Jepang.

5. Spanyol mendulang tiga poin perdana dengan pesta empat gol ke gawang Arab Saudi

Spanyol akhirnya mendulang kemenangan perdana di Piala Dunia 2026. Setelah hanya imbang pada laga pertama fase grup, Spanyol bisa menang kontra Arab Saudi. Mentas di Atlanta Stadium, Minggu (21/6/2026), Spanyol tanpa ampun melibas Arab Saudi empat gol tanpa balas. 

Dominasi Spanyol sudah terlihat sejak awal permainan. Pada babak pertama, Spanyol unggul 3-0. Lamine Yamal membuka keran gol Spanyol, yang diikuti oleh brace Mikel Oyarzabal. Sementara, satu gol lain tercipta berkat gol bunuh diri Hasan Al Tambakti setelah jeda babak. Kemenangan ini membuat Spanyol memimpin klasemen sementara Grup H Piala Dunia 2026.

6. Swiss menundukkan perlawanan Bosnia & Herzegovina dengan skor 4-1

Swiss membuka asa lolos ke fase gugur setelah mengalahkan Bosnia & Herzegovina pada laga kedua Grup B Piala Dunia 2026. Mentas di Los Angeles Stadium, Jumat (19/6/2026), Swiss menang telak 4-1. Ini merupakan kemenangan perdana Swiss di Piala Dunia 2026.

Swiss menampilkan permainan dominan sejak awal laga. Namun, mereka cukup kesulitan membongkar pertahanan Bosnia sehingga babak pertama berakhir tanpa gol. Baru pada babak kedua, Swiss bak mengamuk. Johan Manzambi menjadi bintang lapangan berkat torehan dua golnya. Ruben Vargas lalu ikut mencatatkan namanya di papan skor. Sempat kebobolan via gol Ermin Mahmiic, Swiss mengunci kemenangan via gol penalti Granit Xhaka pada akhir laga.

Tim-tim di atas sukses meraih kemenangan besar. Menariknya, seluruh tim tersebut belum memastikan kelolosannya ke fase gugur Piala Dunia 2026. Kemenangan tersebut menjadi modal untuk bertanding pada laga terakhir fase grup. Mampukah semua tim tersebut lolos?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More