Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

6 Kekalahan Comeback Jerman di Piala Dunia sebelum 2026

6 Kekalahan Comeback Jerman di Piala Dunia sebelum 2026
ilustrasi stadion Hamburg, Volksparkstadion (unsplash.com/waldemarbrandt67w)
Intinya Sih
  • Jerman kalah 1-2 dari Ekuador di fase grup Piala Dunia 2026 meski sempat unggul cepat lewat gol Leroy Sane, menandai kekalahan comeback ketujuh mereka di ajang ini.
  • Enam kekalahan comeback sebelumnya terjadi melawan Swiss (1938), Swedia (1958), Inggris (1966), Austria (1978), Bulgaria (1994), dan Jepang (2022) dengan pola serupa: unggul lebih dulu lalu tumbang.
  • Kekalahan terbaru ini menjadi peringatan bagi skuad Julian Nagelsmann, karena meski sudah lolos ke fase gugur, performa yang inkonsisten bisa mengancam ambisi Jerman untuk kembali berjaya.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Jerman menuntaskan fase grup Piala Dunia 2026 dengan hasil minor. Mereka menyerah 1-2 dari Ekuador. Sempat unggul lewat gol Leroy Sane (2’), tim asuhan Julian Nagelsmann tumbang akibat gol Nilson Angulo (9’) dan Gonzalo Plata (77’). Ini menjadi kekalahan comeback ketujuh Die Mannschaft dari 115 pertandingan Piala Dunia yang sudah dimainkan. Berikut enam momen pertamanya.

1. Jerman kalah 2-4 dari Swiss pada 1938

Jerman debut di Piala Dunia pada 1934. Mereka berakhir di peringkat ketiga. Prestasi tersebut menurun 4 tahun kemudian. Mereka kalah 2-4 dari Swiss pada 16 besar.

Kedua tim imbang 1-1 sampai babak tambahan. Dengan belum adanya adu penalti, mereka pun melakoni laga ulang. Jerman unggul dulu 2-0 berkat gol Willi Hahnemann (9’) dan bunuh diri Ernst Lortscher (22’). Namun, Swiss bangkit melalui gol Eugen Walaschek (42’), Alfred Bickel (65’), dan Trello Abegglen (76’, 79’).

2. Jerman menyerah 1-3 dari Swedia pada 1958 dengan sembilan orang

Jerman menjuarai Piala Dunia untuk pertama kalinya pada 1954. Mereka hampir saja mempertahankan titel 4 tahun kemudian. Jerman gagal melakukannya akibat kalah 1-3 dari Swedia pada semifinal. Mereka membungkam terlebih dahulu tim tuan rumah lewat aksi Hans Schaefer (22’). Namun, Swedia menyamakan kedudukan 10 menit berselang melalui Lennart Skoglund.

Petaka datang pada menit 59 usai Erich Juskowiak mendapat kartu merah. Jerman bahkan harus tampil dengan sembilan orang akibat cederanya Fritz Walter pada menit 75. Saat itu belum ada pergantian pemain. Swedia pun memanfaatkan situasi dengan maksimal. Mereka mencetak gol via Gunnar Gren (81’) dan Kurt Hamrin (89’). Jerman lantas kalah 3-6 dari Prancis pada laga perebutan tempat ketiga.

3. Jerman dibekuk Inggris 2-4 pada 1966

Jerman mencapai final Piala Dunia untuk kedua kalinya pada 1966. Mereka berhadapan dengan tuan rumah, Inggris. Jerman membuka papan skor lewat Helmut Haller pada menit 12. Namun, Inggris membalikkan keadaan melalui Geoff Hurst (18’) dan Martin Peters (78’).

Namun, Jerman berhasil memaksa laga berlanjut ke babak tambahan berkat gol Wolfgang Weber pada menit 89. Sayangnya, mereka gagal menjadi juara. Hurst mempersembahkan trofi bagi Inggris usai melengkapi hattrick-nya dengan gol pada menit 101 dan 120.

4. Jerman dibungkam Austria 2-3 pada 1978

Jerman gagal mempertahankan gelar juara Piala Dunia pada 1978 usai kalah 2-3 dari Austria pada pertandingan terakhir fase grup kedua. Mereka tumbang akibat kelengahan pada babak kedua. Sebab, sebelum rehat, Karl-Heinz Rummenigge berhasil membawa tim unggul lewat golnya pada menit 19.

Skor kembali imbang setelah Berti Vogts membuat bunuh diri pada menit 59. Hans Krankl membawa Australia berbalik memimpin pada menit 66. Jerman sebetulnya unggul lagi lewat gol Bernd Hoelzenbein 2 menit berselang. Namun, Krankl memastikan kemenangan Austria pada menit 88.

5. Jerman ditekuk Bulgaria 1-2 pada 1994

Setelah 1954 dan 1974, Jerman kembali mengangkat trofi Piala Dunia pada 1990. Mereka pun menyambut Piala Dunia 1994 yang berlangsung di Amerika Serikat dengan percaya diri. Nahas, langkah Jerman terhenti akibat kekalahan 1-2 dari Bulgaria pada perempat final.

Tim unggul dulu lewat gol penalti Lothar Matthaeus pada menit 49. Namun, Bulgaria menyamakan kedudukan melalui tendangan bebas Hristo Stoichkov pada menit 76. Jerman akhirnya menyerah akibat sundulan Yordan Lechkov 3 menit berselang.

6. Jerman ditundukkan Jepang 1-2 pada 2022

Sebelum 2026, Jerman juga merasakan kekalahan comeback di Piala Dunia edisi sebelumnya. Mereka kalah 1-2 dari Jepang pada pertandingan pertama. Jerman memimpin dulu lewat gol penalti Ilkay Guendogan pada menit 33. Hadiah ini berasal dari pelanggaran Shuichi Gonda kepada David Raum.

Namun, mereka kecolongan pada periode 15 menit terakhir. Jepang menyamakan kedudukan pada menit 75 setelah Ritsu Doan menuntaskan rebound dari tendangan Takumi Minamino yang ditepis Manuel Neuer. Mereka akhirnya kalah akibat aksi individu Takuma Asano pada menit 83.

Jerman merasakan dampak besar akibat enam kekalahan comeback di atas. Terutama pada 1966 yang membuat mereka gagal menjadi juara. Joshua Kimmich dan kolega pun harus berhati-hati usai tunduk 1-2 di hadapan Ekuador pada 2026 ini. Hasil tersebut memang tidak berpengaruh karena mereka sudah memastikan lolos ke fase gugur. Namun, itu jelas merupakan sinyal bahaya bagi mimpi mereka untuk bisa berjaya.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More