Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Kritik Keras Marc Marquez ke Diri Sendiri dan Ducati

Kritik Keras Marc Marquez ke Diri Sendiri dan Ducati
Pembalap Ducati Lenovo, Marc Marquez, usai juara Sprint Race MotoGP Spanyol (AFP / Jorge Guerrero)
  • Marc Marquez kecewa usai MotoGP Inggris 2026 di Silverstone, ketika Aprilia menguasai seluruh podium dan menilai dirinya belum cukup konsisten untuk menjadi favorit juara.
  • Marquez menegaskan Ducati harus tampil kuat di semua sirkuit, bukan hanya trek yang cocok, bila ingin bersaing dalam perebutan gelar MotoGP 2026.
  • Marquez tertinggal 40 poin dari Jorge Martín di puncak klasemen sementara. Meski selisihnya dinilai belum besar, ia menekankan pentingnya terus berjuang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Pembalap Ducati, Marc Marquez, meraih hasil kurang baik di MotoGP Inggris 2026 yang dihelat di Sirkuit Silverstone, Minggu (9/8/2026). Sepanjang akhir pekan lalu, Marquez gak bisa bersaing dan hanya mampu finis di peringkat tujuh pada sesi balapan utama.

Alhasil, Marquez tak segan melancarkan kritik keras. Bukan hanya kepada Ducati, tapi juga atas performanya sendiri.

  1. 1. Sadar bukan favorit, masih harus banyak berbenah

    Marquez tampak kesal dengan hasil yang didapat di Inggris. Dia sadar diri dan menegaskan dirinya bukan favorit untuk menjuarai MotoGP 2026, karena tampil inkonsisten.

    "Jelas, pembalap yang berbeda dapat menang setiap Minggu. Saat ini, pembalap yang paling konsisten adalah pemimpin klasemen, Jorge Martin, dan mampu mengelolanya dengan baik," ujar Marquez, dilansir Motosan.

  2. 2. Ducati juga kena semprot Marquez

    Tanpa ragu, Marquez juga mengkritik Ducati. Menurutnya, Ducati tak boleh hanya mengandalkan balapan di sirkuit yang beraroma kandang dan diminta memperbaiki performa motor di berbagai lintasan.

    "Jika ingin bersaing, Anda tidak bisa hanya menunggu sirkuit kandang. Anda harus tampil sebaik mungkin di semua sirkuit. Saat ini, kami tidak melakukannya," kata Marquez.

  3. 3. Marquez tertinggal 40 poin dari pesaing

    Saat ini, Marquez tertinggal 40 poin dari Martin yang jadi pemuncak klasemen sementara pembalap MotoGP 2026. Sebenarnya, dalam MotoGP ini bukan margin yang besar, namun cukup merepotkan untuk dikejar dan membuat Marquez kesal.

    "Tertinggal 40 poin memang tidak banyak, tetapi tetap saja jauh. Ini satu akhir pekan penuh, jadi Anda harus terus berjuang, apalagi dalam kompetisi seketat MotoGP 2026," kata Marquez.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More