3 Kekalahan Getafe dengan Selisih 3 Gol pada Laga Pembuka LaLiga

1. Kartu merah menyebabkan Getafe kalah 0-3 dari Alaves pada pekan pertama LaLiga 2026/2027
Getafe kalah 0-3 dari Alaves pada partai pembuka LaLiga 2026/2027 sebagai tamu di Mendizorroza pada 15 Agustus 2026. Hasil buruk tersebut disebabkan mereka yang bermain dengan sepuluh orang mulai menit 42. Kiko Femenia mendapat kartu merah akibat pelanggaran berbahaya kepada Abde Rebbach. Namun, skuad asuhan Jose Bordalas sebetulnya tidak serta-merta tumbang usai momen itu. Beberapa saat sebelum babak pertama berakhir, mereka mencatatkan diri sebagai tim pertama yang mampu melepaskan tembakan tepat sasaran. Pada awal babak kedua, Bordalas bahkan menarik keluar Davinchi yang merupakan bek kiri dan menggantikannya dengan striker, Enes Unal.
Sialnya, Unal justru melakukan blunder yang berujung gol pembuka Alaves yang dicetak Nahuel Tenaglia pada menit 73. Sebab, semuanya memang berawal dari kesalahannya kehilangan bola di tengah lapangan. Meski begitu, gol tersebut juga masih belum sepenuhnya merontokkan perlawanan Getafe. Mereka baru benar-benar kalah ketika pertandingan memasuki menit tambahan. Ironisnya, dua gol terakhir Alaves yang dilatih Quique Sanchez Flores bermula dari serangan mereka sendiri yang gagal. Para pemain Alaves pun meluncurkan fast-break yang dituntaskan Mariano Diaz pada menit 90+1 dan Mikel Rodriguez pada menit 90+4.
2. Getafe kalah 0-3 dari Atletico Madrid pada pertandingan perdana di LaLiga 2022/2023
Sebelum 2026/2027, Getafe menelan kekalahan terakhirnya dengan selisih tiga gol pada pertandingan perdana di LaLiga pada 2022/2023. Saat itu, mereka menyerah 0-3 dari rival sekota, Atletico Madrid, di kandang, Coliseum. Seperti pada 2026/2027, gol pertama yang masuk ke gawang mereka juga berasal dari kesalahan striker yang mengenakan nomor punggung 19. Jika pada 2026/2027 sosoknya adalah Enes Unal, maka pada 2022/2023 yang menjadi pelaku adalah Borja Mayoral. Atletico menuntaskan serangan baliknya melalui Alvaro Morata pada menit 15.
Kecerobohan dalam melepaskan umpan kembali menghukum Getafe pada menit 59. Joao Felix melakukan intersep dan menciptakan asis keduanya untuk Morata. Felix lantas mengukir hattrick asis usai memberikan umpan terobosan kepada Antoine Griezmann pada menit 75. Sebagai catatan, jika pada laga pembuka LaLiga 20262/2027 Getafe kalah 0-3 oleh tim yang dipimpin Quique Sanchez Flores, maka pada 2022/2023 ini mereka justru dilatih sosok tersebut. Flores lantas dipecat pada pertengahan musim dan digantikan Jose Bordalas yang membawa Getafe berakhir di posisi 15.
3. Getafe mendapat dua kartu merah dan kalah comeback 1-4 dari Sevilla pada partai pembuka LaLiga 2007/2008
Getafe menelan kekalahan dengan selisih tiga gol untuk pertama kalinya pada pekan pembuka LaLiga pada edisi 2007/2008. Mereka bertandang ke markas Sevilla, Ramon Sanchez-Pizjuan, pada 25 Agustus 2007. Bedanya dengan dua daftar di atas, Getafe mampu mencetak satu gol. Torehan tersebut bahkan sempat membuat tim yang saat itu dilatih Michael Laudrup ini unggul. Pablo Hernandez membawa mereka memimpin pada menit kedua melalui tendangan bebas.
Getafe pada akhirnya kalah 1-4 akibat kartu merah yang diterima David Sousa pada menit 21 dan David Cortes pada menit 42. Sevilla membalikkan keadaan lewat gol Jesus Navas (45’), Luis Fabiano (66’), dan Frederic Kanoute (69’), dan Aleksandr Kerzhakov (82’). Sebagai catatan, laga ini diwarnai insiden serangan jantung yang menimpa Antonio Puerta pada menit 30. Sayangnya, pemain Sevilla itu meninggal dunia 3 hari berselang. Sementara, Getafe sendiri menutup musim di posisi 14.
Getafe harus berhati-hati usai tumbang 0-3 dari Alaves pada pekan pembuka LaLiga 2026/2027. Sebab, mereka hampir terdegradasi di LaLiga 2007/2008 dan 2022/2023 yang diwarnai pula dengan kekalahan berselisihkan tiga gol pada pertandingan pertama.



















