3 Kekalahan Tandang Terakhir Juventus dari Torino per 21 Mei 2026

Juventus akan melakoni laga terakhir di Serie A Italia 2025/2026 pada Senin (25/5/2026) pukul 01.45 WIB. Mereka harus datang ke Olimpico Grande, Torino, untuk melakoni Derby della Mole menghadapi Torino. Ini menjadi pertemuan ke-189 bagi kedua tim di berbagai ajang sepanjang sejarah.
Juventus harus meraih kemenangan demi menjaga asa finis di zona Liga Champions Eropa. Peluang untuk memenuhi ambisi tersebut sejatinya cukup terbuka meski Bianconeri akan berstatus sebagai tim tamu. Dalam lawatan ke markas Torino sejak 1991/1992, Juventus tampil dominan dengan hanya merasakan tiga kekalahan.
1. Juventus kalah pada 2014/2015 meski sempat memimpin
Juventus mampu unggul lebih dahulu ketika datang ke markas Torino untuk menjalani pekan 32 Serie A 2014/2015. Gol pembuka keunggulan diciptakan Andrea Pirlo dengan tendangan bebas pada menit 35. Sayangnya, keunggulan Bianconeri hanya bertahan hingga beberapa saat sebelum babak pertama berakhir. Matteo Darmian mencetak gol penyama kedudukan untuk Torino dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Fabio Quagliarella pada menit 45.
Gianluigi Buffon yang menjaga gawang Juventus kembali kebobolan pada menit 57. Kali ini, giliran Darmian yang memberikan assist untuk Quagliarella. Situasi tersebut membuat Pelatih Massimiliano Allegri melakukan beberapa pergantian pemain, termasuk memasukkan Carlos Tevez. Namun, usaha Bianconeri untuk setidaknya menyamakan kedudukan tak menemui hasil hingga babak kedua berakhir.
2. Setelah saling berbalas gol, Juventus kalah 2-3 pada 1994/1995
Juventus dan Torino menyajikan duel yang begitu menarik pada pekan 9 Serie A 1994/1995. Berstatus sebagai tim tamu, Bianconeri telah tertinggal 0-1 oleh gol cepat Ruggiero Rizzitelli pada menit 6. Namun, Bianconeri merespons gol tersebut dengan begitu cepat. Selang 2 menit, skor menjadi imbang 1-1 oleh gol Gianluca Vialli dengan sepakan kaki kanan memanfaatkan assist Paulo Sousa.
Rizzitelli kembali mencatatkan namanya di papan skor pada menit 30. Kali ini, ia melakukannya dengan tandukan kepala menyambut bola yang sebelumnya disundul Andrea Silenzi. Lagi-lagi, Juventus merespons cepat dengan Vialli mencetak gol keduanya pada menit 33 dengan sepakan kaki kiri dari umpan Moreno Torricelli. Jocelyn Angloma lantas muncul sebagai pahlawan kemenangan Torino dengan golnya pada menit 38. Juventus memiliki peluang emas untuk menyamakan kedudukan pada menit 70. Sayangnya, eksekusi penalti Fabrizio Ravanelli mampu diantisipasi Luca Pastine.
3. Juventus takluk 0-2 di Serie A 1991/1992
Juventus memasang Salvatore Schillaci, Pierluigi Casiraghi, dan Roberto Baggio saat melawat ke markas Torino pada pekan 27 Serie A 1991/1992. Sayangnya, tiga pemain tersebut tak mampu memenuhi ekspektasi untuk mencetak gol. Sementara itu, Torino yang tampil di markas sendiri berhasil menciptakan dua gol yang berbuah poin penuh.
Usaha Torino untuk membuka keunggulan baru menemui hasil pada menit 66. Casagrande mencatatkan namanya di papan skor dengan tandukan kepala menyambut crossing Rafa Martin Vazquez. Gol kedua kembali diciptakan Casagrande. Kali ini, ia melakukannya dengan tap-in yang lagi-lagi hadir lewat assist Rafa Martin Vazquez.
Tiga kekalahan Juventus di atas terjadi dalam kurun waktu yang begitu lama. Situasi tersebut menunjukkan betapa dominannya Bianconeri ketika melawat ke markas Torino dalam beberapa dekade terakhir. Catatan itu tentu bisa menjadi modal positif bagi Juventus untuk menatap Derby della Mole kali ini dengan rasa percaya diri tinggi. Namun, Juventus tetap wajib waspada karena Torino berpotensi memberi kejutan.


















