Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Kemenangan Terbesar AS Roma di Liga Champions per 21 Oktober 2026
ilustrasi logo AS Roma (unsplash.com/pedrino5_official)

AS Roma membantai Slovan Bratislava 4-0 pada matchday ketiga fase liga Liga Champions Eropa (UCL) 2026/2027. Hasil ini sekaligus membuat I Giallorossi menambah kemenangan terbesarnya di kompetisi antarklub level kontinen tersebut. Menurut data Transfermarkt per 21 Oktober 2026 pukul 22.50 WIB, AS Roma kini sudah 4 kali menang dengan selisih minimal 4 gol di UCL.

1. AS Roma menang 4-0 atas Slovan Bratislava pada 20 Oktober 2026 di Stadio Olimpico

AS Roma menghajar Slovan Bratislava pada matchday ketiga fase liga Liga Champions 2026/2027 (20/10/2026) di Stadio Olimpico. Mereka memulai pesta melalui tandukan Mario Hermoso pada menit 21. Bek tengah asal Spanyol itu menuntaskan umpan sundulan dari Daniele Ghilardi. AS Roma lantas mendapat gol kedua pada menit 39 juga dari pemain bertahan. Nahuel Molina muncul dari belakang untuk menyambar bola liar di depan gawang yang berasal dari tembakan Donyell Malen yang ditepis Dominik Takac.

Tim asuhan Gian Piero Gasperini melanjutkan pesta golnya pada menit 52. Malen kembali berperan. Striker asal Belanda dengan nomor punggung 14 itu merebut bola di kotak penalti dan memberikannya kepada Niccolo Pisilli yang langsung diselesaikan dengan tembakan kaki kiri pada sentuhan pertama. Malen akhirnya mencatatkan namanya di papan skor sekaligus menutupnya 6 menit berselang. Ia melakukannya melalui tendangan penalti. Mereka mendapat hadiah ini berkat pelanggaran Cesar Blackman kepada Wesley.

2. AS Roma mengalahkan Viktoria Plzen 5-0 pada 2 Oktober 2018

Sebelum 20 Oktober 2026, AS Roma terakhir kali menang dengan selisih empat gol di Liga Champions pada 2 Oktober 2018. Saat itu, mereka mempermalukan Viktoria Plzen 5-0. Ini masih menjadi satu-satunya kemenangan AS Roma dengan selisih lebih dari empat gol di UCL. Tim yang dilatih Eusebio Di Francesco tersebut menjamu Plzen di Stadio Olimpico untuk melakoni laga fase grup. Mereka sudah mencetak gol kala pertandingan baru berjalan 3 menit. Edin Dzeko terbebas dari offside ketika menerima umpan dari Aleksandar Kolarov. Ia lantas menuntaskan peluang dengan tembakan kaki kiri mendatar dari sudut sempit.

Dzeko menggandakan keunggulan pada menit 40. Ia mengontrol umpan dari Cengiz Under di kotak penalti dengan tubuhnya dan menyelesaikan peluang dengan tendangan voli. Under lantas mencatatkan namanya sendiri di papan skor pada menit 64 setelah memaksimalkan umpan terobosan dari Lorenzo Pellegrini. Justin Kluivert kemudian mencetak gol keempat pada menit 73. Ia menyontek rebound yang berasal dari sepakan Under yang ditepis Matus Kozacic. Dzeko akhirnya menciptakan gol pemungkas sekaligus mengemas hattrick pada menit 90+2 usai menanduk umpan sepak pojok Alessandro Florenzi.

3. AS Roma membekuk CSKA Moscow 5-1 pada 17 September 2014

Sebelum 2 Oktober 2018, AS Roma lebih dulu mencetak lima gol di Liga Champions ketika berjumpa CSKA Moscow pada 17 September 2014. Namun, mereka kebobolan satu gol sehingga hanya menang 5-1. Tim yang saat itu dilatih Rudi Garcia ini melakukannya di Stadio Olimpico. Mereka menerima lawatan wakil Rusia tersebut untuk dalam rangkaian fase grup.

Gervinho menjadi bintang utama dalam pertandingan ini dengan menciptakan asis untuk gol pembuka yang dicetak Juan Iturbe pada menit 6 dan menyumbang dua gol pada menit 10 serta 31. Dua gol lain berasal dari Maicon pada menit 20 dan bunuh diri Sergey Ignashevich pada menit 50. Sementara, satu gol hiburan CSKA dibuat Ahmed Musa pada menit 82.

4. AS Roma menaklukkan Shaktar Donetsk 4-0 pada 12 September 2006

Kemenangan pertama AS Roma di Liga Champions dengan selisih empat gol terjadi pada 12 September 2006. Kala itu, mereka membungkam Shakhtar Donetsk 4-0 di Stadio Olimpico. Menariknya, tim yang dilatih Luciano Spalletti tersebut baru mencetak gol pada babak kedua.

Rodrigo Taddei memecah kebuntuan pada menit 67. Francesco Totti lantas menggandakan keunggulan pada menit 76. Daniele De Rossi ikut mengantongi gol 3 menit berselang. David Pizarro yang menggantikan Alberto Aquilani pada menit 62 membuat gol pemungkas pada menit 89.

AS Roma meraih empat kemenangan besar di atas di kandang dan pada fase grup atau liga. Lawan-lawan yang ditaklukkan juga terbilang lemah. Menarik untuk menantikan apakah klub ibu kota Italia itu bisa menambah daftar ini ketika berjumpa tim kuat pada babak gugur.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article