4 Juara Bertahan Terakhir yang Kalah pada Malam Pembukaan NBA

New York Knicks menerima cincin juara dan menggantung banner juara di langit-langit arena Madison Square Garden pada malam pembukaan NBA 2026/2027. Akan tetapi, momen bahagia tersebut harus tercoreng lantaran Knicks takluk dari Philadelphia 76ers.
Hal itu tentu cukup mengejutkan. Sebab, jika menilik ke belakang, jarang ada tim juara bertahan yang kalah pada malam pembukaan. Termasuk Knicks, berikut ini empat tim terakhir yang alami nasib tersebut.
1. New York Knicks takluk 100-106 dari Philadelphia 76ers pada malam pembukaan NBA 2026/2027
New York Knicks mengakhiri paceklik gelar juara selama 53 tahun di NBA 2025/2026 setelah menumbangkan San Antonio Spurs di final dengan agregat 4-1. Namun, ambisi Knicks untuk mempertahankan gelar juara langsung mendapat ujian berat pada malam pembukaan NBA 2026/2027. Jalen Brunson dan kolega harus berhadapan dengan Philadelphia 76ers yang kian bertabur bintang setelah bergabungnya LeBron James dan Jaylen Brown.
Duel sengit pun tak terelakkan. Kedua tim saling kejar mengejar poin sejak kuarter pertama. Knicks pun hanya unggul 4 poin (58-54) ketika jeda babak. Namun, pada kuarter ketiga, Knicks justru lengah sehingga memberi kesempatan bagi Sixers untuk berbalik unggul (76-83). Knicks berupaya keras mengejar ketertinggalan pada kuarter keempat. Namun, performa solid Sixers memupus harapan Knicks. Knicks lantas takluk 100-106 dari Sixers.
2. Los Angeles Lakers dipermalukan rival sekota pada malam pembukaan NBA 2020/2021
Los Angeles Lakers keluar sebagai juara NBA 2019/2020 yang digelar dalam sistem bubble karena pandemi Covid-19. Mereka menumbangkan Miami Heat di final dengan agregat 4-2. Beruntung, pada malam pembukaan NBA 2020/2021, seremoni cincin juara Lakers bisa dilaksanakan di markas mereka, Staples Center, meski tanpa penonton. Namun, setelah itu, sang juara bertahan harus tertunduk lesu lantaran tumbang oleh rival sekota mereka, Los Angeles Clippers.
Penampilan buruk Lakers sudah terlihat pada kuarter pertama. Mereka tertinggal hingga 20 poin (19-39). Lakers sempat bangkit pada kuarter kedua dan bisa menipiskan jarak menjadi 54-56 ketika masuk ruang ganti. Akan tetapi, Lakers kembali alami pasang-surut performa pada kuarter 3 dan 4. Mereka pun terpaksa mengakui keunggulan Clippers dengan skor 109-116.
3. Golden State Warriors kalah dramatis dari Houston Rockets pada malam pembukaan NBA 2017/2018
Golden State Warriors menjuarai NBA 2016/2017 berkat kemenangan atas Cleveland Cavaliers di final dengan agregat 4-1. Warriors kemudian menerima seremoni cincin juara pada malam pembukaan NBA 2017/2018 di Oracle Arena. Pada saat bersamaan, mereka juga sudah ditunggu oleh Houston Rockets yang siap merusak momen bahagia tersebut.
Hal itu pun benar-benar terjadi. Warriors kalah dramatis dari Rockets dengan selisih 1 poin, 121-122. Warriors sebenarnya tampil cukup baik. Mereka bahkan unggul 101-88 hingga kuarter ketiga berakhir. Namun, performa Warriors tiba-tiba menurun drastis pada kuarter keempat. Warriors hanya mampu menambah 20 poin, sedangkan Rockets bisa mencetak hingga 34 poin.
4. Dallas Mavericks dibuat tak berkutik oleh Miami Heat pada malam pembukaan NBA 2011/2012
Dallas Mavericks membuat sejarah di NBA 2010/2011 dengan meraih gelar juara untuk pertama kalinya. Mereka menumbangkan Miami Heat di final dengan agregat 4-2. Seremoni cincin juara juga disambut antusias oleh penggemar mereka di America Airlines Center pada malam pembukaan NBA 2011/2012. Menariknya, dalam laga tersebut, Mavericks langsung dipertemukan lagi dengan Heat.
Namun, kali ini, sang juara bertahan harus mengakui keunggulan Heat. Mavericks memang tampil melempem sejak kuarter pertama. Mereka bahkan tertinggal hingga 65-97 pada akhir kuarter ketiga. Setelah unggul jauh, Heat menurunkan intensitas permainan pada kuarter keempat. Hal itu coba dimanfaatkan Mavericks untuk mengejar kertertinggalan. Namun, comeback tetap tidak terjadi dan Mavericks kalah dengan skor 94-105.
Tim yang berstatus juara bertahan menerima cincin juara pada malam pembukaan musim baru NBA. Namun, bagi keempat tim di atas, momen bahagia tersebut gagal berakhir manis karena mereka kalah dari lawannya.























