Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

5 Klub Promosi yang Langsung Degradasi di Liga Top Eropa 2025/2026

5 Klub Promosi yang Langsung Degradasi di Liga Top Eropa 2025/2026
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/phillipkofler)
Intinya Sih
  • Dari 14 tim promosi di lima liga top Eropa musim 2025/2026, sembilan berhasil bertahan, sementara lima lainnya langsung terdegradasi ke kasta kedua.
  • Pisa, Cremonese, Burnley, FC Metz, dan Real Oviedo menjadi klub promosi yang gagal bertahan setelah kesulitan bersaing sepanjang musim.
  • Sunderland tampil paling impresif di antara tim promosi dengan finis di peringkat tujuh EPL dan meraih tiket ke Liga Europa musim depan.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Is this "Intinya Sih" helpful?
Share Article

Musim 2025/2026 berakhir cukup menyenangkan bagi klub-klub promosi di liga top Eropa. Dari total 14 tim promosi di 5 liga top Eropa, 9 di antaranya berhasil bertahan di kasta teratas. Ada yang bahkan sukses meraih tiket ke Liga Europa musim depan, yaitu Sunderland yang finis di peringkat tujuh English Premier League (EPL).

Di sisi lain, ada pula klub-klub promosi yang tak seberuntung mereka. Lima klub harus langsung kembali ke kasta kedua karena mengakhiri musim di zona degradasi. Siapa saja mereka?

1. Pisa kembali ke Serie A Italia setelah 34 tahun absen, tetapi tak mampu bertahan

Serie A Italia 2025/2026 diramaikan oleh tiga klub promosi. Namun, hanya satu yang sukses bertahan, yaitu Sassuolo yang finis di peringkat sebelas. Dua klub sisanya kembali terdegradasi, termasuk Pisa. Padahal, Pisa baru saja mencatat sejarah dengan kembali ke Serie A setelah 34 tahun absen.

Sejak awal, Pisa memang kesulitan bersaing di Serie A 2025/2026. Mereka baru meraih kemenangan pertama pada pekan 11. Bahkan, Pisa akhirnya hanya menang satu kali lagi hingga akhir musim. Mereka pun berkutat di zona degradasi hampir sepanjang musim dan akhirnya finis di peringkat terbawah dengan 18 poin saja.

2. Cremonese degradasi dari Serie A meski sempat mengawali musim dengan apik

Sementara, Cremonese tampil di Serie A 2025/2026 setelah hanya 2 tahun absen. Mereka meraih tiket promosi via jalur playoff di Serie B 2024/2025. Cremonese sebenarnya sukses mengawali musim dengan apik. Mereka tak terkalahkan dalam lima laga pertama, bahkan sempat mengalahkan AC Milan di San Siro.

Cremonese pun masih sempat bertahan di sepuluh besar klasemen hingga pekan 16. Namun, setelah itu performa mereka terus menurun. Cremonese mulai masuk zona degradasi pada pekan 28 dan kesulitan keluar. Mereka akhirnya dipastikan turun kasta pada pekan penutup karena kalah 1-4 dari Como 1907.

3. Burnley sudah naik-turun divisi selama 5 musim beruntun

Di EPL 2025/2026, dua klub promosi sukses bertahan, yaitu Sunderland dan Leeds United. Sementara, Burnley terdegradasi usai finis di peringkat 19. Padahal, Burnley promosi ke EPL dengan meyakinkan. Mereka finis sebagai runner-up EFL Championship 2024/2025 dengan koleksi seratus poin.

Burnley sudah berkutat di papan bawah sejak awal 2025/2026. Mereka mulai terdampar di peringkat 19 pada pekan 12 dan sejak itu tak bisa beranjak. The Clarets pun meneruskan tradisi buruk naik-turun divisi. Mereka selalu bolak-balik promosi dan degradasi dari EPL dalam 5 musim terakhir alias sejak 2021/2022.

4. FC Metz kembali degradasi usai promosi ke Ligue 1 via jalur playoff

Seperti Burnley, FC Metz juga selalu naik-turun divisi dalam 5 musim terakhir. Metz tampil di Ligue 1 Prancis 2025/2026 sebagai salah satu klub promosi. Mereka naik dari kasta kedua via jalur playoff setelah finis di peringkat ketiga klasemen. Namun, Metz lagi-lagi tak mampu bersaing di level tertinggi.

Metz sudah langsung terbenam di zona degradasi sejak pekan pertama. Mereka bahkan hanya sempat sekali keluar dari zona degradasi sepanjang musim, tepatnya pada pekan 14. Metz akhirnya terdegradasi sebagai juru kunci dengan koleksi hanya 17 poin. Itu adalah raihan poin terendah di antara seluruh tim anggota liga top Eropa 2025/2026.

5. Real Oviedo menjadi tim juru kunci dengan poin terbanyak di liga top Eropa 2025/2026

Real Oviedo juga menyelesaikan 2025/2026 sebagai juru kunci di klasemen liganya, yaitu LaLiga Spanyol. Namun, raihan Oviedo tak terlalu memalukan. Pasalnya, mereka sukses mengumpulkan 29 poin, melebihi koleksi tim-tim juru kunci lain di liga top Eropa.

Oviedo sendiri baru tampil lagi di LaLiga setelah 24 tahun absen. Tak heran jika mereka kesulitan bersaing sejak awal musim. Mereka masuk zona degradasi sejak pekan 8 dan tak bisa keluar hingga akhir. Raihan 6 kemenangan dan 11 hasil imbang menjadi percuma karena para pesaing Oviedo di papan bawah pun tampil cukup apik.

Pada 2026/2027 mendatang, liga top Eropa akan kembali diramaikan penampilan 14 klub promosi. Target minimal mereka tentu adalah bertahan di kasta tertinggi. Mampukah mereka mencapainya atau justru bernasib seperti lima klub di atas?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More
Piala Dunia 2026 dalam Angka

Piala Dunia 2026 dalam Angka

07 Jun 2026, 06:00 WIBSport