Kode Raksasa Tertidur dari Conte, Gantikan Carrick di MU?

Performa MU menurun pada awal musim 2026/27, dengan hanya satu kemenangan dalam lima laga terakhir.
Antonio Conte memberi sinyal ingin mengembalikan mental juara dan jati diri klub besar.
Gary Neville menilai karakter Conte tidak cocok dengan kultur Manchester United.
Take a Deeper Reads

Jakarta, IDN Times - Masa depan Michael Carrick di Manchester United sedang dipertanyakan. Ada potensi, Carrick dipecat karena performa MU di berbagai ajang pada awal musim 2026/27, mendadak terpuruk.
Setelah sempat mencatatkan start positif, MU mendadak susah menang dalam lima laga terakhirnya. Mereka cuma bisa menang sekali, itu pun atas klub sekelas Sabah FC di Liga Champions dengan skor 4-0. Sisanya, MU imbang dua kali dan menelan dua kekalahan pula, termasuk dari rival sekotanya, Manchester City.
Atas fakta tersebut, Carrick digadang-gadang akan didepak dari kursi manajer MU dan Antonio Conte diisukan menggantikannya.
1. Ada sinyal yang dilempar Conte
Sinyal Conte menggantikan Carrick makin kuat belakangan ini. Dalam sebuah wawancara, Conte sempat melempar sebuah kode, berharap bisa "membangkitkan raksasa tertidur" ketika dipercaya kembali melatih sebuah tim.
"Ketika Anda ke klub yang punya sejarah besar, bergelimang trofi, juara liga, dan sering menang, cuma bisa menghormatinya dengan satu cara, berambisi untuk mengembalikannya ke jalur tersebut, bertarung demi tujuan tertinggi," ujar Conte, dilansir The Athletic.
2. Mau mengembalikan jati diri sebuah raksasa yang tertidur
Conte menyatakan, basis utamanya ketika kembali melatih, terutama saat menangani raksasa yang tertidur, adalah membangkitkan mental juara. Sebab, hal tersebut sangat penting demi meningkatkan motivasi setiap pemain agar mau bersaing demi setiap trofi yang tersedia.
"Banyak klub yang entah mengapa, kehilangan jati diri atas sejarahnya. Saya mau menangani salah satu dari mereka, yang menafikan sejarahnya, dan mengembalikannya bersinar kembali. Klub di mana ada tekanan, Anda tahu tak bisa cuma ambil bagian, tapi juga harus berkompetisi," ujar Conte.
3. Ada nada sumbang soal isu Conte
Meski ada isu yang mengaitkan Conte dengan Setan Merah, tetap saja ada nada sumbang yang menyelimutinya. Menurut legenda MU, Gary Neville, Conte tak cocok dengan mantan timnya. Sebab, kultur MU berbeda dengan karakter Conte, meski selalu berhasil membangkitkan mental pemenang dari sebuah tim yang sedang terpuruk.
"Dia manajer hebat. Tapi, saya rasa beberapa manajer cuma cocok dengan segelintir klub. Saya berpikir, Conte gak cocok dengan MU, secara personal," kata Neville.


















