Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Kunjungan Terakhir Barcelona ke Markas PSG di LIga Champions

4 min read
3 Kunjungan Terakhir Barcelona ke Markas PSG di LIga Champions
potret stadion Paris Saint-Germain, Parc des Princes (pexels.com/TBD Traveller)
  • Barcelona menghadapi PSG di Parc des Princes pada matchday ketiga Liga Champions 2026/2027, membawa catatan 11 kemenangan beruntun sejak awal musim.
  • Dalam tiga lawatan terakhir Liga Champions ke kandang PSG, Barcelona kalah 0-4 pada 2017, imbang 1-1 pada 2021, dan menang 3-2 pada 2024.
  • Kemenangan 3-2 pada 2024 tidak cukup membawa Barcelona lolos karena PSG membalas 4-1 di Camp Nou; agregat akhir menjadi 6-4 untuk PSG.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Barcelona menantang Paris Saint-Germain (PSG) pada matchday ketiga Liga Champions Eropa 2026/2027. Parc de Princes, Paris, menjadi arena duel kedua tim pada Rabu (21/10/2026) pukul 02:00 WIB. Barcelona punya modal apik unbeaten sebelas laga dengan selalu menang sejak bergulirnya awal musim. Namun, riwayat kunjungan tidak menunjukkan demikian. Beberapa lawatan sebelumnya, Barcelona kerap kesulitan menang. Begini tiga kunjungan terakhir Barcelona ke markas PSG di Liga Champions per 19 Oktober 2026.

  1. 1. Barcelona dihantam empat gol tanpa balas pada kunjungan musim 2016/2017

    Sedekade lalu di Liga Champions 2016/2017, Barcelona dan PSG bersua di babak 16 besar. Pada leg pertama, Parc des Princes menjadi tempat bentrokan kedua tim. Barcelona bertandang ke Ibu Kota Prancis bersama Luis Enrique. Sayangnya, Barcelona mesti pulang dengan hasil buruk. Tanpa ampun, Barcelona dihajar 0-4 oleh PSG asuhan Unai Emery. 

    Barcelona dibuat tak berkutik pada laga ini. PSG memegang kendali permainan hingga membuat 16 peluang dengan 10 membahayakan. Sementara, Barcelona hanya menghasilkan 1 shot on target dari 6 kali percobaan. Meski secara kualitas skuad seimbang, Barcelona benar-benar tak bisa berbuat banyak. PSG mampu meredam agresivitas permainan sang tamu. 

    Pada babak pertama, PSG unggul 2-0 berkat gol Angel Di Maria dan Julian Draxler. Selepas jeda, PSG tak memberikan Barcelona kesempatan keluar dari tekanan. Di Maria kembali membobol gawang Barcelona hanya 10 menit setelah bola bergulir lagi. Edinson Cavani akhirnya mengunci kemenangan PSG setelah menghadirkan gol keempat jelang bubaran.

    Kendati kalah pada leg pertama, Barcelona mampu membalikkan keadaan ketika laga kandang di Camp Nou. Barcelona melakukan remontada dengan membungkam PSG dengan skor telak 6-1. Barcelona sukses melenggang ke perempat final berkat keunggulan agregat 6-5 atas PSG. 

  2. 2. Pada lawatan 2020/2021, Barcelona hanya bermain imbang kontra PSG

    Barcelona kembali bersua PSG di babak 16 besar Liga Champions 2020/2021. Setelah kemenangan bersejarah pada duel sebelumnya, kedua tim bertanding lagi dengan kondisi berbeda. Barcelona dilatih Ronald Koeman, sedangkan PSG ditangani Mauricio Pochettino. 

    Pada leg pertama di Camp Nou, Barcelona dipermalukan PSG lewat skor 1-4. Kunjungan ini mengusung misi membalikkan keadaan. Nahasnya, PSG masih terlalu tangguh sehingga tidak bisa dikalahkan di Parc des Princes. Barcelona hanya bisa menahan imbang dengan skor 1-1. 

    Sejatinya, Barcelona mendominasi jalannya permainan. Ini terbukti melalui catatan 21 peluang dengan 10 di antaranya tepat sasaran. Sementara, PSG hanya diberi kesempatan 7 kali mencoba dengan 3 membahayakan. Kendati begitu, PSG justru unggul dulu berkat gol penalti Kylian Mbappe pada menit 31. Beruntungnya, Lionel Messi membalas jelang jeda babak. 

    Pada babak kedua, Barcelona gagal membuahkan gol lagi. Meski melakukan gempuran ke pertahanan tuan rumah, tidak ada gol tambahan tercipta. Alhasil, skor 1-1 ini bertahan hingga akhir permainan. Barcelona gagal ke perempat final setelah kalah agregat 2-5 dari PSG.

  3. 3. Drama lima gol menghiasi kemenangan Barcelona di kandang PSG pada 2023/2024

    Barcelona dan PSG bertarung di perempat final Liga Champions 2023/2024. Pada leg pertama, Parc des Princes menjadi arena bentrokan kedua tim. Kali ini, Luis Enrique berada di kursi pelatih PSG. Sementara, Barcelona bertandang bersama Xavi Hernandez. 

    Secara prediksi, PSG berpeluang menang sebab ditangani Enrique yang lebih berpengalaman dan tahu betul skuad Barcelona. Namun, Xavi sebagai pelatih muda menunjukkan kualitasnya. Barcelona melewati drama lima gol untuk mendulang kemenangan 3-2 atas PSG.

    Kedua tim menampilkan permainan agresif dengan saling jual beli serangan. Pada babak pertama, Barcelona berhasil memimpin 1-0 berkat gol Raphinha. Setelah turun minum, PSG menggebrak dengan langsung mencetak dua gol cepat hanya 6 menit setelah kick-off. Ousmane Dembele menyamakan skor, diikuti gol Vitinha tak lama setelahnya. 

    Kecolongan dua gol membuat Barcelona meresponsnya dengan baik. Raphinha kembali mencatatkan namanya di papan skor untuk membuat 2–2. Setelah saling bergantian mengancam, Barcelona akhirnya mampu kembali mencetak gol menit 77. Kali ini, Andreas Christensen membawa Barcelona unggul 3-2. Hasil ini bertahan hingga akhir permainan. 

    Sayangnya, kemenangan susah payah di kandang PSG tersebut berbalik pada leg kedua. PSG membalas kekalahan tersebut dengan mempermalukan Barcelona di Camp Nou lewat skor telak 4-1. Hasil ini membuat PSG berhak ke semifinal berkat keunggulan agregat 6-4.

    Dari hasil di atas, Barcelona kerap kesulitan menang. Meski demikian, Barcelona punya kans besar untuk menang pada kunjungan kali ini. Performa gemilang pada awal musim menjadi modal berharga untuk mengalahkan tim Ibu Kota Prancis. Akankah terwujud?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More