Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

3 Kunjungan Terakhir Lazio ke Kandang Juventus di Serie A

3 min read
3 Kunjungan Terakhir Lazio ke Kandang Juventus di Serie A
ilustrasi pendukung Juventus (commons.wikimedia.org/Pasqualeiannucci)
  • Lazio akan menghadapi Juventus di Allianz Stadium pada pekan ketujuh Serie A 2026/2027, membawa rekor tak terkalahkan dalam enam laga awal musim.
  • Dalam kunjungan Serie A 2023/2024 dan 2024/2025, Lazio kalah 1-3 serta 0-1 dari Juventus; kekalahan kedua terjadi setelah kartu merah Alessio Romagnoli dan gol bunuh diri Mario Gila.
  • Pada lawatan 2025/2026, Lazio bermain imbang 2-2 meski sempat unggul dua gol; Juventus menyamakan skor lewat Pierre Kalulu pada menit 90+6.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Lazio bertandang ke Turin pada pekan ketujuh Serie A Italia 2026/2027. Pasukan Gennaro Gattuso menyambangi Allianz Stadium untuk menantang Juventus pada Senin (19/10/2026) pukul 01:45 WIB. Lazio datang dengan status belum terkalahkan dari enam laga awal musim. Konsistensi ini berusaha diteruskan oleh tim ibu kota. Namun, Lazio punya riwayat buruk belum pernah menang di markas Juventus dalam beberapa musim ke belakang. Seperti apa hasilnya? Berikut tiga kunjungan terakhir Lazio ke kandang Juventus di Serie A per 15 Oktober 2026.

  1. 1. Lazio menderita kekalahan dari Juventus pada kunjungan awal musim 2023/2024

    Lazio bertamu ke Allianz Stadium pada pekan keempat Serie A 2023/2024. Tim ibu kota saat itu masih ditangani oleh Maurizio Sarri. Sayangnya, pengalaman matang sang melatih gagal menghadirkan kemenangan. Lazio mesti takluk dengan skor 1-3 dari Juventus. 

    Sejak menit pertama, kedua tim mampu saling berbalas serangan. Namun, Juventus yang didukung penuh publik Turin berhasil unggul cepat ketika laga baru berjalan 10 menit. Dusan Vlahovic membuka keran gol tuan rumah. Tak berselang lama, Federico Chiesa kembali membuat Allianz Stadium bergemuruh. Hingga jeda babak, Lazio tertinggal 0-2. 

    Pada paruh kedua, Lazio mengubah gaya permainan demi memperkecil keadaan. Hasilnya terlihat dengan Luis Alberto membuat skor menjadi 1-2 pada menit 64. Sayangnya, Juventus langsung menambah gol hanya 3 menit kemudian. Vlahovic kembali menjebol gawang tim ibu kota yang dikawal Ivan Provedel. Lazio beberapa kali memberikan ancaman untuk mendekat dan mencegah kekalahan. Nahasnya, hasilnya nihil sehingga Lazio tetap kalah 1-3.  

  2. 2. Pada lawatan 2024/2025, Lazio kembali menelan kekalahan dari Juventus di Turin

    Musim anyar Serie A 2024/2025, Lazio bertandang lagi ke Turin. Kali ini, Lazio menyambangi markas Juventus bersama Marco Baroni sebagai pelatih anyar. Namun, hasilnya tetap sama dengan tim ibu kota menderita kekalahan 0-1 di Allianz Stadium. 

    Kekalahan Lazio ini tidak terlepas dari pincangnya skuad sejak awal permainan. Pada menit 24, Lazio harus kehilangan Alessio Romagnoli setelah terkena kartu merah. Praktis, kalah jumlah pemain membuat Lazio tampil bertahan. Meski begitu, gempuran demi gempuran yang dilancarkan Juventus mampu diredam. Skor 0-0 menghiasi akhir babak pertama. 

    Setelah jeda, Lazio masih mempertahankan permainan defensif karena kalah jumlah orang. Tuan rumah sempat dibuat frustrasi oleh kokohnya pertahanan Lazio. Sayangnya, pertahanan tim ibu kota runtuh juga pada menit 85. Gol bunuh diri Mario Gila membuat Lazio gigit jari. Pertahanan yang dibangun kokoh jebol jelang bubaran sehingga kalah pada akhir laga.

  3. 3. Lazio membawa pulang satu poin setelah menahan imbang Juventus pada 2025/2026

    Laga tandang terakhir Lazio ke Turin berakhir dengan tidak memuaskan. Meski tidak kalah, Lazio hanya mampu membawa pulang satu angka pada laga lanjutan pekan ke-24 Serie A 2025/2026 ini. Lazio dan Juventus mengakhiri pertarungan dengan skor imbang 2-2.

    Lazio sejatinya tidak dominan pada laga ini. Sebaliknya, Juventus sebagai tuan rumah agresif dengan berulang kali melakukan gempuran. Namun, Lazio mampu tampil kokoh pada babak pertama. Klinisnya lini serangan menjadi pembeda besar pada 45 menit pertama. Jelang jeda babak, Lazio justru mengejutkan membuat gol lewat Pedro Rodriguez untuk unggul 1-0.

    Selepas turun minum, Lazio menggebrak dengan menggandakan skor melalui Gustav Isaksen pada menit 47. Kendati memimpin dua gol, Lazio dibuat tak berdaya karena agresivitas Juventus. Tuan rumah memperkecil keadaan via gol Weston McKennie pada menit 59. Sayangnya, keunggulan Lazio gagal dipertahankan hingga akhir permainan. Juventus memaksa laga berakhir imbang setelah membuat gol melalui Pierre Kalulu pada menit 90+6.

    Menilik hasil di atas, Lazio selalu kesulitan menang. Lebih jauh lagi, kemenangan terakhir Lazio di kandang Juventus hadir hampir sedekade lalu pada 2017. Kini, Lazio punya peluang memutus tren negatif tersebut berbekal konsistensi performa pada awal musim. Menurutmu, mampukah Lazio mengalahkan Juventus di Allianz Stadium?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Di Balik Produksi Operasi Pesta Copet

Related Articles

See More