Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Kutukan 60 Tahun Santiago Bernabeu Bagi Inter Milan Tetap Berlanjut
Inter Milan jadi Scudetto Serie A musim 2025/26. (AFP/Piero Cruciatti)
  • Inter Milan kalah 1-2 dari Real Madrid pada laga pembuka fase liga Liga Champions 2026/27 di Santiago Bernabeu, sehingga gagal memutus tren buruk di stadion tersebut.
  • Opta mencatat Inter belum menang di Bernabeu selama 60 tahun sejak kemenangan 2-0 pada European Cup 1966/67, serta selalu kalah dalam enam pertemuan terakhir melawan Madrid.
  • Pelatih Christian Chivu tetap bangga terhadap keberanian dan performa pemain Inter, yang disebut datang ke Bernabeu dengan target mengalahkan Real Madrid, bukan sekadar meraih hasil imbang.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Jakarta, IDN Times - Inter Milan gagal meraih kemenangan dalam matchday pertama fase liga Liga Champions 2026/27 lawan Real Madrid. Kutukan Santiago Bernabeu berlanjut bagi tim Biru Hitam.

Dalam laga yang dihelat pada Rabu (9/9/2026) dini hari WIB itu, Inter kalah 1-2 dari Madrid. Hasil ini semakin menegaskan status Bernabeu sebagai tempat di mana mereka susah menang.

1. Tak bisa menang selama 60 tahun terakhir

Setiap jumpa Madrid, Inter selalu dilanda kesulitan. Malah, Opta mencatat, Inter dihinggapi kutukan tak pernah bisa menang 60 tahun di Santiago Bernabeu.

Terakhir kali Inter bisa menang atas Madrid di Bernabeu terjadi pada musim 1966/97. Ketika itu, mereka menang 2-0 atas Madrid dalam leg kedua perempat final European Cup 1966/97.

2. Enam pertemuan terakhir tak pernah menang

Torehan buruk di Bernabeu dalam 60 tahun terakhir ini, ditambah pula dengan catatan buruk Inter dalam enam pertemuan terakhir lawan Madrid. Mereka selalu kalah.

Selama enam pertemuan tersebut, Inter hanya mencetak tiga gol dan kebobolan 13 gol. Terakhir kali Inter menang atas Madrid terjadi pada musim 1998/99, itu pun di kandang mereka sendiri dengan skor 3-1.

3. Tetap ada rasa bangga untuk Inter

Pelatih Inter, Christian Chivu, mengaku tetap bangga akan anak-anak asuhnya meski kalah 1-2 dari Real Madrid. Dia melihat performa timnya begitu menjanjikan di pertandingan tersebut.

"Saya bangga melihat para pemain Inter Milan yang berani, datang ke Santiago Bernabeu bukan untuk hasil seri, melainkan untuk menang atas Real Madrid. Luar biasa," kata Chivu, dilansir Football Italia.

Curated For You

Editorial Team

Related Article