Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
4 Laga Pertama Mark van Bommel di Timnas Belgia, Belum Konsisten!
ilustrasi pertandingan sepak bola (pexels.com/tomfisk)
  • Mark van Bommel memulai era barunya bersama Belgia pada UEFA Nations League 2026/2027 setelah kegagalan di Piala Dunia 2026, dengan hasil yang masih naik turun.
  • Belgia menang 2-0 atas Italia lewat gol Mika Godts dan Dodi Lukebakio, lalu bangkit dari kekalahan 0-1 kontra Prancis dengan menundukkan Turki 3-0.
  • Prancis menjadi hambatan Belgia dengan dua kekalahan, termasuk 1-4 pada pertemuan kedua; Belgia mengoleksi enam poin dan menempati posisi ketiga Grup A.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Timnas Belgia memulai babak baru bersama Mark van Bommel sebagai pelatih pada Agustus lalu setelah kegagalan di Piala Dunia 2026. UEFA Nations League 2026/2027 menjadi panggung kompetitif pertama juru taktik 49 tahun itu. Kiprahnya bersama The Red Devils masih naik turun. Begini hasil empat laga awalnya memimpin Timnas Belgia per 9 Oktober 2026.

1. Laga perdana Mark van Bommel bersama Belgia mampu menghadirkan kemenangan

Mark van Bommel debut memimpin Belgia ketika bersua Italia pada partai pertama fase grup UEFA Nations League 2026/2027. Bertandang ke Stadio Olimpico di Roma, Belgia suksess membawa pulang tiga poin. Belgia berhasil menundukkan perlawanan Italia lewat skor 2-0. 

Laga ini berlangsung sengit sejak awal permainan. Menilik statistik, kedua kesebelasan sama-sama agresif. Belgia mampu melancarkan 19 peluang dengan 8 membahayakan. Sementara, Italia unggul tipis melalui 20 peluang dengan 6 di antaranya tepat sasaran. Meski begitu, klinisnya lini serangan membuat Belgia bisa memenangkan pertarungan ini. 

Gol pertama hadir melalui Mika Godts pada menit 20. Setelah unggul, Belgia terus melancarkan serangan. Italia juga sempat beberapa kali mengancam, tetapi Belgia tetap unggul 1-0 saat jeda babak. Seusai turun minum, Belgia dan Italia kembali berduel ketat. Performa apik Senne Lammens membuat gawang Belgia tetap utuh meski digempur terus menerus oleh para pemain Italia. Belgia akhirnya mengunci kemenangan melalui gol Dodi Lukebakio jelang akhir laga. 

2. Belgia kalah tipis 0-1 dari Prancis pada partai kedua UEFA Nations League

Setelah kemenangan meyakinkan pada partai pertama UEFA Nations League 2026/2027, Belgia harus merasakan pahitnya kekalahan. Kali ini, Belgia menderita kekalahan di markas sendiri ketika menjamu Prancis di King Baudouin Stadium. Belgia takluk 0-1 dari Prancis.

Sepanjang permainan, Belgia memang kerap dikurung oleh Prancis. Kendati begitu, Belgia sebetulnya bukan tanpa perlawanan. Sebanyak 12 peluang tercipta, tetapi hanya 2 yang tepat sasaran. Sementara, Prancis lebih agresif lewat 17 peluang dengan 6 on target. 

Sejatinya, Belgia hampir mendapatkan satu poin. Kedudukan imbang tanpa gol berlangsung hingga jelang bubaran. Sayangnya, kokohnya pertahanan Belgia jebol juga oleh Prancis. Michael Olise yang masuk sebagai pengganti menjadi supersub Prancis dengan membuat gol pada menit 88. Hingga peluit akhir permainan berbunyi, Belgia gagal menyamakan skor.

3. Belgia kembali ke jalur kemenangan dengan mengalahkan Turki tiga gol tanpa balas

Pada laga ketiga UEFA Nations League 2026/2027, Belgia bangkit setelah kalah dari Prancis. Bermain di kandang kontra Turki, Belgia berpesta gol. Mentas di Stade Maurice Dufrasne, Belgia mampu meredam perlawanan Turki dengan kemenangan 3-0. 

Sejak menit pertama, Turki menghadirkan perlawanan sengit. Namun, Belgia berhasil unggul cepat berkat gol Kevin De Bruyne pada menit 10. Setelah kecolongan, Turki berupaya menekan. Namun, tangguhnya pertahanan Belgia membuat keunggulan terjaga hingga jeda. 

Selepas jeda, Belgia tak mengendurkan serangannya. Memasuki menit 59, De Bruyne mencetak gol keduanya lewat sepakan spektakuler dari luar kotak penalti. Belgia lalu menambah derita Turki melalui gol sontekan Romelu Lukaku pada menit 76. Kendati Turki sempat beberapa kali mengancam, kemenangan tetap menjadi milik Belgia pada akhir laga.

4. Belgia mengalami kekalahan memalukan dari Prancis pada laga keempat

Setelah kemenangan telak atas Turki, Belgia justru dihajar Prancis pada laga keempat UEFA Nations League 2026/2027. Zinedine Zidane mengevaluasi permainan pada pertemuan perdana sehingga Prancis mampu menang meyakinkan. Belgia kalah telak 1-4 dari Prancis. 

Pada laga ini, Belgia benar-benar dibuat tak berdaya di Stade de France. Ini terbukti lewat catatan 5 peluang dengan hanya 2 tepat sasaran. Sementara, Prancis mendominasi melalui 24 percobaan dengan 9 membahayakan. Sejatinya, Belgia menghadirkan kejutan dengan mencetak gol melalui Dodi Lukebakio pada babak pertama. Namun, situasi berubah usai jead. 

Prancis bak mengamuk dengan memberondong gawang Belgia empat kali. Meski sempat kesulitan, keran gol tuan rumah terbuka melalui Desire Doue pada menit 77. Rayan Cherki lalu  menambah gol 4 menit kemudian. Michael Olise kembali menjadi bintang kemenangan lewat torehan brace-nya. Belgia mesti pulang tanpa poin setelah menderita kekalahan 1-4. 

Dari hasil di atas, racikan Mark van Bommel sejatinya cukup menjanjikan. Namun, Prancis menjadi satu-satunya pengganjal. Dua kekalahan membuat Belgia perlu berbenah pada laga-laga selanjutnya. Catatan 2 kemenangan dan 2 keimbangan itu membuat Belgia berada di tempat ketiga klasemen Grup A dengan koleksi enam poin, di bawah Prancis dan Italia.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

Related Article