Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

4 Laga Pertama Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026, Selalu Menang!

3 min read
4 Laga Pertama Spanyol Usai Juara Piala Dunia 2026, Selalu Menang!
ilustrasi pendukung Timnas Spanyol (pexels.com/Ludovic Delot)
  • Spanyol membuka UEFA Nations League pasca-juara Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-2 atas Inggris di Wembley, berkat gol penentu Mikel Oyarzabal setelah sempat tertinggal.
  • La Furia Roja kemudian menang 4-1 atas Kroasia dan 3-1 atas Ceko; Lamine Yamal mencetak gol pembuka dalam kedua laga serta menambah satu gol kontra Kroasia.
  • Pada kunjungan kedua ke Kroasia, Spanyol bangkit dari ketertinggalan untuk menang 2-1 lewat dua gol Mikel Merino, melengkapi empat kemenangan beruntun.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.

Tim Nasional Spanyol berhasil mencatatkan tren positif usai menjuarai Piala Dunia 2026. Dalam empat pertandingan pertama usai merengkuh gelar bergengsi tersebut, La Furia Roja selalu berhasil meraih kemenangan. Empat laga itu merupakan bagian dari UEFA Nations League yang berlangsung selama jeda internasional September–Oktober 2026.

  1. 1. Spanyol mempermalukan Inggris 3-2 di Wembley

    Duel kontra Inggris di Wembley Stadium pada 26 September 2026 menjadi pertandingan pertama Spanyol setelah Piala Dunia 2026. Pasukan Luis de la Fuente memulai laga dengan begitu baik, unggul 1-0 pada menit 2 berkat sepakan kaki kiri Lamine Yamal. Namun, tuan rumah berhasil menyamakan kedudukan melalui aksi Anthony Gordon dalam skema counter attack. Pada menit 40, La Furia Roja berbalik tertinggal 1-2 oleh gol Harry Kane dengan sundulan kepala.

    Beberapa pergantian pemain pada awal babak kedua menjadi kunci kebangkitan Spanyol. Pada menit 50, Alex Baena yang baru bermain selama 5 menit sukses membuat skor menjadi 2-2 lewat sepakan kaki kanan berkat assist Dani Olmo. Mikel Oyarzabal yang juga masuk pada menit 55 sukses muncul sebagai pahlawan kemenangan Spanyol. Ia mencetak gol dengan shooting kaki kiri berkat assist Baena pada menit 74.

  2. 2. Spanyol membantai Kroasia 4-1

    Situasi ketika menghadapi Inggris kembali terulang ketika Spanyol bertemu Kroasia pada 29 September 2026. Dua menit laga berjalan, Lamine Yamal sukses membawa La Furia Roja unggul lebih dahulu. Kroasia akhirnya berhasil menyamakan kedudukan lewat aksi Dion Beljo pada menit 28. Sebelum babak pertama berakhir, Spanyol berhasil kembali unggul lewat sundulan Marc Pubill pada menit 31.

    Babak kedua menjadi milik Spanyol dengan mencetak dua gol dan tak kebobolan satu gol pun. Berkat assist Pedri, Yamal membawa Spanyol unggul lebih jauh pada menit 63. Sontekan kaki kiri Nico Williams pada menit 89 lantas menjadi penutup kemenangan Spanyol sebagai tuan rumah.

  3. 3. Spanyol menaklukkan Ceko 3-1

    Spanyol memulai laga dengan baik ketika bertemu Ceko pada 3 Oktober 2026. Lagi-lagi, Lamine Yamal menjadi pencetak gol pembuka yang kali ini tercipta pada menit 6. Gol itu disusul oleh gol Rodri lewat sepakan kaki kanan pada menit 35 yang sekaligus menutup babak pertama dengan skor 2-0 untuk keunggulan La Furia Roja. 

    Usaha Ceko untuk menyamakan kedudukan berbuah gol pada menit 69. Melalui assist Adam Hlozek, Jiri Slama berhasil melakukan penyelesaian akhir dengan sempurna. Namun, Spanyol mampu kembali memberi perlawanan hingga mencetak satu gol lagi yang tercipta lewat aksi Mikel Merino dengan sepakan kaki kiri pada menit 89.

  4. 4. Spanyol mempermalukan Kroasia 2-1

    Spanyol mendapat giliran untuk bertandang ke markas Kroasia pada 6 Oktober 2026. Pasukan Luis de la Fuente harus tertinggal 0-1 lebih dahulu pada babak pertama. Satu-satunya gol itu dicetak Ivan Perisic melalui sundulan kepala.

    Tim tamu akhirnya bangkit pada babak kedua. Mikel Merino yang baru masuk pada awal babak kedua sukses menyamakan kedudukan dengan sepakan kaki kiri berkat assist Dani Olmo pada menit 61. Merino lantas muncul sebagai pahlawan La Furia Roja dengan gol penentu kemenangan pada menit 88.

    Empat kemenangan beruntun tersebut menunjukkan konsistensi Spanyol dalam menjaga performa setelah menjuarai Piala Dunia 2026. Lamine Yamal dan kolega juga memperlihatkan mentalitas kuat dengan mampu bangkit ketika menghadapi situasi tertinggal. Catatan positif ini menjadi modal berharga bagi La Furia Roja untuk melanjutkan tren kemenangan sekaligus menjaga peluang meraih gelar UEFA Nations League 2026/2027.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Dari Kebun Nilam ke Pasar Dunia

Related Articles

See More