Jakarta, IDN Times - "Untuk Malvinas, untuk Diego, untuk Leo Messi yang terakhir kalinya." Begitulah teriakan, sorakan, selebrasi dari ruang ganti Argentina usai menang atas Swiss dalam perempat final Piala Dunia 2026 di Kansas City Stadium, Minggu dini hari WIB (12/7/2026).
Pernyataan pertama, "untuk Malvinas", merupakan bentuk ekspresi politik yang digemakan para pemain Argentina karena sudah tahu akan berhadapan dengan Inggris di semifinal Piala Dunia 2026. Frasa itu tak sepele untuk Argentina dan memiliki luka mendalam secara historis, melibatkan Inggris pula.
Islas Malvinas (Pulau Malvinas) atau dalam pergaulan internasional dikenal sebagai Pulau Falkland, merupakan wilayah di Samudra Atlantik Selatan, seberang laut Britania Raya, sekitar 480 kilometer dari lepas pantai timur Argentina.
Wilayah ini menjadi sengketa antara Inggris dan Argentina. Akibat Pulau Falkland, perang besar terjadi selama 74 hari sejak 2 April hingga 14 Juni 1982 silam, menewaskan 649 tentara Argentina dan 255 serdadu Inggris.
