Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

Perjalaan Jannik Sinner Menjuarai Wimbledon 2026, Back-to-Back!

Perjalaan Jannik Sinner Menjuarai Wimbledon 2026, Back-to-Back!
ilustrasi tenis (pexels.com/Sami Abdullah)
Intinya Sih
  • Jannik Sinner sukses mempertahankan gelar Wimbledon 2026 usai menaklukkan Alexander Zverev di final empat set, sekaligus meraih Grand Slam kelima sepanjang kariernya.
  • Perjalanan Sinner menuju juara tidak mudah; ia sempat dipaksa bermain lima set di babak pertama sebelum tampil dominan hingga mengalahkan Novak Djokovic di semifinal.
  • Kemenangan back-to-back ini menegaskan dominasi dan konsistensi Sinner di lapangan rumput, memperkuat statusnya sebagai petenis nomor satu dunia dengan performa yang semakin matang.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Wimbledon 2026 resmi berakhir pada Minggu (12/7/2026), di London, Inggris. Gelar juara sektor tunggal putra kembali menjadi milik Jannik Sinner asal Italia setelah petenis nomor satu dunia itu mengalahkan Alexander Zverev dari Jerman dalam final empat set. Kemenangan tersebut membuat Sinner sukses mempertahankan gelarnya alias back-to-back juara Wimbledon sekaligus meraih gelar Grand Slam kelima sepanjang kariernya.

Keberhasilan itu semakin menegaskan dominasi Sinner di lapangan rumput dalam dua musim terakhir. Meski berstatus unggulan pertama, perjalanannya menuju gelar tidak sepenuhnya mulus karena sempat dipaksa bermain lima set pada babak pertama sebelum akhirnya tampil semakin dominan hingga partai final. Berikut perjalanan Jannik Sinner menjuarai Wimbledon 2026.

1. Meraih kemenangan dengan susah payah pada babak pertama

Jannik Sinner langsung menjalani laga sengit pada babak pertama Wimbledon 2026. Ia dihadapkan dengan Miomir Kecmanovic asal Serbia yang saat ini menghuni peringkat 59 dunia. Dalam duel pembuka itu, Sinner harus bermain hingga 5 set sebelum akhirnya mengunci kemenangan dengan skor 4-6, 6-3, 6-7, 6-2, dan 6-3. Kemenangan itu terhitung sebagai kemenangan kelima Sinner secara berturut-turut atas Kecmanovic.

2. Memulangkan petenis Portugal pada babak kedua

Memasuki babak kedua Wimbledon 2026, lawan yang dihadapi Jannik Sinner masih memiliki peringkat yang jauh di bawahnya. Pada babak ini, ia bersua Nuno Borges asal Portugal yang menduduki peringkat 52 dunia. Sinner memenangkan pertandingan ini dengan cukup mudah. Ia menyudahi perlawanan Borges 3 set langsung dengan skor 7-6, 7-6, dan 6-4. Kemenangan itu merupakan kemenangan kedua Sinner atas Borges sekaligus membuatnya memimpin rekor pertemuan dengan 2-0.

3. Membekuk petenis Amerika Serikat pada babak ketiga

Jannik Sinner masih menghadapi pemain dari papan bawah pada babak ketiga Wimbledon 2026. Kali ini, ia bersua petenis Amerika Serikat peringkat 76 dunia, yakni Jenson Brooksby. Sinner membukukan kemenangan dengan mudah pada laga ini. Ia menang 3 set langsung dengan skor 6-4, 6-3, dan 6-4. Berkat kemenangan itu, ia semakin unggul dalam rekor pertemuan dengan 2-0.

4. Menumbangkan petenis Jepang pada babak keempat

Pada babak keempat Wimbledon 2026, Jannik Sinner dipertemukan dengan petenis Jepang yang merangkak dari babak kualifikasi. Ia menghadapi Shintaro Mochizuki yang menghuni peringkat 115 dunia untuk pertama kalinya. Dalam pertarungan ini, Sinner mengunci kemenangan 3 set langsung dengan skor 6-3, 7-6, dan 6-3. Kemenangan itu praktis membawanya unggul dalam rekor pertemuan dengan 1-0.

5. Menaklukkan petenis Jerman pada perempat final

Meskipun sudah memasuki perempat final, Jannik Sinner masih dihadapkan dengan pemain nonunggulan. Pada babak ini, ia menghadapi Jen Lennard Struff asal Jerman yang berada di peringkat 41 dunia. Dalam laga yang menjadi pertemuan keempat mereka ini Sinner meraih kemenangan tiga set langsung. Ia menang dengan skor 7-5, 7-6, dan 6-3 untuk mengunci tiket semifinal. Kemenangan itu juga mempertegas keunggulannya dalam rekor pertemuan dengan 4-0.

6. Mengalahkan unggulan ketujuh pada semifinal

Jannik Sinner mulai menghadapi lawan sepadan di Wimbledon 2026 pada semifinal. Pada babak ini, ia bertemu unggulan ke-7 sekaligus peraih 7 gelar juara Wimbledon asal Serbia, yakni Novak Djokovic. Meskipun lawan semakin berat, Sinner tetap berhasil memenangkan laga dengan tiga set langsung. Ia menyingkirkan Djokovic dengan skor identik 6-4, 6-4, dan 6-4. Hasil tersebut membuat jarak keunggulan rekor pertemuan Sinner atas Djokovic semakin melebar dengan 7-5.

7. Menundukkan unggulan kedua asal Jerman pada final

Jannik Sinner bertemu pesaing terberatnya pada final Wimbledon 2026. Ia yang berstatus unggulan pertama bersua unggulan kedua, yakni Alexander Zverev asal Jerman. Pada pertempuran pemungkas ini, Sinner bermain hingga empat set. Ia sempat kehilangan set pertama sebelum akhirnya comeback dan memenangkan pertandingan dengan skor 6-7, 7-6, 6-3, dan 6-4. Kemenangan itu tidak hanya memastikan gelar juara, tetapi juga memperkuat dominasinya atas Zverev dalam rekor pertemuan dengan 11-4.

Keberhasilan mempertahankan gelar Wimbledon menjadi bukti konsistensi luar biasa yang ditunjukkan Jannik Sinner di level Grand Slam. Ia mampu bangkit dari awal turnamen yang cukup berat sebelum menutup kompetisi dengan performa yang semakin solid hingga mengangkat trofi juara.

Gelar back-to-back ini juga semakin mengukuhkan status Sinner sebagai salah satu petenis terbaik dunia saat ini. Dengan usianya yang masih berada di puncak karier, peluangnya untuk terus menambah koleksi gelar Grand Slam pada musim-musim mendatang masih sangat terbuka.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Curated For You
Topics
Editorial Team
Kidung Swara Mardika
EditorKidung Swara Mardika

Related Articles

See More