Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

Malaysia Siap Hadapi Teror Suporter Timnas Indonesia di SUGBK

2 min read
Malaysia Siap Hadapi Teror Suporter Timnas Indonesia di SUGBK
Winger Malaysia, Faisal Halim, sebelum berlatih di Lapangan A GBK, Minggu (27/9/2026). (IDN Times/Tino).
  • Malaysia menatap laga melawan Timnas Indonesia dengan optimisme dan target merebut tiga poin.

  • Faisal Halim meminta rekan-rekannya siap secara fisik dan mental menghadapi provokasi suporter.

  • Tan Cheng Hoe menilai atmosfer penonton dalam jumlah besar dapat meningkatkan semangat timnya.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apakah atmosfer suporter akan memengaruhi laga Malaysia?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Malaysia menatap laga kontra Timnas Indonesia pada Senin (28/9/2026) malam WIB di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), dengan optimisme. Mereka tidak ciut nyali menghadapi teror dari puluhan ribu suporter tuan rumah di SUGBK.

Rasa optimisme itu dilontarkan oleh sang bintang, Faisal Halim. Kapten Selangor FC itu menyatakan skuad Harimau Malaya siap bertempur demi memperebutkan tiga poin.

  1. 1. Malaysia tutup telinga

    IMG-20260925-WA0011.jpg
    Timnas Indonesia Ungguli Singapura, Debutan Luke Vickery Tampil Apik. (IDN Times/Tino Satrio)

    Pada laga perdana Timnas kontra Singapura, penonton di tribun belum terlalu ramai, hanya terisi 38.702 kursi. Namun, karena duel melawan Malaysia memiliki sisi emosional dan sarat rivalitas, penonton diprediksi akan melonjak lebih tinggi.

    Jika hal itu terjadi, Faisal mengajak rekan-rekannya untuk "menutup telinga" saat mendengar teror atau provokasi yang mungkin akan dilontarkan para pendukung Tim Merah Putih. Dia berharap Malaysia dapat masuk ke lapangan dengan mental baja.

    "Ya, kita tidak perlu risau atau khawatir dengan provokasi dari pendukung Indonesia. Yang saya harapkan, semua teman-teman saya bersiap sedia secara fisik dan mental," kata Faisal jelang latihan di Lapangan A Senayan, Minggu (27/9/2026).

  2. 2. Anggap suporter tuan rumah sebagai fans sendiri

    -
    Timnas Malaysia melakukan pemanasan sebelum berlatih di Lapangan A GBK, Minggu (27/9/2026). (IDN Times/Tino).

    Winger berusia 28 tahun itu juga punya cara tersendiri untuk menetralisir tekanan suporter tuan rumah. Caranya cukup unik, yakni menganggap mereka sebagai penggemar Malaysia.

    "Di dalam lapangan kami bermain 11 melawan 11. Hasil pertandingan kami sendiri yang menentukan di dalam lapangan. Pendukung dan fans hanya bisa memberikan semangat serta sorakan. Kami menganggap suporter Indonesia juga seperti fans kami sendiri yang memberikan semangat," ujar Faisal.

  3. 3. Pelatih Malaysia antusias

    -
    Pelatih Malaysia, Tan Cheng Hoe, sebelum menggelar latihan di Lapangan A GBK, Minggu (27/9/2026). (IDN Times/Tino).

    Optimisme serupa juga dilontarkan sang pelatih, Tan Cheng Hoe. Menurut Tan, sebuah tim sepak bola justru lebih suka menghadapi teror ratusan ribu suporter lawan ketimbang bermain dengan atmosfer yang hambar.

    "Saya pikir, suasana seperti ini justru membuat kami lebih bersemangat dan termotivasi. Lebih baik bermain di hadapan 100 ribu lebih penonton yang memberikan motivasi daripada bermain di hadapan 1.000 orang," kata Tan.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More