Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Mampukah Cristiano Ronaldo Bicara Banyak di Piala Dunia 2026?
Megabintang Al-Nassr, Cristiano Ronaldo (AFP / Fayez Nureldine)
  • Cristiano Ronaldo diprediksi tampil di Piala Dunia 2026 yang kemungkinan jadi ajang terakhirnya, demi mengejar satu-satunya trofi besar yang belum pernah ia menangkan.
  • Hugo Almeida yakin Ronaldo masih bisa tampil prima berkat disiplin dan gaya hidup sehatnya, meski usianya sudah 41 tahun saat turnamen berlangsung.
  • Ronaldo datang dengan modal kuat setelah sukses bersama Al Nassr, namun publik diingatkan untuk tidak berekspektasi terlalu tinggi terhadap performanya di level internasional.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Jakarta, IDN Times - Cristiano Ronaldo menjadi salah satu pemain yang aksinya paling dinantikan di Piala Dunia 2026. Edisi kali ini berpotensi menjadi penampilan terakhirnya di turnamen paling prestisius tersebut, mengingat usianya telah menginjak 41 tahun.

Karena itu, Piala Dunia 2026 bisa menjadi kesempatan terakhir bagi CR7 untuk mewujudkan ambisi mengangkat trofi yang selama ini belum pernah diraihnya.

Dari sekian banyak gelar bergengsi yang telah dikoleksi sepanjang kariernya, trofi Piala Dunia menjadi satu-satunya kepingan yang masih belum melengkapi lemari prestasi mantan kapten Real Madrid tersebut.

Di tengah keraguan soal faktor usia, mantan rekan setim Ronaldo di Portugal, Hugo Almeida, justru optimistis dengan sang megabintang. Namun, Almeida juga mengingatkan publik untuk tidak berekspektasi lebih pada Ronaldo.

1. Yakin CR7 datang dengan performa prima

Almeida yang pernah bahu-membahu bersama Ronaldo di Piala Dunia 2010 dan 2014, menolak anggapan masa keemasan sahabatnya itu sudah benar-benar habis. Ia melihat tren pesepak bola modern saat ini membuktikan usia kepala empat bukan halangan untuk tampil bugar di kompetisi elit.

Apalagi, Ronaldo dikenal menjadi pemain yang paling disiplin dalam menjaga pola hidup. Gaya hidup yang sehat nan disiplinnya bak sebuah dongeng, yang mungkin tidak semua orang bisa mengikutinya.

"Ronaldo terus mempersiapkan dirinya dengan semakin baik. Kompetisi itu adalah satu-satunya hal yang belum ada dalam daftar pencapaiannya dan sudah lama ia kejar. Saya percaya dia akan datang dalam kondisi yang sangat bagus," kata Almeida, dikutip dari Goal Internasional.

2. Tapi, jangan ekspektasi pada Ronaldo gak boleh selangit

Namun, Almeida meminta para penggemar agar realistis saat melihat permainan Ronaldo di Piala Dunia 2026. Publik tidak boleh lagi berharap melihat monster dalam diri CR7, seakan masih berseragam Manchester United atau Real Madrid.

"Sekarang kita tidak bisa mengharapkan Ronaldo bermain sebebas ketika berusia 20 atau 30 tahun. Namun, dia sangat berpengalaman, yang terbaik sepanjang masa, dan tanpa diragukan lagi dia masih bisa membuat perbedaan," ujar Almeida.

3. Ronaldo punya modal apik

Ronaldo datang ke Amerika Utara dengan modal apik. Dia berhasil membawa Al Nassr juara Saudi Pro League (SPL), dengan mencetak 28 gol dari 30 penampilan.

Di fase grup, Portugal mendapat kepungan dari kuda hitam, yakni Demokratik Kongo, Uzbekistan, dan Kolombia. Menarik untuk dinantikan, mampukah Ronaldo mengantarkan Portugal menjadi juara dunia untuk pertama kalinya, dan mengikuti jejak sang rival Lionel Messi?

Editorial Team

Related Article