Manchester City Masih Sempurna, Enzo Maresca Ogah Bahas Peluang Juara

Manchester City memenangkan seluruh laga awal musim 2026/27, kecuali Community Shield.
Tim memimpin Premier League setelah lima laga dengan catatan 20 gol, empat clean sheet, dan lima kali kebobolan.
Enzo Maresca memilih mengevaluasi tujuh pertandingan saat jeda internasional daripada membahas peluang juara.
Jakarta, IDN Times - Manchester City memasuki jeda internasional dengan wajah ceria berkat catatan sempurna. The Citizens memenangkan seluruh laga di awal kompetisi musim 2026/27, kecuali Community Shield.
Rapor kemenangannya adalah lima laga di Premier League, satu Liga Champions, dan sisanya Piala Liga Inggris. Statistiknya juga cukup mencolok, dengan 20 gol, empat clean sheet, dan baru lima kali kebobolan.
Erling Haaland dan kawan-kawan kini memasuki jeda internasional pertama musim ini dengan status pemuncak Premier League. Lantas, sudah beranikah mereka membicarakan peluang juara?
1. Masih terlalu dini bagi Enzo Maresca

Manajer Manchester City, Enzo Maresca (AFP / Glyn Kirk) Manajer ManCity, Enzo Maresca, rupanya belum mau membicarakan peluang juara. Maresca enggan sesumbar, karena Premier League baru berjalan lima matchday.
Mentalitas The Citizens peninggalan Pep Guardiola memang tampak tetap terjaga. Hanya saja, Maresca sadar kalau masih banyak batu sandung yang akan mereka temui ke depannya.
"Jauh lebih baik memenangkan pertandingan. Saat ini, tentu lebih baik memiliki tiga poin tambahan daripadatidak memilikinya. Namun, pada saat yang sama, kami tahu bahwa ini masih sangat awal," kata Maresca usai menang 5-3 atas Sunderland dikutip dari The Guardian.
2. Refleksi di jeda internasional

Pemain muda Manchester City, Floyd Samba (kanan), saat merayakan gol ke gawang Norwich City (AFP / Oli Scarff) Maresca senang ManCity berada di momentum yang bagus saat jeda internasional. Juru taktik berpaspor Italia itu ingin memanfaatkan rehat ini untuk merefleksikan tujuh pertandingan yang sudah dilalui.
"Jeda internasional sangat bagus. Kami bisa mengevaluasi apa yang sudah kami lakukan dan apa yang bisa kami lakukan dengan lebih baik. Pada saat yang sama, kami juga bisa sedikit lebih rileks," ucap Maresca.
3. Haaland paling moncer

Striker Manchester City, Erling Haaland, dengan gaya rambut barunya (AFP / Darren Staples) Dari tujuh pertandingan tersebut, Haaland menjadi predator sebagai top skor tim, dengan mencetak tujuh gol. Cherki kedua dengan empat gol, namun dilengkapi dengan dua assist.
Ujian berat langsung menanti ManCity selepas jeda internasional. Mereka dijadwalkan melawat ke markas Liverpool dalam lanjutan Premier League (11 Oktober) dan menjamu Paris Saint-Germain (PSG) di matchday kedua Liga Champions, empat hari setelahnya.
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)




















