Manchester United Dilarang Terlena, Carrick Soroti Bahaya Euforia

- Carrick menegaskan para pemain harus merasakan sensasi kemenangan sebagai esensi utama berkompetisi di level tertinggi.
- Carrick mengingatkan MU untuk tidak terlena dan tetap fokus pada persiapan matang dan kerja keras di lapangan.
- Para pemain dinilai mampu menyeimbangkan euforia kemenangan dengan kedisiplinan tinggi saat kembali ke sesi latihan.
Jakarta, IDN Times - Manchester United (MU) dijadwalkan melawat ke markas West Ham United dalam lanjutan Premier League musim 2025/26, Rabu (11/2/2026). Motivasi Setan Merah meninggi, berkat empat kemenangan beruntun pertamanya sejak Februari 2024.
Pelatih karteker MU, Michael Carrick, meminta anak-anak asuhnya untuk tidak ragu merayakan dan menikmati setiap kemenangan yang diraih. Meski selalu menekankan pentingnya tetap membumi, Carrick menilai emosi positif cukup vital bagi mentalitas tim.
1. Tanpa euforia, sepak bola hambar
Carrick menegaskan para pemainnya harus merasakan sensasi kemenangan. Baginya, itulah esensi utama mengapa mereka berkompetisi di level tertinggi sepak bola.
"Sepak bola akan terasa sedikit membosankan dan sia-sia jika Anda tidak melakukannya (merayakan kemenangan), jujur saja. Menangkan pertandingan adalah apa yang kita semua perjuangkan," ujar Carrick di laman resmi klub.
2. Percaya diri boleh, tapi jangan larut dalam euforia
Namun, Carrick mengingatkan MU untuk tidak terlena dalam euforia. Rasa percaya diri dari kemenangan sebelumnya harus dijadikan modal positif, bukan alasan untuk bersantai.
Tantangan terbesarnya adalah menyadari bahwa kemenangan itu diraih lewat persiapan matang dan kerja keras di lapangan. Terlalu percaya diri juga bahaya, karena akan mengendurkan kewaspadaan.
"Nikmati kemenangan, tapi jangan lupa kerja keras yang membawa Anda ke sana, dan jangan pernah anggap laga berikutnya akan mudah," kata Carrick.
3. Ruang ganti positif, Carrick gak khawatir
Kekhawatiran terlena akan euforia itu ternyata teratasi dengan baik. Para pemain dinilai mampu menyeimbangkan euforia kemenangan dengan kedisiplinan tinggi saat kembali ke sesi latihan.
"Para pemain telah mengelolanya dengan sangat baik, merasakan tingginya kemenangan, lalu kembali latihan dan fokus pada laga berikutnya. Kami harus menjaga hal itu terus berjalan," kata Carrick.

















