Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

ManCity Terancam Diusir dari Premier League, Bagaimana Skenarionya?

2 min read
ManCity Terancam Diusir dari Premier League, Bagaimana Skenarionya?
Manajer Manchester City, Enzo Maresca (AFP / Glyn Kirk)
  • Manchester City dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan pelanggaran aturan finansial berdasarkan laporan otoritas Premier League.

  • Pengusiran dari Premier League membutuhkan persetujuan minimal 15 klub pemegang saham dalam pemungutan suara khusus.

  • ManCity membantah tuduhan dan diberi tenggat hingga hari Jumat (2/10/2026) untuk mengajukan banding.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa hukuman yang paling tepat untuk Manchester City?
Share Article

Jakarta, IDN Times - Nasib Manchester City berada di ujung tanduk usai dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan pelanggaran aturan finansial (FFP). Keputusan mengejutkan tersebut tertuang dalam laporan setebal 40 halaman yang dirilis oleh otoritas Premier League.

The Citizens terbukti memanipulasi laporan keuangan dengan menggelembungkan pendapatan dan memangkas biaya operasional lebih dari 900 juta poundsterling (Rp21,3 triliun) sepanjang 2009-2018. Kini, ancaman berat menanti mereka, yakni diusir dari Premier League.

  1. 1. Skenario pengusiran ManCity

    Striker Manchester City, Erling Haaland, merayakan kemenangan atas Coventry City (AFP / Peter Powell)
    Striker Manchester City, Erling Haaland, merayakan kemenangan atas Coventry City (AFP / Peter Powell)

    Hukuman pengusiran dari Premier League bukan keputusan sepihak dari federasi, atau operator. Daily Mirror melansir, langkah ini mengharuskan adanya pemungutan suara khusus dari seluruh klub pemegang saham di kompetisi tersebut.

    Menurut regulasi, setidaknya butuh persetujuan dari 15 klub agar dianggap kuorum. Sementara itu, laporan dari The Independent, saat ini sentimen di antara klub-klub rival sangat tinggi dan sepakat untuk menendang ManCity.

  2. 2. Kenapa rival marah?

    Ilustrasi laporan keuangan. (IDN Times/Aditya Pratama)
    Ilustrasi laporan keuangan. (IDN Times/Aditya Pratama)

    Kemarahan para rival dipicu oleh temuan yang menyebut ManCity sampai membuat kontrak palsu dengan pihak sponsor. Nilai yang muncul itu untuk mengakali pembukuan keuangan.

    Laporan itu juga menyebut saksi yang dihadirkan pihak ManCity sengaja memberikan keterangan yang tidak benar dan dinilai tidak jujur. Di sisi lain, manajemen klub tetap membantah segala tuduhan.

  3. 3. Manchester City siap melawan lewat banding

    (Ilustrasi sidang) IDN Times/Sukma Shakti
    (Ilustrasi sidang) IDN Times/Sukma Shakti

    ManCity menegaskan tidak bersalah dan mengaku kecewa sekaligus terkejut dengan temuan yang diterbitkan oleh komisi independen. Pihak klub diberi tenggat waktu hingga Jumat (2/10/2026) waktu setempat untuk mengajukan banding.

    "Klub akan bersikap tanpa henti, dan bila perlu proaktif, di semua forum peraturan dan hukum yang sesuai," tulis pernyataan resmi klub, dikutip dari Daily Mirror.

Share Article
Editorial Team

Ambang Batas Jelang Pemilu 2029

Related Articles

See More