Jakarta, IDN Times - Nasib Manchester City berada di ujung tanduk usai dinyatakan bersalah atas 114 dakwaan pelanggaran aturan finansial (FFP). Keputusan mengejutkan tersebut tertuang dalam laporan setebal 40 halaman yang dirilis oleh otoritas Premier League.
The Citizens terbukti memanipulasi laporan keuangan dengan menggelembungkan pendapatan dan memangkas biaya operasional lebih dari 900 juta poundsterling (Rp21,3 triliun) sepanjang 2009-2018. Kini, ancaman berat menanti mereka, yakni diusir dari Premier League.
