Kekalahan menyakitkan di final Piala Dunia 2026 menyejajarkan takdir Lionel Messi dengan sang pendahulu, Diego Armando Maradona, pada 1990. Persamaannya tentu bukan trofi, tetapi ikatan takdir karena patah hati. Mereka sama-sama gagal mengulang kejayaan setelah juara Piala Dunia sebelumnya.
Keduanya sempat menyandang status juara bertahan pada 2026 dan 1990. Itu karena Maradona menjadi juara pada 1986 setelah menundukkan Jerman Barat dan Messi menjadi juara pada 2022 setelah menaklukkan Prancis dengan dramatis. Berada di atas angin dan dijagokan banyak kalangan di Piala Dunia setelah itu, mereka malah tertunduk lesu.
