Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

I.League Terapkan Face Recognition Saat Persija Lawan Persib di GBK

I.League Terapkan Face Recognition Saat Persija Lawan Persib di GBK
Persib vs Persija di semifinal Piala Presiden 2026. (Dok. LOC Piala Presiden 2026)
  • I.League menyiapkan pengamanan ekstra untuk Persija Jakarta melawan Persib Bandung di SUGBK pada 12 September 2026, termasuk penerapan teknologi pengenal wajah.
  • Kamera face recognition akan ditempatkan di titik dan sektor tribun berpotensi gesekan, terintegrasi dengan payment gateway resmi I.League, Sobat Liga.
  • Suporter yang terbukti anarkis dapat dilarang menonton di stadion seumur hidup; Persija dan Persib diminta mengedukasi serta menindak pelanggaran pendukung.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Jakarta, IDN Times - Operator kompetisi sepak bola Indonesia, I.League, menyiapkan pengamanan ekstra ketat untuk duel Persija Jakarta kontra Persib Bandung di Super League 2026/27.

Laga tersebut akan berlangsung di Stadion Utama Gelora Bung Karno (SUGBK), Jakarta, Sabtu (12/9/2026). Laga ini dipastikan mendapat pengawasan ketat untuk menjaga keamanan dan kondusivitas.

Salah satu langkah yang disiapkan I.League adalah menerapkan teknologi pengenal wajah atau face recognition. Teknologi tersebut akan digunakan untuk membantu petugas memantau dan mengidentifikasi suporter di sejumlah area stadion.

  1. 1. Face recognition terintegrasi dengan Sobat Liga

    Pertandingan Persib melawan Persija pada babak semifinal Piala Presiden 2026 dalam dokumentasi LOC turnamen.
    Persib vs Persija di semifinal Piala Presiden 2026. (Dok. LOC Piala Presiden 2026)

    Direktur Utama I.League, Ferry Paulus, menjelaskan kamera pemindai wajah akan ditempatkan di sejumlah titik dan sektor tribun yang dinilai berpotensi menimbulkan gesekan.

    Teknologi face recognition tersebut terhubung langsung dengan sistem payment gateway resmi milik operator kompetisi, yakni Sobat Liga.

    “Kami di I.League juga membuat sistem payment gateway bernama Sobat Liga, yang dapat mengakomodasi face recognition,” ujar Ferry Paulus saat ditemui awak media di Jakarta, Jumat (11/9/2026).

    Menurut Ferry, teknologi tersebut juga dapat membantu memetakan sejumlah titik yang dinilai berpotensi menjadi lokasi munculnya gangguan selama pertandingan.

    “Di beberapa titik sektor akan terlihat mana saja yang ada kemungkinan membuat hal-hal kegaduhan dan sebagainya,” sambung mantan petinggi Persija Jakarta tersebut.

  2. 2. Suporter anarkis terancam dilarang seumur hidup

    Pertandingan Persib melawan Persija dalam semifinal Piala Presiden 2026 yang didokumentasikan panitia turnamen.
    Persib vs Persija di semifinal Piala Presiden 2026. (Dok. LOC Piala Presiden 2026)

    Ferry menambahkan, penerapan teknologi pemindai wajah bertujuan memudahkan petugas keamanan dalam melakukan pemetaan sekaligus mengambil tindakan terhadap oknum yang memicu kericuhan.

    Suporter yang terbukti melakukan tindakan anarkis atau pelanggaran berat tidak hanya akan berurusan dengan aparat kepolisian. Mereka juga terancam mendapat sanksi sosial dan administratif dari pihak penyelenggara kompetisi.

    “Suporter yang terbukti anarkis bisa dijatuhi hukuman larangan menyaksikan pertandingan secara langsung di stadion seumur hidup,” tegas Ferry.

  3. 3. Persija dan Persib diminta ikut jaga kondusivitas

    Suasana pertandingan Persib melawan Persija pada babak semifinal Piala Presiden 2026 di lapangan hijau.
    Persib vs Persija di semifinal Piala Presiden 2026. (Dok. Persija)

    Selain memperketat pengamanan dari sisi operator, I.League juga meminta manajemen Persija Jakarta dan Persib Bandung berperan aktif dalam menjaga situasi tetap kondusif.

    Kedua klub diimbau terus memberikan edukasi kepada basis pendukung masing-masing. Manajemen juga diminta mengambil tindakan tegas terhadap suporter yang terbukti melakukan pelanggaran.

    Langkah tersebut diharapkan dapat mencegah terjadinya kericuhan dan memastikan duel Persija lawan Persib berlangsung aman, tertib, serta tetap menjadi pertandingan sepak bola yang menarik.

Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More