Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
Pertandingan Juventus versus Galatasaray di play-off babak 16 besar Liga Champions. (AFP / Isabella Bonotto)
  • Penyelidikan doping di Juventus pada era 1990-an justru menemukan percakapan yang mengarah pada dugaan pengaturan wasit di Serie A.

  • Rekaman telepon melibatkan Luciano Moggi dan Paolo Bergamo, lalu menyeret AC Milan, Fiorentina, serta Lazio dalam investigasi.

  • Juventus terdegradasi ke Serie B, dua gelar Scudetto dicabut, dan gelar 2005/06 diwariskan kepada Inter Milan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak terbesar dari skandal Calciopoli?
Vote Now
era 1990-an

Aparat kepolisian Italia menyelidiki dugaan penggunaan doping secara massal di kubu Juventus.

musim 2004/05 dan 2005/06

Dua gelar Scudetto Juventus kemudian dicabut FIGC.

2006

Skandal pengaturan wasit yang mengguncang Serie A terungkap melalui rekaman penyadapan telepon.

musim 2006/07

Juventus menerima hukuman turun ke kasta kedua atau Serie B.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak terbesar dari skandal Calciopoli?
Vote Now
  • What?
    Skandal Calciopoli tentang dugaan pengaturan wasit di Serie A terungkap melalui rekaman penyadapan telepon.
  • Who?
    Luciano Moggi, Paolo Bergamo, Juventus, serta AC Milan, Fiorentina, dan Lazio terseret dalam penyelidikan.
  • Where?
    Italia, dalam kompetisi sepak bola Serie A.
  • When?
    Skandal tersebut terjadi pada 2006, setelah penyelidikan yang menyoroti era 1990-an.
  • Why?
    Penyelidikan awalnya berfokus pada dugaan penggunaan doping secara massal di kubu Juventus, kemudian menemukan percakapan mencurigakan.
  • How?
    Tim penyidik menemukan dan mengumpulkan rekaman percakapan telepon yang melibatkan tokoh klub serta pejabat penunjuk wasit.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak terbesar dari skandal Calciopoli?
Vote Now

Penyidik Italia awalnya mencari bukti doping di Juventus, tetapi menemukan rekaman telepon tentang pengaturan wasit. Luciano Moggi berbicara dengan Paolo Bergamo, lalu beberapa klub ikut terseret. Juventus dihukum turun ke Serie B. Dua gelarnya dicabut, dan satu gelar diberikan kepada Inter Milan.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak terbesar dari skandal Calciopoli?
Vote Now

Penyadapan dalam kasus Calciopoli membantu penyidik menemukan percakapan yang mengungkap dugaan pengaturan kompetisi. Bukti rekaman tersebut kemudian menjadi dasar pengadilan untuk menjatuhkan vonis, sementara sanksi terhadap klub dan pencabutan gelar menunjukkan adanya proses pertanggungjawaban dalam sepak bola Italia.

This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Apa dampak terbesar dari skandal Calciopoli?
Vote Now

Jakarta, IDN Times - Masyarakat sempat dihebohkan kasus penyadapan yang menyeret mantan Kapolri, Listyo Sigit Prabowo, yang telah ditetapkan sebagai tersangka per Selasa (3/11/2026).

Bicara soal penyadapan, dunia sepak bola pernah menerapkan cara tersebut. Bedanya, pencurian informasi itu demi membongkar sebuah skandal, bukan sekadar mengintip percakapan atau rahasia penting.

Bagi pencinta sepak bola Italia, memori tentang Calciopoli pada 2006 lalu tentu tidak akan pernah bisa dihapus dari ingatan. Skandal pengaturan wasit yang mengguncang Serie A itu terungkap secara dramatis lewat rekaman penyadapan telepon.

1. Awalnya cari bukti doping, malah dapat skandal wasit

Usut punya usut, penyelidikan aparat kepolisian Italia awalnya tidak pernah menargetkan kasus pengaturan wasit pada awalnya. Mereka tengah fokus melakukan investigasi mendalam terkait dugaan penggunaan doping secara massal di kubu Juventus pada era 1990-an.

Namun, dalam proses pengumpulan bukti tersebut, tim penyidik justru tanpa sengaja "tersandung" pada percakapan telepon yang sangat mencurigakan. Rekaman sadapan itu melibatkan sejumlah tokoh sentral dan petinggi klub yang saling bertukar pesan untuk mengatur jalannya kompetisi.

Laporan BBC, isi rekaman itu merekam jelas percakapan Direktur Umum Juventus, Luciano Moggi. Dia tertangkap basah sedang berkomunikasi intens dengan Paolo Bergamo, pejabat yang berwenang menunjuk wasit untuk setiap pertandingan kasta tertinggi Italia kala itu.

2. Moggi sang diktator di balik layar Serie A

Dalam transkrip penyadapan yang bocor ke publik, terungkap betapa besarnya pengaruh Moggi dalam menentukan nasib wasit di Italia. Dia diduga kuat mengintervensi penunjukan pengadil lapangan agar Juventus selalu dipimpin oleh wasit yang menguntungkan mereka.

Mengutip The Guardian, percakapan gelap antara Moggi dan petinggi federasi ini memicu efek lebih besar, yang menyeret klub-klub elite lainnya. AC Milan, Fiorentina, hingga Lazio, akhirnya ikut terseret dalam pusaran investigasi karena diduga melakukan praktik kotor yang sama demi keuntungan tim.

Moggi selalu membantah keras segala tuduhan tersebut dan menolak dilabeli sebagai mafia sepak bola. Meski begitu, bukti rekaman suara tersebut sudah lebih dari cukup bagi pengadilan untuk menjatuhkan vonis berat dalam sejarah sepak bola Italia.

3. Kiamat kecil bagi Juventus dan sepak bola Italia

Dampak dari bocornya penyadapan ini menghadirkan kiamat kecil bagi Juventus dan kompetisi Serie A. Si Nyonya Tua menerima hukuman berat, ditendang secara paksa ke kasta kedua atau Serie B untuk musim 2006/07.

Selain degradasi, Juventus juga harus rela dua gelar Scudetto musim 2004/05 dan 2005/06 dilucuti oleh Federasi Sepak Bola Italia (FIGC). Gelar musim 2005/06 akhirnya diwariskan kepada Inter Milan, sementara klub-klub lain yang terlibat mendapat hukuman pengurangan poin yang signifikan.

Ikut pilih pandanganmu

Apa dampak terbesar dari skandal Calciopoli?

See More

Curated For You

Editorial Team

Related Article