Menilik Trade Kristaps Porzingis ke Golden State Warriors

- Warriors tidak mengorbankan aset NBA Draft dalam pertukaran Kristaps Porzingis
- Porzingis cocok dalam sistem permainan Warriors dengan tinggi, tembakan jarak jauh, dan produktivitas poin tinggi
- Cedera berpotensi mengganggu kiprah Porzingis bersama Warriors, namun mereka yakin bisa mengatasi hal tersebut
Golden State Warriors menjadi tim yang cukup menarik perhatian pada bursa pertukaran pemain NBA 2025/2026. Sebab, mereka santer dikaitkan dengan superstar Milwaukee Bucks, Giannis Antetokounmpo. Namun, upaya tersebut gagal terlaksana.
Kendati begitu, Warriors berhasil mendapat alternatif yang tidak kalah mumpuni. Dia adalah Kristaps Porzingis, center milik Atlanta Hawks. Porzingis tentu menjadi bala bantuan yang berarti bagi Stephen Curry dkk. Kehadirannya dipercaya bisa membuat serangan dan pertahanan Warriors makin meningkat.
1. Golden State Warriors tidak perlu mengorbankan aset NBA Draft dalam pertukaran Kristaps Porzingis
Merekrut Giannis Antetokounmpo membutuhkan pengorbanan besar bagi Golden State Warriors. Namun, hal itu tidak berlaku untuk pertukaran Kristaps Porzingis. Warriors hanya mengirim dua pemain, Jonathan Kuminga dan Buddy Hield, kepada Atlanta Hawks sebagai imbalan. Mereka pun masih bisa mengamankan aset NBA Draft yang berharga.
Langkah tersebut dinilai sangat tepat. Sebab, Warriors perlu mengontrol masa depan tim, terlebih era Stephen Curry akan segera berakhir karena usianya sudah menginjak 37 tahun. Warriors pun bisa memanfaatkan aset NBA Draft untuk menjaring pemain muda berbakat guna membangun fondasi tim.
Selain itu, dua pemain yang dikorbankan Warriors dalam pertukaran juga bukan sosok penting. Kuminga telah kehilangan kepercayaan dari Warriors pada 2025/2026 ini. Dia hanya diturunkan dalam 20 pertandingan dengan rata-rata 12,1 poin. Begitu pula dengan Hield yang berperan sebagai pelapis di posisi shooting guard. Dia melakoni 44 pertandingan, tetapi hanya mengemas rata-rata 8 poin.
2. Kristaps Porzingis merupakan sosok yang dibutuhkan dalam sistem permainan Golden State Warriors
Golden State Warriors merupakan tim yang dikenal dengan strategi small ball. Warriors jarang memakai center bertubuh tinggi. Namun, bergabungnya Kristaps Porzingis menghadirkan sosok yang selama ini dicari Warriors. Porzingis memiliki tinggi menjulang hingga 218 cm. Dia juga ditunjang dengan kemampuan menembak jarak jauh serta bisa melindung ring.
Profil tersebut sangat cocok dalam sistem permainan Warriors. Dengan postur tingginya, dia bisa meningkatkan kapasitas rebound dan blok Warriors. Untuk tim yang mengandalkan tembakan tripoin, Porzingis tentu akan banyak membantu. Dia mencatat persentase tembakan tripoin sebesar 36 persen musim ini.
Porzingis juga tipe center yang punya produktivitas poin tinggi. Dia telah mengemas rata-rata 17,1 poin di NBA 2025/2026 bersama Atlanta Hawks. Porzingis pun dapat mengatasi permasalahan Warriors yang sedang kekurangan mesin pendulang poin usai Jimmy Butler dilanda cedera ACL dan harus mengakhiri musim lebih cepat.
3. Cedera berpotensi menggangu kiprah Kristaps Porzingis bersama Golden State Warriors
Secara teori, kedatangan Kristaps Porzingis menjadi tambahan berarti bagi Golden State Warriors. Akan tetapi, ada faktor yang berpotensi menghambat kiprahnya, yaitu cedera. Porzingis memang rentan terkena cedera. Itu tampaknya imbas dari cedera ACL yang menimpanya pada 2018 silam.
Bahkan, musim ini, Porzingis baru melakoni 17 pertandingan sebelum dilanda tendinitis Achilles kiri. Meski menyadari konsekuensi tersebut, Warriors tetap yakin untuk mendatangkannya. Mereka percaya Porzingis bisa kembali sehat di bawah arahan direktur kedokteran olahraga dan performa, Rick Celebrini.
Debutnya bersama Warriors harus tentunda sementara waktu. Jika sesuai perkiraan, Porzingis baru bisa bermain setelah jeda NBA All-Star 2026. Apabila kondisinya sudah prima, dia akan sangat berguna untuk tim.
Golden State Warriors masih tampil inkonsisten di NBA 2025/2026. Mereka pun berupaya meningkatkan performa tim pada sisa musim agar setidaknya lolos ke playoff. Mendatangkan Kristaps Porzingis menjadi salah satu solusi yang coba dihadirkan. Kemampuan center asal Latvia itu sudah terbukti dan dianggap sesuai dengan kebutuhan Warriors. Menarik ditunggu bagaimana kelanjutan kiprah Porzingis bersama Warriors. Akankah membawa kesuksesan besar?

















