Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install

8 Musim Pertama Venezia Bermain di Serie A sebagai Tim Promosi

4 min read
8 Musim Pertama Venezia Bermain di Serie A sebagai Tim Promosi
ilustrasi pertandingan (unsplash.com/ksoni11)
  • Venezia akan tampil di Serie A 2026/2027 setelah menjuarai Serie B 2024/2025, menjadi penampilan kesembilan mereka di kasta tertinggi sebagai tim promosi.
  • Dari delapan musim promosi sebelumnya, Venezia hanya bertahan tiga kali: finis peringkat 10 pada 1939/1940, posisi 12 pada 1961/1962, dan urutan 11 pada 1998/1999.
  • Lima musim promosi lainnya berakhir dengan degradasi, termasuk posisi terbawah pada 1949/1950, 2001/2002, dan 2021/2022, serta peringkat 17 pada 1966/1967 dan 19 pada 2024/2025.
This section summary was AI-assisted and reviewed by our editorial team.
Share Article

Venezia kembali bermain di Serie A Italia pada 2026/2027. Mereka berhasil naik kasta berkat menjuarai Serie B 2024/2025. Sepanjang sejarahnya, ini menjadi musim kesembilan Venezia tampil di Serie A sebagai tim promosi. Berikut hasil dari delapan pengalaman pertamanya.

  1. 1. Venezia berakhir di posisi sepuluh di Serie A 1939/1940

    Venezia terbentuk pada 1907. Mereka lantas bermain di Serie A untuk pertama kalinya pada 1939/1940. Saat itu, klub berjuluk I Leoni Alati ini meraih tiket promosi berkat menjadi runner-up Serie B musim. Debut Venezia di Serie A kemudian berakhir cukup memuaskan. Mereka mampu bertengger di posisi 10 dari 16 peserta. Giuseppe Girani tercatat sebagai pelatihnya.

  2. 2. Venezia menjadi juru kunci di Serie A 1949/1950

    Venezia mampu bertahan selama 6 musim beruntun usai promosi ke Serie A untuk pertama kali pada 1939/1940. Mereka lantas terdegradasi pada 1946/1947 yang merupakan edisi perdana ketika kompetisi digelar lagi pasca-Perang Dunia II. Setelah 2 musim bermain di Serie B, Venezia akhirnya kembali ke Serie A sebagai runner-up. Naas, tim yang saat itu dilatih Ivo Fiorentini ini langsung turun kasta. Mereka berakhir di posisi 20 yang merupakan tempat terbawah.

  3. 3. Venezia duduk di posisi 12 di Serie A 1961/1962

    Venezia membutuhkan waktu selama 7 musim untuk kembali ke Serie A usai terdegradasi pada 1949/1950. Mereka promosi pada 1961/1962 sebagai juara Serie B. Setelah membawa Venezia naik kasta dengan status terhormat, Carlo Alberto Quario yang menjabat sebagai pelatih juga berhasil membuat klub bertahan dengan cukup meyakinkan. Mereka berakhir di posisi 12 dari total 18 kontestan.

  4. 4. Venezia berada di peringkat 17 dari 18 tempat yang tersedia di Serie B 1966/1967

    Venezia tidak mampu mempertahankan konsistensi di Serie A 1962/1963 setelah musim yang cukup memuaskan pada 1961/1962. Mereka pun terdegradasi. Klub lantas bertarung di Serie B selama 3 edisi beruntun. Mereka berhasil menjadi juara pada 1965/1966 sehingga berhak untuk kembali bermain di Serie A pada 1966/1967. Sayangnya, skuad yang dipimpin Armando Segato ini langsung terdegradasi lagi pada akhir kompetisi. Mereka menempati peringkat 17 dari 18 posisi yang tersedia.

  5. 5. Venezia bertengger di posisi sebelas di Serie A 1998/1999

    Venezia mengalami salah satu periode paling kelamnya usai terdegradasi dari Serie A pada 1966/1997. Mereka terjatuh hingga kasta keempat pada musim-musim berikutnya. Klub akhirnya bangkit pada 1997/1998. Mereka menjadi runner-up Serie B sehingga bisa mencicipi lagi Serie A pada 1998/1999. Setelah absen cukup panjang, tim yang saat itu dilatih Walter Novellino ini ternyata mampu menyelesaikan musim dengan cukup memuaskan. Mereka menempati posisi 11 dari 18 peserta.

  6. 6. Venezia terdegradasi di Serie A 2001/2002 di posisi buncit

    Setelah berakhir di posisi sebelas pada 1998/199, Venezia tidak mampu menghindar dari degradasi di Serie A 1999/2000. Namun, mereka berhasil kembali semusim kemudian. Dilatih Cesare Prandelli, Venezia promosi ke Serie A 2001/2002 berkat berakhir di posisi keempat di Serie B 1999/2000. Sayangnya, Venezia langsung terdegradasi lagi. Mereka menuntaskan musim di posisi 18 yang merupakan tempat terbawah.

  7. 7. Venezia kembali menjadi tim terbawah di Serie A 2021/2022

    Venezia kembali mengalami krisis setelah terdegradasi dari Serie A pada 2001/2002. Mereka sampai pernah bermain di kasta kelima pada 2011/2012. Pada 2020/2021, Venezia akhirnya berhasil meraih tiket promosi ke Serie A usai mengalahkan Chievo Verona, Lecce, dan Cittadella pada play-off. Namun, mereka tidak berdaya di Serie A 2021/2022. Tim asuhan Andrea Soncin tersebut menjadi juru kunci di posisi 20.

  8. 8. Venezia terdegradasi di Serie A 2024/2025 karena berakhir di posisi 19

    Sebelum 2026/2027, Venezia terakhir kali bermain di Serie A pada 2024/2025. Mereka saat itu promosi lewat play-off. Namun, tim yang diperkuat Jay Idzes ini cuma bisa duduk di posisi 19 sehingga harus rela menerima lagi degradasi.

    Venezia total sudah bermain di Serie A 14 kali sebelum 2026/2027. Delapan di antaranya dilalui dengan status tim promosi. Naas, hanya ada tiga kesempatan ketika mereka mampu terhindar dari degradasi setelah berhasil naik kasta. Lantas, bakal seperti apa nasib Venezia pada musim ini?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editorial Team

Related Articles

See More