Nasib Jalal Hassan di Ujung Tanduk Jelang Irak vs Prancis

- Graham Arnold membuka peluang rotasi kiper Irak jelang laga kontra Prancis setelah performa Jalal Hassan dikritik usai kebobolan empat gol melawan Norwegia.
- Arnold belum menentukan siapa penjaga gawang utama, sementara Ahmed Basil disebut sebagai kandidat kuat jika Jalal Hassan digantikan dalam laga penting Grup I Piala Dunia 2026.
- Sang pelatih menegaskan fokus tim adalah memperbaiki permainan sendiri meski mengakui kekuatan lini depan Prancis, bahkan sempat bergurau ingin menurunkan tiga kiper sekaligus.
Jakarta, IDN Times - Pelatih Timnas Irak, Graham Arnold, membuka peluang melakukan rotasi di posisi penjaga gawang saat anak asuhnya bersua Prancis dalam laga Grup I Piala Dunia 2026. Sang kapten, Jalal Hassan menjadi sorotan usai dinilai tampil kurang memuaskan di laga sebelumnya.
Duel Irak vs Prancis dijadwalkan bakal berlangsung di Philadelphia Stadium pada Selasa (23/6/2026) dini hari WIB. jelang duel kedua kesebelasan, posisi kiper utama yang selama ini nyaris tak tergantikan mulai dipertanyakan.
Kekalahan telak Irak 1-4 dari Norwegia membuat sejumlah aspek permainan mendapat evaluasi, temasuk soal performa Jalaldi bawah mistar gawang.
Nama Jalal Hassan menjadi bahan perbincangan setelah kebobolan empat gol saat menghadapi Norwegia. Meski kekalahan tak sepenuhnya menjadi tanggung jawab sang penjaga gawang, performanya tetap dipertanyakan.
1. Belum tentukan kiper utama Irak vs Prancis
Namun, Arnold mengaku belum mengambil keputusan terkait siapa yang akan menjadi pilihan utama saat Timnas Irak menghadapi Prancis.
"Saya belum membuat keputusan," ujar Arnold dalam konferensi pers di Philadelphia, dikutip L'Equipe.
Pernyataan tersebut langsung memunculkan spekulasi Jalal Hassan berpotensi kehilangan tempatnya di tim utama. Jika itu terjadi, Ahmed Basil menjadi kandidat terkuat mengawal gawang Irak dalam pertandingan yang diprediksi berlangsung berat.
Laga Irak vs Prancis memiliki arti penting bagi skuad Singa Mesopotamia. Setelah gagal meraih poin pada pertandingan pertama, Irak membutuhkan respons positif untuk menjaga peluang bersaing di fase grup Piala Dunia.
2. Akui kualitas Prancis dan soroti ancaman lini depan
Candaan Graham Arnold menyoratkan besarnya ancaman yang dimiliki lini depan Prancis. Arnold sendiri pernah merasakan langsung kekuatan tim asuhan Didier Deschamps saat masih menangani Australia pada Piala Dunia 2022.
Kala itu, Australia harus mengakui keunggulan Prancis dengan skor 1-4.
Meski demikian, Arnold menegaskan fokus utama Timnas Irak bukanlah memikirkan reputasi lawan, melainkan memperbaiki kekurangan yang terlihat pada pertandingan sebelumnya.
"Prancis memiliki banyak pemain hebat, tetapi yang terpenting adalah bagaimana kami fokus terhadap permainan kami sendiri," ujarnya.
Keputusan yang diambil Arnold diperkirakan tidak akan mudah. Selain berstatus kiper utama, Jalal Hassan juga merupakan kapten tim yang memiliki pengaruh besar di ruang ganti.
3. Graham Arnold sampai bergurau soal tiga kiper
Di tengah sorotan terhadap posisi penjaga gawang, Graham Arnold bicara mengenai kekuatan Prancis yang akan menjadi lawan Irak.
Pelatih asal Australia tersebut mengaku sangat menghormati kualitas skuad Les Bleus yang dihuni sejumlah pemain kelas dunia. Bahkan, ia sempat melontarkan candaan yang langsung menarik perhatian awak media.
"Saya bertanya apakah kami boleh memainkan tiga kiper sekaligus, tetapi mereka mengatakan tidak," kata Arnold sambil tertawa.
















