Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
Install
For
You

3 Kemenangan Pertama Norwegia di Piala Dunia, Libas Irak 4-1!

3 Kemenangan Pertama Norwegia di Piala Dunia, Libas Irak 4-1!
ilustrasi sepak bola (pixabay.com/planet_fox)
Intinya Sih
  • Norwegia menandai kembalinya ke Piala Dunia 2026 dengan kemenangan telak 4-1 atas Irak, menjadi kemenangan ketiga mereka sepanjang sejarah turnamen tersebut.
  • Kemenangan pertama Norwegia di Piala Dunia terjadi pada 1994 saat mengalahkan Meksiko 1-0 lewat gol tunggal Kjetil Rekdal di menit-menit akhir laga.
  • Pada edisi 1998, Norwegia mencatat kemenangan bersejarah atas Brasil dengan skor 2-1 setelah Tore Andre Flo dan Kjetil Rekdal mencetak gol penentu di babak kedua.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)
Share Article

Tim Nasional Norwegia menandai kembalinya mereka ke Piala Dunia dengan meraih kemenangan telak pada laga pertama fase grup edisi 2026. Dalam duel kontra perwakilan Asia, Irak, pada 17 Juni 2026, mereka unggul 4-1 pada akhir laga. Selain berbuah tiga poin, hasil positif tersebut juga menjadi kemenangan ketiga yang pernah didapat Norwegia sepanjang sejarah Piala Dunia.

1. Timnas Norwegia mengalahkan Meksiko 1-0 pada 1994

Kemenangan pertama Timnas Norwegia di Piala Dunia didapat ketika melakoni pertarungan dengan Meksiko pada fase grup edisi 1994. Kedua tim harus puas menutup duel pada babak pertama dengan tanpa gol di Robert F. Kennedy Memorial Stadium pada 19 Juni 1994. Kjetil Rekdal lantas muncul sebagai pahlawan kemenangan Norwegia dengan golnya pada menit 85 yang sekaligus menjadi satu-satunya gol pada laga ini.

Gol tersebut berawal dari clearance pemain Meksiko yang justru membuat bola terbang ke atas sebelum jatuh ke kaki Jan Age Fjortoft di sisi kanan. Fjortoft sempat mencoba melewati satu pemain lawan, namun pergerakannya mampu ditahan. Rekdal kemudian tiba-tiba muncul dari belakang dan menyambar bola dan melakukan dribel sebelum melepaskan shooting mendatar ke sisi kanan gawang lawan.

2. Timnas Norwegia taklukkan Brasil pada 1998

Timnas Norwegia mencatatkan kemenangan bersejarah pada fase grup Piala Dunia 1998. Bertarung dengan tim kuat, Brasil, di Orange Velodrome, mereka berhasil meraih poin penuh dengan keunggulan tipis 2-1. Hasil positif ini dimulai dengan tak adanya gol yang tercipta selama babak pertama.

Brasil berhasil unggul lebih dahulu pada menit 78. Gol itu hadir lewat sundulan kepala Bebeto menyambut umpan Denilson. Namun, Norwegia memberi respons apik dengan mencetak gol penyama kedudukan 5 menit berikutnya. Tore Andre Flo mencatatkan namanya di papan skor dengan shooting kaki kanan berkat assist Stig Inge Bjornebye.

Lagi-lagi, Kjetil Rekdal muncul sebagai pahlawan kemenangan timnya. Berawal dari Andre Flo yang dijatuhkan di dalam kotak penalti, wasit memberi hadiah penalti kepada Norwegia. Rekdal yang bertugas sebagai eksekutor berhasil melakukan tugasnya dengan sempurna dan membuat Norwegia menutup laga dengan kemenangan 2-1.

3. Bersua Irak, Timnas Norwegia menang telak pada laga pertama edisi 2026

Usai absen sejak 1998, Timnas Norwegia kembali hadir di Piala Dunia pada 2026. Mereka dipertemukan dengan Irak pada laga pertama fase grup. Skuad besutan Stale Solbakken berhasil unggul 1-0 pada menit 29 lewat sepakan kaki kiri Erling Haaland. Namun, keunggulan tersebut hanya bertahan selama 10 menit dengan Aymen Hussein mencetak gol penyama kedudukan.

Sebelum babak pertama berakhir, Norwegia kembali unggul. Haaland mencetak gol keduanya dengan sepakan kaki kanan pada menit 43. Keunggulan tersebut membuat Norwegia tampil lebih percaya diri pada babak kedua.

Orjan Nyland yang menjaga gawang Norwegia berhasil tak kebobolan selama babak kedua. Sementara itu, timnya berhasil menambah dua gol dan menutup laga dengan kemenangan telak 4-1. Gol pemain pengganti, Leo Ostigard, pada menit 76 disusul gol bunuh diri Aymen Hussein pada injury time babak kedua.

Performa meyakinkan Timnas Norwegia pada laga pertama fase grup Piala Dunia 2026 menegaskan kelayakan mereka untuk tampil di ajang ini usai absen cukup lama. Hasil positif tersebut juga berpotensi berlanjut pada laga-laga berikutnya. Dengan skuad berisi pemain-pemain berkualitas, mampukah Norwegia lolos dari fase grup atau bahkan melangkah lebih jauh hingga merebut gelar juara?

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share Article
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Gagah N. Putra
EditorGagah N. Putra

Related Articles

See More