Gian Piero Gasperini mengakhiri masa baktinya bersama Atalanta selama 9 tahun pada Juni 2025. Ia memutuskan hengkang ke AS Roma pada musim panas 2025. Gasperini dituntut membawa kembali AS Roma ke papan atas Serie A dan lolos ke Liga Champions Eropa (UCL). Ia sukses menjawab ekspektasi tersebut usai I Giallorossi finis di peringkat ke-3 klasemen akhir Serie A 2025/2026.
Gasperini kemudian memulai Serie A 2026/2027 dengan rekor positif usai memenangkan tiga pekan pertama. Selain itu, ia mengukir rekor apik dengan meraih delapan kemenangan beruntun di Serie A bersama AS Roma. Berbeda dengan Garcia dan Spaletti, Gasperini menorehkan catatan apik tersebut dalam dua musim berbeda, yaitu akhir 2025/2026 dan awal 2026/2027. Lebih detail, AS Roma asuhan Gasperini mencatat lima kemenangan beruntun pada pekan 34--38 Serie A 2025/2026. Tren tersebut berlanjut ketika ia memimpin I Giallorossi memenangkan tiga laga beruntun pada pekan 1--3 Serie A 2026/2027.
Ketiga pelatih AS Roma di atas berhasil mengukir rekor apik dengan mencatat delapan atau lebih kemenangan beruntun di Serie A. Mereka sukses membawa AS Roma melaju ke Liga Champions usai membawa I Giallorossi finis di peringkat empat besar klasemen akhir Serie A. Namun, belum ada dari ketiganya yang mampu membawa AS Roma menjuarai Serie A. Mampukah Gasperini memecahkan rekor tersebut pada 2026/2027?