Pelatih Bayern Munich Terima 450 Ancaman Pembunuhan, Ngeri!

Jakarta, IDN Times - Pelatih Bayern Munich, Julian Nagelsmann, ternyata menerima 450 ancaman pembunuhan. Nagelsmann menerimanya setelah Bayern terdepak dari Liga Champions gara-gara kalah secara agregat dari Villarreal dengan skor, 1-2.
Sebenarnya, jumlah tersebut merupakan akumulasi dari ancaman pembunuhan yang diterima sejak perempat final leg 1. Ya, ketika Bayern kalah di leg 1 dari Villarreal, Nagelsmann sudah mulai menerima ancaman pembunuhan itu.
1. Ibu Nagelsmann juga terseret

Tak cuma Nagelsmann yang jadi korban ancaman pembunuhan. Ibu Nagelsman ternyata juga ikut jadi korban.
Ancaman ini muncul di berbagai platform. Kebanyakan, muasuk lewat akun media sosialnya.
"Kadang-kadang, mereka membawa-bawa ibu saya. Itu berlebihan. Ancamannya meningkat ketika kami main dengan tiga bek," ujar Nagelsmann dikutip Marca.
2. Terima kritik, tapi...

Sebenarnya, kritik menjadi bagian yang umum dari pekerjaan sebagai pelatih. Nagelsmann menyadari hal tersebut. Namun, fenomena ini sangat kelewatan.
"Normal, bagian dari pekerjaan. Misalnya kritik dari Karl-Heinz Rummenigge jadi hal yang bisa saya terima. Tapi, saya tak bisa ketika ada 450 ancaman pembunuhan menghampiri," kata Nagelsmann.
3. Nagelsmann memang tak disukai fans Bayern

Nagelsmann sepertinya memang tak disukai oleh fans Bayern. Sebab, dia selalu menerima teror ketika Bayern kalah. Tapi, ternyata ketika Die Roten menang, Nagelsmann tetap menerimanya.
"Saya menerima ancaman pembunuhan setiap laga, entah menang atau kalah. Saat tersingkir dari sebuah kompetisi, wajar kalau pelatih dikritik. Saya menerimanya, dan mencoba fokus bekerja," terang Nagelsmann.



















