4 Pelatih Inggris yang Menang 3 Laga EPL Perdana Secara Beruntun

Liam Rosenior menorehkan catatan apik kala Chelsea meraih kemenangan dramatis 3-2 atas West Ham United pada pekan ke-24 English Premier League (EPL) pada 31 Januari 2026. Ia menjadi salah satu dari empat pelatih Inggris yang mampu memenangkan tiga laga perdana di EPL secara beruntun. Rekor ini cukup spesial mengingat tidak banyak pelatih lokal yang mampu mengukir rekor tersebut di EPL.
Termasuk Rosenior, inilah empat pelatih Inggris yang memenangkan tiga pertandingan pertamanya di EPL secara berturut-turut.
1. Bobby Gould meraih tiga kemenangan beruntun kala mengawali kiprahnya di EPL sebagai pelatih pada 1992/1993
Bobby Gould mengawali kariernya di Premier League sebagai pelatih kala menukangi Coventry City pada 1992/1993. Ia menjadi pelatih pertama Coventry City kala liga Inggris berganti format dari First Division ke EPL pada musim tersebut. Gould mengawali kiprahnya di EPL dengan catatan impresif.
Ia memenangkan tiga laga pertamanya secara beruntun dari pekan pertama sampai ketiga. Coventry City kala itu menang 2-1 atas Middlesbrough pada pekan pertama, 2-0 atas Tottenham Hotspur pada pekan kedua, dan 2-1 atas Wimbledon FC pada pekan ketiga. Sayangnya, Gould hanya mengoleksi 53 penampilan EPL usai dipecat Coventry City pada Desember 1993.
2. Sam Allardyce mengalahkan lawan-lawannya kala melakoni tiga laga perdananya di EPL pada 2001/2002
Sam Allardyce merupakan salah satu pelatih Inggris dengan reputasi mentereng. Meski tidak pernah melatih klub-klub papan atas, prestasinya cukup impresif kala menangani tim-tim papan tengah, seperti Bolton Wanderers, Newcastle United, West Ham United, Sunderland, dan Crystal Palace. Allardyce memulai kiprahnya sebagai pelatih di EPL ketika menukangi Bolton Wanderers pada 2001/2002.
Ia memenangkan tiga laga perdananya dengan catatan impresif. Bolton asuhan Allardyce menang 5-0 atas Leicester City pada pekan pertama, 1-0 atas Middlesbrough, dan 2-1 atas Liverpool pada pekan ketiga EPL 2001/2002. Secara keseluruhan, ia meraih 178 kemenangan, 146 berimbang, dan 217 kekalahan dalam 541 pertandingan di EPL.
3. Craig Shakespeare menang lima kali beruntun kala mengawali kiprahnya sebagai pelatih di EPL pada 2016/2017
Craig Shakespeare ditunjuk sebagai pelatih interim Leicester City setelah Claudio Ranieri dipecat pada Februari 2017. Awalnya, ia hanya dikontrak sampai akhir 2016/2017. Namun, performa Leicester City kala dilatih Shakespeare cukup impresif sampai akhir 2016/2017.
Ia meraih 5 kemenangan beruntun kala melakoni 5 laga EPL perdana sebagai pelatih. Leicester City asuhan Shakespeare mengalahkan tim-tim seperti Liverpool, Hull City, West Ham United, Stoke City, dan Sunderland. Sayangnya, ia dipecat Leicester City usai hanya meraih 1 kemenangan dalam 8 laga EPL 2017/2018 pada Oktober 2017.
4. Liam Rosenior mengawali kariernya di EPL sebagai pelatih Chelsea dengan menang tiga kali beruntun pada 2025/2026
Liam Rosenior tidak begitu diperhitungkan ketika Chelsea memecat Enzo Maresca pada Januari 2026. Sosoknya tidak begitu dikenal dan pengalaman melatih RC Strasbourg dinilai kurang selevel dengan klub besar seperti Chelsea. Namun, Rosenior membuktikan potensinya sebagai pelatih muda yang sedang naik daun.
Ia memenangkan tiga pertandingan perdananya di EPL pada pekan ke-22--24. Chelsea asuhan Rosenior menang 2-0 atas Brentford pada pekan 22, 3-1 atas Crystal Palace pada pekan 23, dan 3-2 atas West Ham United pada pekan 24 EPL 2025/2026. Rosenior menjadi pelatih Inggris pertama Chelsea yang mampu menorehkan catatan apik dengan memenangkan tiga laga EPL pertamanya.
Dari empat pelatih Inggris di atas, baru Allardyce yang terbilang cukup sukses dalam melatih klub-klub papan tengah EPL. Meski tidak pernah meraih gelar juara atau lolos ke kompetisi antarklub Eropa, ia memberikan kestabilan kepada semua tim yang pernah dilatihnya. Mampukah Rosenior melebih pencapaian Allardyce dan membawa Chelsea bersaing memperebutkan gelar juara EPL dalam beberapa musim ke depan?


















