3 Pelatih Jerman Nirmenang dalam 2 Laga Pertama sebelum Juergen Klopp

- Juergen Klopp belum meraih kemenangan dalam dua laga awal sebagai pelatih Jerman: imbang 1-1 melawan Belanda, lalu kalah 0-1 dari Yunani.
- Sebelumnya, Otto Nerz, Sepp Herberger, dan Helmut Schoen juga gagal menang dalam dua laga pertama bersama Jerman, dengan hasil imbang atau kekalahan.
- Meski start mereka tanpa kemenangan, Nerz membawa Jerman finis ketiga Piala Dunia 1934, sedangkan Herberger dan Schoen mempersembahkan gelar Piala Dunia.
Juergen Klopp tidak mampu mempersembahkan kemenangan dalam dua pertandingan pertamanya sebagai pelatih Timnas Jerman. Mereka imbang 1-1 dengan Belanda pada 24 September 2026 dan kalah 0-1 dari Yunani 3 hari berselang. Sebelum Klopp, terdapat tiga sosok yang mengalami nasib serupa.
1. Jerman imbang 0-0 dan kalah 1-2 dari Belanda dalam dua laga pertama dipimpin Otto Nerz
Timnas Jerman terekam melakoni pertandingan perdananya pada 5 April 1908 yang berakhir kekalahan 3-5 dari Swiss. Namun, skuad baru benar-benar dipimpin sosok pelatih tunggal pada 1923. Pria yang mendapat tanggung jawab tersebut adalah Otto Nerz, mantan pesepak bola amatir yang berprofesi sebagai dokter. Sebelumnya, para pemain dipilih langsung oleh federasi.
Dua pertandingan Jerman bersama Nerz dilalui dengan melawan Belanda. Mereka imbang tanpa gol pada 10 Mei 1923. Kedua tim lantas baru kembali bertarung pada 29 Maret 1925. Jerman kalah 1-2 akibat gol Rieks de Haas pada menit 34 dan Wim Volkers pada menit 51. Sementara, satu gol yang memperkecil kekalahan mereka dicetak dari Kurt Voss pada menit 78.
Meski begitu, Nerz juga sebetulnya menjalani dua pertandingan pertamanya tersebut dengan kapasitas interim. Federasi baru resmi menunjuknya sebagai pelatih pada 1926. Pria yang lahir pada 21 Oktober 1982 ini kemudian menukangi tim selama 1 dekade. Nerz berhasil membawa Jerman berakhir di posisi ketiga di Piala Dunia 1934. Ia meninggal pada 19 April 1949.Â
2. Dua laga pertama Jerman bersama Sepp Herberger berakhir imbang 2-2 dengan Italia dan Belanda
Federasi sepak bola Jerman (DFB) mulai kehilangan kepercayaan kepada Otto Nerz usai kekalahan 0-2 dari Norwegia pada perempat final Olimpiade 1936. Mereka kemudian memberinya lima kesempatan tambahan sampai akhirnya mencopotnya dari kursi pelatih setelah dipermalukan Skotlandia 0-2 dan Irlandia 2-5. Manajemen lantas menggantikan Nerz dengan Sepp Herberger yang merupakan asistennya. Berbeda dengan Nerz, Herbeger pernah berkarier sebagai pemain pada 1914—1930. Pria yang lahir pada 28 Maret 1897 ini memimpin Jerman untuk pertama kali pada 14 November 1936. Mereka beruji coba dengan Italia di Olimpiastadion Berlin melawan Italia. Jerman berbalik unggul berkat brace Otto Siffling (35’, 40’) usai tertinggal akibat gol Gino Colaussi (2’). Sayangnya, mereka gagal menang gara-gara gol Giovanni Ferrari (52’).
Pertandingan kedua Herberger juga berakhir dengan skor 2-2. Mereka ditahan Belanda di Rheinstadion pada 30 Januari 1937. Brace Ernst Lehner (26’, 75’) dibalas Henk van Spaandonck (40’, 90’). Meski begitu, dua imbang ini ternyata bukanlah hasil yang buruk. Pasalnya, Herberger mampu membawa Jerman tidak terkalahkan dalam 14 laga berikutnya dengan 11 di antaranya berupa kemenangan dan 10 terjadi secara beruntun. Sayangnya, ia cuma bisa memimpin tim melangkah sampai 16 besar di Piala Dunia 1938. Herberger kemudian tetap mengasuh Timnas Jerman sampai mereka dihukum FIFA pada 1942 akibat Perang Dunia II. Ketika sanksi dicabut pada 1950, DFB lantas kembali memercayai Herberger. Empat tahun berselang, mereka yang kini berstatus Jerman Barat berhasil menjadi juara Piala Dunia untuk pertama kalinya.
Herberger mampu membuat Jerman Barat mengalahkan Hungaria dengan skor 3-2 pada final Piala Dunia 1954. Pertandingan ini sampai dijuluki Keajaiban Bern. Pasalnya, mereka menang secara comeback di Stadion Wankdorf yang memang terletak di ibu kota Swiss tersebut. Jerman Barat tertinggal oleh gol Ferenc Puskas (6’) serta Zoltan Czibor (8’) dan membalikkan keadaan lewat gol Max Morlock (10’) serta brace Helmut Rahn (18’, 84’). Alasan lainnya, Jerman Barat berstatus sebagai underdog karena reputasi Hungaria yang tidak terkalahkan dalam 31 laga sebelumnya dan merupakan juara Olimpiade 1952 serta Piala Internasional Eropa Tengah 1953. Herberger akhirnya berhenti melatih negaranya pada 1964. Ia dan Jerman Barat menjadi juara ketiga di Piala Dunia 1958 dan kalah pada perempat final pada edisi 1962. Herberger meninggal pada 28 April 1977.
3. Jerman seri 1-1 dengan Swedia dan Italia dalam dua pertandingan pertama bersama Helmut Schoen
Pelatih Jerman ketiga yang gagal menang dalam dua pertandingan pertamanya adalah Helmut Schoen. Pria yang lahir pada 15 September 1915 ini merupakan pengganti Sepp Herberger. Sebelumnya, Schoen bekerja sebagai asisten Herberger dari 1956.
Dua laga pertama Schoen sebagai pelatih Jerman berakhir seri 1-1 dengan Swedia pada 4 November 1964 dan Italia pada 13 Maret 1965. Schoen kemudian membawa negaranya mencapai final Piala Dunia 1966. Namun, mereka kalah 2-4 dari tuan rumah Inggris.
Pencapaian mereka turun ke peringkat ketiga 4 tahun berselang. Schoen akhirnya mempersembahkan trofi di EURO 1972. Ia lantas melengkapinya dengan gelar juara Piala Dunia 1974. Schoen melepas jabatannya pada 1978 dan meninggal pada 23 Februari 1996.
Tiga pelatih Jerman yang gagal menang dalam dua laga pertamanya sebelum Juergen Klopp ternyata mampu memberikan prestasi. Otto Nerz membawa Der Panser berakhir di posisi ketiga di Piala Dunia 1934. Sementara, Sepp Herberger dan Helmut Schoen berhasil mempersembahkan trofi ajang terbesar tersebut. Lantas, akankah Klopp bernasib sama?
![[INFOGRAFIS] AI Jadi Tempat Curhat: Tren Baru Gen Z & Milenial](https://image.idntimes.com/post/20260429/upload_9c2883de31fbc7ad993691764c90e6e3_dfc3c6ee-e42f-48f6-9f1a-cde1ce74477c.jpg)



















