8 Pelatih LaLiga yang Berpisah pada Akhir 2025/2026

- Delapan pelatih LaLiga berpisah dengan klubnya usai musim 2025/2026, dengan alasan mulai dari pemecatan, kontrak tak diperpanjang, hingga kesepakatan bersama.
- Beberapa klub besar seperti Villarreal, Athletic Bilbao, dan Real Madrid melakukan pergantian pelatih; Inigo Perez pindah ke Villarreal menggantikan Marcelino.
- Sejumlah tim seperti Elche, Osasuna, Girona, dan Real Oviedo masih mencari pelatih baru setelah hasil buruk membuat mereka berpisah dengan pelatih lama.
1. Marcelino tak mencapai kesepakatan dengan Villarreal
Marcelino berhasil membawa Villarreal finis di posisi ketiga pada akhir LaLiga 2025/2026. Namun, ia tak akan melatih The Yellow Submarines musim depan. Sebab, Villarreal gagal meyakinkan sang pelatih dalam kesepakatan kontrak baru. Villarreal menawarkan 1 tahun perpanjangan kontrak, sedangkan Marcelino meminta 2 tahun. Oleh karena itu, sang pelatih meninggalkan klub dan Villarreal pun menunjuk Inigo Perez sebagai pelatih baru.
2. Ernesto Valverde meninggalkan Athletic Bilbao setelah 4 tahun
Ernesto Valverde memutuskan untuk berpisah dengan Athletic Bilbao setelah 4 tahun mengabdi. Ini merupakan kali ketiga ia berpisah dengan klub asal Basque ini. Sebelumnya, ia pernah melatih Athletic Bilbao pada 2003–2005 dan 2013–2017. Sebagai gantinya, Athletic Bilbao menunjuk Edin Terzic sebagai pelatih baru.
3. Eder Sarabia dipecat Elche
Elche memutuskan untuk memecat Eder Sarabia pada akhir LaLiga 2025/2026. Sebab, mereka hanya finis di posisi 15. Padahal, kontrak sang pelatih masih tersisa hingga Juni 2027. Per 5 Juni 2026, Elche belum menemukan sosok pengganti Sarabia.
4. Alvaro Arbeloa (Real Madrid) tampil kurang memuaskan pada sisa 2025/2026
Alvaro Arbeloa baru ditunjuk sebagai pelatih Real Madrid pada Januari 2026 dengan kontrak yang seharusnya habis pada Juni 2027. Namun, Real Madrid memutuskan untuk menggantinya dengan Jose Mourinho pada musim panas 2026. Sebab, pelatih asal Spanyol tersebut gagal menunjukkan performa memuaskan. Hal tersebut membuat Real Madrid gagal meraih trofi pada 2025/2026.
5. Kontrak Guillermo Almada tak diperpanjang Real Oviedo
Real Oviedo gagal bertahan di LaLiga untuk 2026/2027 karena finis di posisi 20. Oleh karena itu, mereka tak memperpanjang kontrak Guillermo Almada. Namun, per 5 Juni 2026, Real Oviedo belum menunjuk pelatih baru.
6. Inigo Perez (Rayo Vallecano) memilih pindah ke Villarreal
Rayo Vallecano tampil impresif pada 2025/2026. Mereka finis di posisi delapan LaLiga 2025/2026 dan mencapai final UEFA Conference League 2025/2026. Keberhasilan tersebut tak terlepas dari peran besar Inigo Perez sebagai pelatih. Namun, pria asal Spanyol itu menolak perpanjangan kontrak yang disodorkan Rayo Vallecano. Ia lebih memilih mengambil pekerjaan sebagai pelatih Villarreal musim depan.
7. Alessio Lisci gagal menampilkan performa apik bersama Osasuna
Osasuna hampir terdegradasi ke LaLiga Segunda 2026/2027. Namun, mereka beruntung karena finis di posisi 17. Meski begitu, performa mereka terbilang buruk di LaLiga 2025/2026. Oleh karena itu, Osasuna memecat Alessio Lisci pada akhir musim. Per 5 Juni 2026, Osasuna belum mendapatkan pengganti dan sedang mendekati eks pelatih Real Sociedad, Imanol Alguacil.
8. Michel meninggalkan Girona setelah terdegradasi
Girona terdegradasi dari LaLiga 2025/2026 karena finis di posisi 19. Michel sebagai pelatih pun memutuskan berpisah dengan klub yang sudah 5 tahun dilatihnya. Ini merupakan keputusan bersama antara pihak Girona dan Michel. Meski menampilkan performa buruk pada 2025/2026, pria asal Spanyol itu justru langsung mendapat pekerjaan baru sebagai pelatih Ajax Amsterdam. Sedangkan, Girona masih sibuk mencari sosok pelatih baru.
Berakhirnya LaLiga 2025/2026 menjadi penanda berakhirnya perjalanan sejumlah pelatih bersama klub yang ditangani. Kini, para pelatih tersebut akan menghadapi tantangan baru. Sedangkan, klub yang ditinggalkan bersiap menyongsong 2026/2027 dengan arah dan harapan berbeda dari para pelatih baru.













