Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
For
You

7 Pelatih Terakhir yang Menangani Timnas Inggris

Gareth Southgate (twitter.com/England)
Gareth Southgate (twitter.com/England)
Intinya sih...
  • Steve McClaren menjadi pelatih Timnas Inggris pada Agustus 2006, hanya bertahan selama setahun dengan catatan 10 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan.
  • Fabio Capello menggantikan McClaren dan bertahan hingga Februari 2012 dengan catatan 28 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 6 kekalahan.
  • Roy Hodgson membesut Timnas Inggris dari Mei 2012 hingga Piala Eropa 2016 dengan catatan 33 kemenangan, 14 hasil imbang, dan 9 kekalahan.
Disclaimer: This summary was created using Artificial Intelligence (AI)

Timnas Inggris selalu menjadi perhatian besar dalam dunia sepak bola internasional, dan perjalanan mereka tidak pernah lepas dari peran penting para pelatih yang memimpin tim. Dalam satu dekade terakhir, posisi pelatih Inggris mengalami perubahan signifikan, masing-masing membawa pendekatan, filosofi, dan strategi yang berbeda. Perubahan ini membentuk arah permainan Inggris baik dalam turnamen besar maupun persiapan menuju kompetisi internasional.

Setiap pelatih datang dengan tantangan tersendiri, mulai dari membangun generasi pemain muda, memulihkan kepercayaan publik, hingga membawa Inggris bersaing di panggung tertinggi seperti Piala Dunia dan Euro. Dalam periode ini, publik menyaksikan pelatih dengan masa jabatan sangat singkat seperti Sam Allardyce, hingga era panjang dan penuh progres bersama Gareth Southgate. Peralihan dari satu pelatih ke pelatih lain mencerminkan dinamika dan ekspektasi tinggi terhadap performa skuad Tiga Singa.

Memasuki era modern, Inggris berupaya mengombinasikan gaya permainan yang disiplin dengan struktur taktik yang lebih modern. Penunjukan Thomas Tuchel sebagai pelatih saat ini menjadi babak baru dalam upaya Inggris membangun identitas yang lebih agresif dan taktis. Melihat kembali lima pelatih terakhir memberikan gambaran jelas bagaimana perjalanan panjang tim ini menuju stabilitas dan ambisi besar di turnamen mendatang. Siapa saja lima pelatih terakhir yang menangani Timnas Inggris?

Table of Content

1. Steve McClaren

1. Steve McClaren

Steve McClaren (uefa.com)
Steve McClaren (uefa.com)

Salah satu pelatih terakhir yang menangani Timnas Inggris adalah Steve McClaren. Ia merupakan pria berkebangsaan Inggris yang saat ini menjadi asisten Erik ten Hag di Manchester United.

McClaren sendiri menduduki posisi sebagai pelatih utama The Three Lions pada Agustus 2006. Sebelumnya, ia menjadi asisten pelatih Sven-Goran Eriksson di Timnas Inggris. McClaren hanya bertahan selama setahun lebih setelah diputus kontrak pada November 2007.

Praktis tak ada turnamen besar yang diikuti Inggris saat ditangani McClaren. Secara total, McClaren mencatatkan 18 pertandingan dengan raihan 10 kemenangan, 4 hasil imbang, dan 5 kekalahan.

2. Fabio Capello

Fabio Capello (uefa.com)
Fabio Capello (uefa.com)

Berakhirnya masa kerja Steve McClaren di Timnas Inggris terjadi karena masuknya Fabio Capello. Federasi Sepak Bola Inggris menunjuk pelatih asal Italia itu untuk menangani The Three Lions pada November 2007.

Capello sendiri menjadi salah satu pelatih yang bertahan lama sebagai juru latih Timnas Inggris. Ia menduduki jabatan sebagai pelatih hingga Februari 2012. Hal itu menyusul kegagalan Inggris di dua turnamen besar, Piala Eropa 2008 dan Piala Dunia 2010.

Selama menangani Timnas Inggris, Capello mencatatkan 42 pertandingan di semua kompetisi. Dari jumlah tersebut, ia meraih 28 kemenangan, 8 hasil imbang, dan 6 kekalahan. Hasil yang tak terlalu buruk, tetapi gagal mengantarkan Timnas Inggris meraih trofi.

3. Roy Hodgson

Roy Hodgson (uefa.com)
Roy Hodgson (uefa.com)

Sepeninggal Fabio Capello, posisi pelatih Timnas Inggris diduduki Roy Hodgson. Ia mulai membesut mereka pada Mei 2012 setelah Stuart Pearce menjadi caretaker. Hodgson langsung dihadapkan dengan persiapan mepet jelang Piala Eropa 2012.

Timnas Inggris hanya mampu sampai ke babak perempat final di ajang tersebut. Namun, Hodgson masih diberi kesempatan. Pelatih asal Inggris ini baru tak diberi kesempatan lagi setelah gagal di turnamen berikutnya, yakni Piala Dunia 2014 dan Piala Eropa 2016.

Pelatih 75 tahun itu mencatatkan 56 pertandingan bersama The Three Lions. Ia meraih 33 kemenangan, 14 hasil imbang, dan menelan 9 kekalahan.

4. Sam Allardyce

Sam Allardyce (uefa.com)
Sam Allardyce (uefa.com)

Timnas Inggris sepertinya tak memiliki banyak pilihan untuk menunjuk pelatih baru menggantikan Roy Hodgson. Pelatih tanpa prestasi, Sam Allardyce, ditunjuk sebagai pelatih The Three Lions pada Juli 2016.

Ada banyak pihak mempertanyakan keputusan Federasi Sepak Bola Inggris dalam menunjuk Allardyce. Benar saja, karier pelatih berusia 68 itu hanya seumur jagung bersama Timnas Inggris.

Baru satu pertandingan memimpin The Three Lions, Allardyce mengundurkan diri pada September 2016. Ia bertugas selama 67 hari. Hal itu tak terlepas dari kontroversi yang melibatkan dirinya dengan federasi.

Satu-satunya pertandingan yang dicatatkan Allardyce bersama Timnas Inggris adalah laga melawan Slovakia. Dalam Kualifikasi Piala Dunia tersebut, Timnas Inggris meraih kemenangan 1-0.

5. Gareth Southgate

Gareth Southgate (twitter.com/England)
Gareth Southgate (twitter.com/England)

Gareth Southgate adalah salah satu pelatih tersukses dalam sejarah modern Timnas Inggris. Ia ditunjuk pada 2016 setelah Sam Allardyce mundur mendadak, dan secara mengejutkan membawa Inggris menuju performa terbaiknya dalam lebih dari lima dekade. Di bawah Southgate, Inggris mencapai semifinal Piala Dunia 2018, final Euro 2020, dan perempat final Piala Dunia 2022.

Southgate dikenal dengan pendekatan kepelatihan yang tenang, diplomatis, dan kuat secara man-management. Ia mengubah kultur ruang ganti Inggris yang sebelumnya penuh tekanan menjadi lebih sehat dan solid, serta memberi kepercayaan besar kepada pemain muda. Formasi 3-5-2 dan 4-3-3 menjadi sistem andalannya, dengan organisasi pertahanan yang cukup kuat.

Southgate mengundurkan diri pada 2024 setelah Inggris gagal menjadi juara Euro 2024. Meski begitu, warisannya sangat besar karena ia berhasil membawa Inggris tampil konsisten dan bersaing di level tertinggi untuk pertama kalinya sejak era 1966.

6. Lee Carsley

Lee Carsley (uefa.com)
Lee Carsley (uefa.com)

Lee Carsley menjadi pelatih sementara Timnas Inggris setelah pengunduran diri Gareth Southgate pada Juli 2024. Sebelumnya, Carsley sukses bersama Timnas Inggris U-21 dengan meraih gelar EURO U-21 2023, sehingga FA menganggapnya sebagai pilihan tepat untuk menjaga kestabilan tim senior sambil menunggu pelatih permanen.

Carsley dikenal sebagai pelatih yang dekat dengan pemain muda dan memiliki pendekatan kepelatihan yang positif serta komunikatif. Dalam masa singkatnya menangani tim senior, ia fokus mempertahankan struktur permainan Inggris serta memastikan transisi tidak berjalan kacau. Carsley memberikan kesempatan kepada beberapa pemain muda untuk unjuk kemampuan di laga-laga uji coba dan Nations League.

Walau hanya menjabat sementara, Carsley mendapat pujian karena mampu menjaga ruang ganti tetap stabil dan menjaga performa tim tetap kompetitif. Ia kemudian kembali ke posisinya sebagai pelatih kelompok usia muda setelah FA menunjuk Thomas Tuchel sebagai pelatih permanen.

7. Thomas Tuchel

Thomas Tuchel saat melatih Chelsea. (chelseafc.com)
Thomas Tuchel saat melatih Chelsea. (chelseafc.com)

Thomas Tuchel ditunjuk sebagai pelatih Timnas Inggris pada Januari 2025, menjadikannya pelatih asing pertama yang menangani tim ini sejak Sven-Göran Eriksson dan Fabio Capello. Penunjukan Tuchel dilakukan karena reputasinya yang sangat kuat di kompetisi Eropa, termasuk membawa Chelsea menjuarai Liga Champions. Kehadirannya membawa harapan baru bagi Inggris yang ingin tampil lebih agresif dan taktikal menuju Piala Dunia 2026.

Tuchel dikenal sebagai pelatih yang detail, fleksibel secara taktik, dan mampu membangun sistem permainan modern berbasis pressing dan struktur blok pertahanan yang kuat. Pada awal masa kerjanya, ia membuat sejumlah perubahan dalam pemilihan pemain, termasuk memberikan lebih banyak kesempatan pada pemain muda serta menyeimbangkan skuad dengan kombinasi pengalaman dan talenta segar. Ia juga memperbaiki pola build-up permainan Inggris yang sebelumnya sering dianggap terlalu pasif.

Meskipun masa jabatannya masih berlangsung, Tuchel sudah dianggap membawa atmosfer baru yang lebih kompetitif. Publik Inggris menaruh harapan besar padanya untuk bisa membawa Inggris kembali ke final turnamen besar setelah era Gareth Southgate. Dengan rekam jejaknya yang solid, Tuchel dianggap sebagai sosok yang sangat tepat untuk mengarahkan generasi emas Inggris menuju puncak prestasi.

FAQ seputar Pelatih Terakhir yang Menangani Timnas Inggris

Siapa pelatih Timnas Inggris saat ini?

Pelatih Timnas Inggris saat ini adalah Thomas Tuchel, yang mulai menangani tim sejak Januari 2025 untuk mempersiapkan Inggris menuju Piala Dunia 2026.

Siapa pelatih sebelum Thomas Tuchel?

Sebelum Tuchel, Inggris dipimpin oleh Lee Carsley sebagai pelatih interim pada 2024–2025 setelah Gareth Southgate mengundurkan diri.

Siapa pelatih tersukses dari lima pelatih terakhir Inggris?

Di antara lima pelatih terakhir, Gareth Southgate dianggap tersukses karena membawa Inggris ke semifinal Piala Dunia 2018 dan final Euro 2020, pencapaian terbaik sejak 1966.

Siapa pelatih dengan masa jabatan tersingkat?

Sam Allardyce adalah pelatih tersingkat dalam sejarah Inggris. Ia hanya memimpin 1 pertandingan pada tahun 2016 sebelum mundur akibat skandal.

Siapa pelatih sebelum era Gareth Southgate?

Pelatih Inggris sebelum Southgate adalah Sam Allardyce, dan sebelumnya lagi Roy Hodgson yang menangani Inggris dari 2012 hingga 2016.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.
Share
Editor’s Picks
Topics
Editorial Team
Aswar Riki
EditorAswar Riki
Follow Us

Latest in Sport

See More

Anthony Ginting Mundur dari Indonesia Masters 2026

22 Jan 2026, 15:11 WIBSport