Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
5 Pemain Brasil yang Cetak Gol dalam 3 Laga Fase Grup Piala Dunia
ilustrasi logo Timnas Brasil (unsplash.com/aakemiy)
  • Brasil menutup fase grup Piala Dunia 2026 dengan kemenangan 3-0 atas Skotlandia, memastikan posisi puncak klasemen dan tiket ke babak gugur.
  • Vinicius Junior mencetak dua gol melawan Skotlandia dan menjadi pemain kelima Brasil yang selalu mencetak gol di tiga laga fase grup Piala Dunia.
  • Sebelumnya, Jairzinho, Romario, Rivaldo, dan Ronaldo juga mencapai rekor serupa dan berperan besar membawa Brasil meraih gelar juara dunia.
Disclaimer: This was created using Artificial Intelligence (AI)

Brasil sukses mengalahkan Skotlandia pada laga terakhir Grup C Piala Dunia 2026. Brasil menang tiga gol tanpa balas pada partai yang dihelat di Miami Stadium, Kamis (25/6/2026). Berkat kemenangan tersebut, Brasil lolos ke fase gugur sebagai pemuncak klasemen. 

Sorotan tertuju kepada Vinicius Junior yang menjadi bintang kemenangan berkat catatan dua gol. Torehan ini membuatnya menyamai pencapaian sejumlah legenda Selecao. Ia menjadi pemain kelima yang selalu mencetak gol dalam tiga laga fase grup Piala Dunia.

1. Jairzinho produktif dengan selalu mencetak gol untuk membawa Brasil juara Piala Dunia 1970

Jairzinho menjadi pemain Brasil pertama yang mencetak gol dalam tiga laga fase grup di Piala Dunia 1970. Pada laga pertama kontra Cekoslovakia, ia mencetak dua gol untuk membantu Brasil menang 4-1. Setelah itu, gol tunggalnya membawa Brasil mengalahkan Inggris 1-0. Pada laga ketiga, ia kembali membuat satu gol dalam kemenangan 3-2 atas Rumania. 

Hebatnya, konsistensi Jairzinho tersebut berlanjut hingga ke final untuk membawa Brasil meraih Piala Dunia ketiga. Ia menjadi satu dari tiga pemain yang mencetak gol enam laga beruntun di Piala Dunia, sejajar dengan Just Fontaine dari Prancis pada edisi 1958 dan Lionel Messi bersama Argentina pada 2026. Ia total menghasilkan 7 gol dari 6 laga di Piala Dunia 1970.

2. Romario berperan krusial membantu Brasil meraih Piala Dunia keempat pada 1994

Pada edisi 1994, Romario mengulangi pencapaian Jairzinho. Pada laga pertama, Brasil menang 2-0 atas Rusia dengan Romario menyumbang 1 gol dan 1 assist. Setelah itu, Romario mencatatkan performa serupa dengan membantu Brasil mengalahkan Kamerun tiga gol tanpa balas. Romario lalu menjadi pencetak gol Brasil ketika imbang 1-1 kontra Swedia. 

Romario meneruskan kontribusinya tersebut pada fase gugur. Ia membantu Brasil menang 1-0 atas Amerika Serikat pada babak 16 besar. Di perempat final, satu golnya menghadirkan kemenangan 3-2 atas Belanda. Ketika semifinal, Romario mencetak gol tunggal ke gawang Swedia. Meski di final tidak membuat gol, ia turut membawa Brasil juara setelah mengalahkan Italia via adu penalti. Ia sukses melakukan eksekusi penalti dan membantu Brasil menang 3-2.

3. Rivaldo menjadi tumpuan kreativitas permainan Brasil hingga juara pada 2002

Rivaldo menjalani peran krusial sebagai pemain berpengalaman Brasil di Piala Dunia 2002. Setelah gagal membawa Brasil juara pada 1998, ia membalas dendam 4 tahun setelahnya. Kontribusi tersebut terbukti dengan selalu mencetak gol dalam tiga laga fase grup. 

Gol pertamanya tercipta ke gawang Turki dalam kemenangan 2-1. Setelah itu, Rivaldo menyumbang satu gol ketika Brasil menang 4-0 atas China. Pada laga ketiga, ia mencetak satu gol dalam kemenangan 5-2 atas Kosta Rika. Rivaldo lalu membuat masing-masing satu gol ketika Brasil menang 2-0 atas Belgia dan mengalahkan Inggris 2-1. Rivaldo memang tidak mencetak gol saat semifinal dan final. Namun, produktivitasnya di sepanjang turnamen turut membantu Brasil juara.

4. Ronaldo membantu Brasil juara sekaligus meraih gelar top skor di Piala Dunia 2002

Selain Rivaldo, kiprah Ronaldo juga sensasional bersama Brasil di Piala Dunia 2002. Dengan rambut ikonisnya, ia sejatinya sempat diragukan karena berangkat ke Asia karena baru pulih dari cedera. Namun, ia membuktikan kualitasnya sebagai striker haus gol bersama Selecao. 

Ronaldo menjadi bintang dalam tiga laga fase grup. Bersama Rivaldo, ia bergantian membuat gol. Jika Rivaldo tidak mencetak gol di semifinal dan final, maka Ronaldo kebalikannya. Ia menjadi aktor kesuksesan Brasil menuju juara. Ia memborong dua gol dalam kemenangan 2-0 atas Jerman di final. Torehan ini membuatnya meraih gelar top skor dengan total delapan gol.

5. Vinicius Junior masuk daftar langka dengan selalu mencetak gol di fase grup Piala Dunia 2026

Setelah 24 tahun lamanya, Vinicius Junior masuk rekor langka ini. Winger 25 tahun ini menjadi aktor kelolosan Brasil ke fase gugur Piala Dunia 2026. Pada laga pertama grup, Brasil memang tidak menang setelah ditahan imbang Maroko 1-1. Namun, Vinicius mampu mencetak gol. 

Setelah itu, Vinicius tampil gemilang ketika membantu Brasil menang 3-0 atas Haiti. Ia membuat 1 gol dan menghasilkan 1 assist. Performa apiknya berlanjut ketika Brasil mengalahkan Skotlandia 3-0. Vinicius menyumbang dua gol dalam kemenangan tersebut. Ini sekaligus membuatnya selalu memenangkan Man of the Match dalam tiga laga fase grup.

Menariknya, empat pemain sebelum Vinicius sukses membawa Brasil menjuarai Piala Dunia berkat kontribusinya. Kini, Vinicius punya kesempatan serupa untuk melakukannya bersama Selecao pada edisi 2026. Mampukah hal tersebut terwujud? Patut ditunggu.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Editorial Team

Related Article