Iklan - Scroll untuk Melanjutkan
Baca artikel IDN Times lainnya di IDN App
It helps you see more of our articles when you search on Google
6 Pemain Feyenoord Selalu Tampil hingga Pekan 10 Eredivisie 2026/2027
ilustrasi sepak bola (unsplash.com/davieees)

Feyenoord Rotterdam menampilkan performa impresif pada awal musim Eredivisie Belanda 2026/2027. Hingga pekan kesepuluh, skuad besutan Giovanni van Bronckhorst menjadi satu-satunya tim yang belum terkalahkan. Catatan 7 kali menang dan 3 kali imbang membawa Feyenoord memimpin klasemen dengan 24 poin. Faktor konsistensi ini tidak terlepas dari kekompakan pemain. Tercatat, ada enam pemain kunci yang tidak tergantikan hingga pekan kesepuluh Eredivisie 2026/2027. Seperti apa kiprahnya hingga selalu diandalkan?

1. Luciano Valente bertugas sebagai gelandang kreatif sekaligus kapten tim

Luciano Valente merupakan pemain vital di balik laju unbeaten Feyenoord pada awal Eredivisie 2026/2027. Kreativitasnya memberikan nyawa terhadap permainan tim. Pemain kelahiran Groningen ini berkontribusi 4 gol dan 2 assist lewat perannya Sebagai gelandang dan winger.

Tugas sebagai pengatur serangan membuat kehadirannya krusial. Selain itu, Valente yang dipercaya menjadi kapten juga berhasil menjalankannya dengan baik. Pemain berusia 23 tahun ini tidak hanya andal mengatur permainan, tetapi juga mampu mengomandoi rekan-rekannya. Peran pentingnya ini yang membuat Giovanni van Bronckhorst selalu memercayainya.

2. Kembali dari masa peminjaman, Gjivai Zechiel bermain produktif dari lini tengah

Gjivai Zechiel baru kembali ke Feyenoord setelah dipinjamkan kepada FC Utrecht pada 2025/2026. Tampil menjanjikan pada musim lalu, produktivitasnya kini diteruskan ketika berseragam Feyenoord. Ia menjadi sosok penting di balik konsistensi Feyenoord. 

Dari 10 laga yang dijalaninya di Eredivisie 2026/2027, pemain 22 tahun ini moncer. Kendati berposisi sebagai gelandang, sumbangsihnya terlihat gemilang dengan 5 gol dan 4 assist. Kehadiran pemain 22 tahun ini membuat Feyenoord tidak selalu bertumpu terhadap striker. Kreativitasnya dari lini kedua berhasil mendongkrak produktivitas gol Feyenoord.

3. Tjark Ernst menjadi tembok tangguh di bawah mistar gawang Feyenoord

Feyenoord membeli Tjark Ernst dari Hertha Berlin senilai 5 juta euro atau Rp101 miliar pada musim panas 2026. Harga yang murah itu mampu dibuktikan dengan performa apik di bawah mistar gawang. Ketangguhannya membuat posisinya tidak tergantikan pada awal 2026/2027. 

Tercatat, pemain asal Jerman ini menghasilkan 4 clean sheet dari 10 kali berlaga dengan kebobolan 11 gol. Kendati Feyenoord merupakan klub Belanda pertamanya, Ernst tidak perlu lama beradaptasi. Sosoknya sebagai kiper solid mampu membantu Feyenoord unbeaten. 

4. Mika Marmol diandalkan berkat fleksibilitasnya di barisan pertahanan

Rekrutan baru yang bermain apik tidak hanya Tjark Ernst. Mika Marmol juga menunjukkan performa gemilang sebagai bek anyar Feyenoord. Datang dengan status bebas transfer, pemain asal Spanyol ini langsung mengambil tempat utama di barisan belakang. 

Meski datang gratisan, bukan berarti Marmol tidak berkualitas. Sosoknya yang serbabisa membuatnya selalu dimainkan hingga pekan kesepuluh Eredivisie 2026/2027. Ia mampu bertugas dengan baik sebagai bek kiri maupun bek tengah. Berkat fleksibilitasnya di lini pertahanan, Feyenoord mampu kompetitif. Ia juga sudah menghasilkan 2 assist dari 10 laga. 

5. Charles van Houtte konsisten menjadi pengatur tempo permainan

Pembelian anyar Feyenoord lainnya yang langsung konsisten adalah Charles van Houtte. Direkrut untuk mengisi pos gelandang bertahan, sosok 28 tahun ini mampu menunjukkan kematangan bermain. Kiprahnya yang spartan menghadirkan kenyamanan antarlini dalam permainan. 

Tugasnya sebagai pengatur tempo sekaligus jembatan berhasil dijalani dengan baik. Tak mengherankan Giovanni van Bronckhorst selalu memainkannya. Kualitasnya terbukti berhasil membawa Feyenoord memuncaki klasemen hingga pekan kesepuluh Eredivisie 2026/2027.

6. Givairo Read mampu tampil produktif sebagai bek kanan

Givairo Read menampilkan performa konsisten pada musim baru 2026/2027. Memasuki tahun ketiganya di De Kuip Stadium, pemain kelahiran Amsterdam ini makin matang sebagai bek kanan. Kendati masih 20 tahun, ia menunjukkan perkembangan signifikan. 

Hingga pekan kesepuluh Eredivisie 2026/2027, Read menjadi sosok kunci produktivitas tim. Meski berperan sebagai bek kiri, kemampuannya dalam membantu serangan sudah menghasilkan enam assist. Gaya bermain yang ofensif ini membuatnya tidak tergantikan. 

Enam nama di atas menjadi pemain penting kompetitifnya Feyenoord pada awal Eredivisie 2026/2026. Kontribusi yang ditunjukkan mereka membantu tim bersaing juara. Meski musim masih panjang, performa apik yang diperlihatkan membuat kans meraih trofi terbuka lebar. Jika mampu bermain konsisten, bukan tidak mungkin Feyenoord akan juara pada akhir musim.

This article is written by our community writers and has been carefully reviewed by our editorial team. We strive to provide the most accurate and reliable information, ensuring high standards of quality, credibility, and trustworthiness.

Curated For You

Editorial Team

EditorAtqo Sy

Related Article